Bulan Sya’aban yang sering dilalaikan pengisiannya?

betulkah demikian, Bulan Syaaban yang sering dilalaikan pengisiannya?

naudzubillahi…

JOM HAYATI KHUTBAH JUMAAT mengenai Sya’aban~ semoga bermanfaat jua!

sepatutnya, Syaaban adalah pemangkin Rejab kita; anjakan rindu ke Ramdhan!

Wah, sudah masuk hari ke 2 @ 3 Sya’aban 1436h hari ini, dan marilah kita menceriakan hidup dengan keberkatan bulan Sya’ban! indahnya Islam!

Diriwayatkan dari Umamah Al Bahili ra, berkata: Rasulullah saw. bersabda,

“Apabila masuk bulan Sya’ban , (cerialah) dan sukacitalah dirimu dan perbaiki niatmu.”

Khutbah Jumaat 2015: Keutamaan Bulan Sya’ban

KHUTBAH PERTAMA

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَنْزَلَ عَلَى عَبْدِهِ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ لِيُخْرِجَ النَّاسَ بِهَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ أَيـُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ أَمَّا بَعْدُ

Ma’asyiral muslimin hafidhakumullah, Kini kita telah memasuki bulan Sya’ban. Bulan yang terletak di antara Rajab dan Ramadhan ini seringkali dilalaikan oleh banyak orang sebagaimana sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam:

ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ

“(Sya’ban) ini adalah bulan yang dilalaikan oleh kebanyakan manusia, yaitu (terletak) antara bulan Rajab dan Ramadhan”

(HR. An-Nasa’I; hasan)

Kelalaian manusia atas bulan Sya’ban bisa diketahui dari keterkejutan mereka ketika Ramadhan telah tiba. “Lho, kok sudah Ramadhan”, “Tiba-tiba sudah Ramadhan ya” dan komentar-komentar sejenisnya menggambarkan betapa Sya’ban telah dilalaikan. Ada pula yang sebenarnya tahu bahwa Sya’ban telah tiba. Ramadhan telah menjelang. Tetapi mereka justru meningkatkan kemaksiatan. “Semampang belum Ramadhan,” alasannya. Jamaah Shalat Jum’at yang dirahmati Allah,

Banyak orang yang melalaikan bulan Sya’ban. Padahal bulan ini adalah bulan yang istimewa. Di bulan Sya’ban inilah amal manusia diangkat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam kelanjutan hadits di atas:

وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ

“Di bulan inilah amal perbuatan manusia diangkat kepada Rabb semesta alam”

(HR. An-Nasa’I; hasan)

Inilah keutama’an pertama bulan Sya’ban. Bulan diangkatnya amal manusia kepada Allah Azza wa Jalla. Keutamaan kedua dari bulan Sya’ban ada pada pertengahannya, yakni Nisfu Sya’ban.

Rasulullah shallalahu ‘alaihi wasallam bersabda tentang keutamaan nishfu Sya’ban :

إِنَّ اللَّهَ لَيَطَّلِعُ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ

“Sesungguhnya Allah memeriksa pada setiap malam nishfu Sya’ban. Lalu Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya, kecuali yang berbuat syirik atau yang bertengkar dengan saudaranya”

(HR. Ibnu Majah; sya’ban)

Itulah dua keutamaan bulan Sya’ban berdasarkan hadits shahih.

Dan cukuplah kita dengan hadits shahih meskipun di masyarakat berkembang banyak keutamaan bulan Sya’ban namun didasari oleh hadits dhaif bahkan maudhu’. Misalnya:

رجب شهر الله وشعبان شهري ورمضان شهر أمتي

“Rajab adalah bulan Allah, Sya’ban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulan umatku”

(HR. Dailami)

Hadits ini derajatnya dha’if. Demikian pula hadits-hadits sejenis yang menyebut bahwa bulan Rajab adalah bulan Allah, Sya’ban adalah bulan Rasulullah dan Ramadhan bulan umat Islam. Ma’asyiral muslimin hafidhakumullah, Lalu amal apa yang dicontohkan Rasulullah di bulan Sya’ban? Di antara amal yang pertama, yang dicontohkan oleh Rasulullah di bulan Sya’ban adalah memperbanyak puasa sunnah.

قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَمْ أَرَكَ تَصُومُ شَهْرًا مِنْ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَانَ قَالَ ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

Aku (Usamah bin Zaid) berkata kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, saya tidak melihat engkau berpuasa di satu bulan melebihi puasamu di bulan Sya’ban.” Rasulullah menjawab, “Ini adalah bulan yang dilalaikan oleh kebanyakan manusia, yaitu antara bulan Rajab dan Ramadhan. Di bulan inilah amal perbuatan manusia diangkat kepada Rabb semesta alam. Karena itu aku ingin saat amalku diangkat kepada Allah, aku sedang berpuasa.” (HR. An-Nasa’I; hasan) Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha juga meriwayatkan kebiasaan hadits yang menunjukkan amal di bulan Sya’ban ini.

لَمْ يَكُنِ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ ، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah berpuasa sunnah di satu bulan yang lebih banyak daripada bulan Sya’ban. Sungguh, beliau berpuasa penuh pada bulan Sya’ban. (HR. Al Bukhari) Ketika menjelaskan hadits ini dalam Fathul Bari, Ibnu Hajar Al Asqalani menerangkan bahwa kalimat “berpuasa sebulan penuh” adalah ungkapan majaz. Dalam ungkapan bahasa Arab, seseorang boleh mengatakan “berpuasa sebulan penuh” padahal yang dimaksud adalah “berpuasa pada sebagian besar hari di bulan itu”. Dari keterangan tersebut, kita menjadi tahu bahwa berpuasa sunnah di bulan Sya’ban menjadi begitu istimewa karena pada bulan ini amal diangkat, bulan ini dilalaikan oleh banyak manusia, dan sekaligus puasa Sya’ban merupakan persiapan puasa Ramadhan. Sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Muhyidin Mistu, Mushthafa Al-Bugha, dan ulama lainnya dalam Nuzhatul Muttaqin. Ulama yang lain menjelaskan bahwa memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban itu maksudnya adalah puasa-puasa sunnah. Yakni puasa Senin Kamis, puasa ayyamul bidh, puasa Dawud dan puasa yang disunnahkan lainnya. Adapun mengkhususkan berpuasa pada satu atau dua hari terakhir Sya’ban hukumnya makruh. Kecuali puasa yang memang wajib akibat nadzar, qadha’ atau kafarat. Atau puasa sunnah yang biasa dilakukan baik Senin Kamis maupun puasa Dawud. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لاَ يَتَقَدَّمَنَّ أَحَدُكُمْ رَمَضَانَ بِصَوْمِ يَوْمٍ أَوْ يَوْمَيْنِ ، إِلاَّ أَنْ يَكُونَ رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صَوْمَهُ فَلْيَصُمْ

“Janganlah kalian mendahului Ramadhan dengan berpuasa sehari atau dua hari sebelumnya. Kecuali seseorang yang (memang seharusnya/biasanya) melakukan puasanya pada hari itu. Maka hendaklah ia berpuasa” (HR. Al Bukhari) Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah, Amal kedua pada bulan Sya’ban ialah melunasi hutang-hutang puasa, khususnya bagi muslimah yang masih belum selesai mengqadha’ puasa Ramadhan. Aisyah mengatakan:

كَانَ يَكُونُ عَلَىَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ ، فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِىَ إِلاَّ فِى شَعْبَانَ . قَالَ يَحْيَى الشُّغْلُ مِنَ النَّبِىِّ أَوْ بِالنَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم

Aku punya hutang puasa Ramadan, aku tak dapat mengqadhanya kecuali di bulan Sya’ban, karena sibuk melayani Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. (HR. Al Bukhari) Ma’asyiral muslimin hafidhakumullah, Amal ketiga pada bulan Sya’ban ialah memperbanyak ibadah dan amal shalih secara umum. Baik menggiatkan shalat rawatib, shalat malam, tilawah Al-Qur’an, sedekah, amal sosial dan lain-lain. Karena bulan Sya’ban merupakan bulan diangkatnya amal, maka alangkah baiknya ketika amal kita benar-benar bagus pada bulan ini.

KHUTBAH KEDUA

اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ صَاحِبَ الْوَجْهِ اْلأَنْوَرِ، وَالْجَبِيْنِ اْلأَزْهَرِ، وَارْضَ اللهُمَّ عَنِ اْلأَرْبَعَةِ الْخُلَفَاءِ الرَّشِدِيْنَ وَاْلأَئِمَّةِ الْمَهْدِيِّيْنَ الَّذِيْنَ قَضَوْا بَالْحَقِّ وَبِهِ كَانُوْا يَعْدِلُوْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِى وَعَنِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَعِنَا مَعَهُمْ بِعَفْوِكَ وَكَرَمِكَ وَإِحْسَانِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

اَللهُمَّ أَعِزَّاْلإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُسْرِكِيْنَ، وَانْصُرْ عِبَادَكَ الْمُوَحِّدِيْنَ، اَللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلاَءَ وَالْوَبَاءَ وَالرِّبَا وَالزِّنَا وَالزَّلاَزِلَ وَالْمِحَنَ وَسُوْءَالْفِتَنِ مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَابَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلاَدِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى اْلاخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ، رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْلَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ، عِبَادَاللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِلْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَأَوْفُوْا بِعَهْدِ اللهِ إِذَا عَاهَدْتُمْ وَلاَ تَنْقُضُوااْلأَيْمَانَ بَعْدَ تَوْكِيْدِهَا وَقَدْ جَعَلْتُمُ اللهُ عَلَيْكُمْ كَفِيْلاً، إِنَّ اللهَ يَعْلَمُ مَاتَفْعَلُوْنَ فَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُاللهِ أَكْبَرُ وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

The post Khutbah Jumat 2015: Keutamaan Bulan Sya’ban appeared first on Bersama Dakwah.

Peristiwa-peristiwa penting di Bulan Syaaban…

1. Malam Nisfu Syaaban (15 Sya’aban)

(HR. Abu Hurairah): Kebesaran hari ini diterangkan oleh Rasulullah saw.

” Malaikat Jibril mendatangiku pada malam Nishfu (15) Sya’ban, seraya berkata, ” Hai Muhammad, malam ini pintu-pintu langit dibuka. Bangunlah dan Shalatlah, angkat kepalamu dan tadahkan dua tanganmu ke langit .”

Rasulullah saw bertanya,

” Malam apa ini Jibril ?”

Jibril menjawab.

” Malam ini dibukakan 300 pintu rahmat. Tuhan mengampuni kesalahan orang yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu, kecuali tukang sihir, tukang nujum, orang bermusuhan, orang yg terus menerus minum khamar (arak atau minuman keras), terus menerus berzina, memakan riba, durhaka kepada ibu bapak, orang yang suka mengadu domba dan orang yang memutuskan silaturahim. Tuhan tidak mengampuni mereka sampai mereka taubat dan meninggalkan kejahatan mereka itu .”

Rasulullah pun keluar rumah, lantas mengerjakan shalat (sendirian) dan menangis dalam sujudnya, seraya berdoa :

” Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab dan siksa-Mu serta kemurkaan-Mu Tiada kubatasi pujian-pujian kepada-Mu sebagaimana Engkau memuji diri-Mu Maka bagi-Mu lah segala pujian-pujian itu Hingga Engkau rela .” (HR Abu Hurairah)

Oleh karena itu sahabatku, malam tersebut sangatlah baik untuk beribadah dan memohon ampunan (bertaubat) atas segala hal buruk yang kita lakukan, dan semoga Allah swt menerima segala amal ibadah dan mengampuni dosa-dosa dan kesalahan kita. Diriwayatkan oleh Abu Musa Al-Asy’ari RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“ “Sesungguhnya Allah pada malam Nishfu Sya’ban mengawasi seluruh mahluk-Nya dan mengampuni semuanya kecuali orang musyrik atau orang yang bermusuhan.” (HR Ibnu Majah)

2. Penukaran Arah Kiblat

Pada awal diwajibkan perintah solat kepada umat Islam, Rasulullah SAW dan para sahabat berkiblatkan Baitul Muqaddis. Ini telah menjadi satu kontroversi pada waktu itu. Umat Yahudi telah mendakwa bahawa agama mereka adalah benar dan diredhai oleh Allah SWT kerana umat Islam telah meniru arah ibadat mereka iaitu menghadap Baitul Muqaddis. Umat Islam telah ditohmah dengan berbagai-bagai tohmahan dan ujian. Para Sahabat RA telah mengadu kepada Rasulullah SAW dan Rasulullah SAW menyuruh mereka agar terus bersabar dengan ujian itu sehinggalah ada perintah baru dari Allah SWT. Allah SWT Maha Mengetahui dan Maha Mendengar tentang apa yang berlaku pada ketika itu. Allah SWT telah mewahyukan agar Rasulullah SAW mengadap ke Baitullah Kaabah. Sebahagian ulama sirah meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW menerima wahyu perintah mengadap Baitullah pada 15 Syaaban semasa beliau mengimamkan solat. Sebahagian ulamak mengatakan pada solat Asar, ada yang mengatakan Maghrib dan ada yang meriwayatkan pada solat Isya’. Rasulullah SAW sebagai imam terus mengadap ke Baitullah dan diikuti oleh para sahabat sebagai makmum

3. Peperangan Bani Mustaliq (Muraisi’)

Bani Mustaliq ialah salah satu puak dari kaum Yahudi. Mereka telah merancang untuk membunuh Rasulullah SAW dan berita ini disampaikan kepada Rasulullah SAW oleh seorang sahabat dari puak badwi. Peperangan ini adalah turutan dari peperangan bani Quraizah, kaum yahudi yang telah dihalau oleh Rasulullah SAW keluar dari Madinah. Peristiwa ini terjadi pada bulan Syaaban, 5H. Pasukan kaum muslimin dapat melumpuhkan pasukan Bani Mustaliq. Sebagian pasukan Bani Mustaliq ada yang ditawan, termasuklah salah seorang puteri pemuka Bani Mustaliq yaitu Barrah, yang nama lengkapnya adalah Barrah binti al-Harris bin Dirar bin Habib bin Aiz bin Malik bin Juzaimah Ibnu al-Mustaliq. Al-Harris bin Dirar, ayah Barrah adalah pemimpin Bani Mustaliq. Barrah telah menjadi tawanan perang milik Sabit bin Qais. Disebabkan Barrah ini seorang perempuan yang cerdik, ia meminta untuk dibebaskan dari Sabit bin Qais, setelah diadakan pembicaraan, Sabit bin Qais meminta tebusan yang mahal. Tetapi, Barrah waktu itu langsung menemui Rasulullah SAW untuk membicarakan masalah tebusan bagi dirinya. Kemudian Rasulullah SAW pada waktu itu menyetujui membebaskan Barrah dan menebusnya dari Sabit bin Qais dan terus menikahi Barrah dan Rasulullah SAW mengganti nama Barrah menjadi Juwairiyah. Tindakan Rasulullah SAW ini telah memberi banyak faedah kepada umat Islam ketika itu, di antaranya ialah ramai dikalangan Bani Mustaliq yang memeluk Islam dan terpadamnya dendam permusuhan di antara umat Islam dan Bani Mustaliq. Juwairah meninggal dunia pada tahun 56H.

Doa Malam Nisfu Sya’ban

 

Berikut adalah Pendapat yang dikemukakan oleh Habib Habib Munzir Al Musawwa tentang Amalan-amalan yang dilakukan di Malam Nisfu Syaban: Doa dimalam nisfu sya’ban adalah sunnah, dan memang jelas riwayat dimalam itu adalah ditentukannya takdir-takdir ketentuan kita hingga 15 sya’ban yg akan datang, walaupun pendapat terkuat adalah malam lailatulqadar, demikian dijelaskan pd Tasfir Imam Attabari, tafsir Imam Ibn Katsir, Tafsir Imam Qurtubi dll. Maka doa di malam itu adalah amal yg mulia, namun mengenai membaca Yaasiin 3x itu adalah saran para ulama, jika hal itu dikatakan bid’ah maka hal itu adalah bid’ah hasanah, sebagaimana banyak bid’ah-bid’ah hasanah yg juga dilakukan oleh para sahabat ra, karena telah diperbolehkan oleh Rasul saw dg hadits beliau saw :

“Barangsiapa membuat kebiasaan baru berupa kebaikan maka baginya pahalanya dan pahala orang yg mengikutinya, dan barangsiapa yg membuat kebiasaan buruk berupa kebaikan maka baginya dosanya dan dosan orang yg mengamalkannya” (Shahih Muslim hadits no.1017).

Mengenai doa di malam nisfu sya’ban adalah sunnah Rasul saw, sebagaimana hadits2 berikut : Sabda Rasulullah saw :

“Allah mengawasi dan memandang hamba hamba Nya di malam nisfu sya’ban, lalu mengampuni dosa dosa mereka semuanya kecuali musyrik dan orang yg pemarah pada sesama muslimin” (Shahih Ibn Hibban hadits no.5755) berkata Aisyah ra : disuatu malam aku kehilangan Rasul saw, dan kutemukan beliau saw sedang di pekuburan Baqi’, beliau mengangkat kepalanya kearah langit, seraya bersabda : “Sungguh Allah turun ke langit bumi di malam nisfu sya’ban dan mengampuni dosa dosa hamba Nya sebanyak lebih dari jumlah bulu anjing dan domba” (Musnad Imam Ahmad hadits no.24825)

Menurut Imam Syafii rahimahullah :

“Doa mustajab adalah pada 5 malam, yaitu malam jumat, malam idul Adha, malam Idul Fitri, malam pertama bulan rajab, dan malam nisfu sya’ban” (Sunan Al Kubra Imam Baihaqiy juz 3 hal 319).

Yang paling pokok adalah berdoa, karena memang ada pendapat para Mufassirin bahwa malam nisfu sya’ban adalah malam ditentukannya banyak takdir kita, walaupun pendapat yg lebih kuat adalah pada malam lailatul qadar, namun bukan berarti pendapat yg pertama ini batil, karena diakui oleh para Muhadditsin.

c&p

SUMBER : http://www.iluvislam.com

http://www.pustakasekolah.com/malam-nisfu-saban.html

http://bersamadakwah.net/khutbah-jumat-2015-keutamaan-bulan-syaban/

Advertisements

Ekspo Selangkah ke UiTM, 2014 (sekarang!) c&p

terperasan poster Ekspo Selangkah ke UiTM, 2014′ petang tadi sewaktu nebeng p’we ke kelas terakhirnya di sana; selepas jenguk jap ke majlis perkahwinan anak member di Intec.. tapi x p ke ekspo tu sebab full & rasa penat lak and surely ‘parking menapak!

😉 

sok, ada lagi (hari terakhir!) ekspo tu.. so, kalu korang nak p situ, better gerak awai le untuk elak parking jauh! btw, ni ada c&p tentatif program tu.. klik link untuk more info, yo!

Universiti Teknologi MARA (UiTM) akan menganjurkan Ekspo Selangkah ke UiTM secara serentak di 15 lokasi seluruh negara pada 22 dan 23 Mac ini.

Program ini bertujuan memberi pendedahan dan menyalurkan maklumat terkini mengenai program-program yang ditawarkan kepada orang ramai terutamanya calon-calon lepasan SPM, STPM dan Matrikulasi dalam membuat pilihan yang tepat dan sesuai berdasarkan keputusan yang diperolehi.

Ekspo Selangkah ke UiTM juga memberi ruang kepada bakal calon bagi mengetahui secara keseluruhan program pilihan mereka dengan lebih teliti kerana sepanjang ekspo berlangsung, pensyarah dan staf yang terlibat akan memberi penerangan tentang program-program pilihan calon.

Taklimat fakulti, khidmat nasihat, semakan syarat kelayakan, ujian minat kerjaya dan perkhidmatan kaunter daripada 25 fakulti di UiTM adalah antara kemudahan yang akan disediakan untuk para pengunjung mendapatkan maklumat lebih lanjut.

Kaunter khas program Mengubah Destini Anak Bangsa (MDAB) turut dibuka bagi membantu calon-calon miskin dan tidak berkemampuan tetapi layak untuk melanjutkan pengajian ke peringkat tinggi.

Sila bawa bersama:

  1. Salinan Sijil SPM/ STPM/ Diploma
  2. Salinan Semakan Syarat Kelayakan Program

JADUAL TAKLIMAT FAKULTI & LOKASI EKSPO BAGI KAMPUS NEGERI/CAWANGAN

http://www.uitm.edu.my/index.php/en/upcoming-event/688-ekspo-selangkah-ke-uitm-2014

sumber: 

http://www.uitm.edu.my/index.php/en/upcoming-event/688-ekspo-selangkah-ke-uitm-2014

 

IKHLAS dalam Beribadah kepada ALLAH

cropped-cropped-start-e13874311262461.jpg

Awal setiap amalan adalah niat; mutu kiraan ilmu, amalan dan penghayatan adalah IKHLAS! Di mataNya, mungkin terhapus ibadah selain niat ikhlas untukNya, rahmat Nya pula melebihi segala kerana ikhlas pendamping ihsan… justeru, mari kita berburu mencari identiti ikhlas dalam diri; apakah perisainya kita miliki?

Allahumma Ya Allah…

( tanpaMU, siapalah kami? )

mudah2an, perkongsian ini memanfaatkan…

aameen..

ghurrabaa..

masya Allah…

terpana aku,

mendengar khabar yang bukan bualan biasa

menerokai paksi cerita yang bikin syahdu jiwa & terkesima airmata yang bukan paksa ~

namun mesra!

ALLAHUMMAGHFIR LAHU WARHAMHU WA ‘AAFIHI WA’FU ‘ANHU WA AKRIM NUZULAHU WA WASSI’ MUDKHALAHU WAGHSILHU BILMAA`I WATS TSALJI WAL BARADI WA NAQQIHI MINAL KHATHAAYAA KAMAA NAQQAITATS TSAUBAL ABYADLA MINAD DANASI WA ABDILHU DAARAN KHAIRAN MIN DAARIHI WA AHLAN KHAIRAN MIN AHLIHI WA ZAUJAN KHAIRAN MIN ZAUJIHI WA ADKHILHUL JANNATA WA A’IDZHU MIN ‘ADZAABIL QABRI AU MIN ‘ADZAABIN NAAR

Ertinya :
Ya ALLAH, ampunilah dosa-dosanya, kasihanilah ia, lindungilah ia dan maafkanlah ia, muliakanlah tempat kembalinya, lapangkan kuburnya, bersihkanlah ia dengan air salju dan air yang sejuk. Bersihkanlah ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau telah membersihkan pakaian putih dari kotoran dan gantilah rumahnya di dunia dengan rumah yang lebih baik di akhirat serta gantilah keluarganya di dunia dengan keluarga yang lebih baik dan pasangan di dunia dengan yang lebih baik. Masukkanlah ia ke dalam syurgaMu dan lindungilah ia dari siksa kubur atau azab api neraka...

Alhamdulillah,

mesej yang jelas :

kita jangan terlalu selesa

bersedia untuk kemungkinan

yang x disenangi nafsu;

merentas derita untuk bahagia

mempersada raga untuk ummah

walau nanti,

nyawa adalah calang ganti

tetap bererti

kerana untuk Islam yang suci!

jom..

SubhanAllah..

bergema tasbih memuji kebesaran Ilahi ~

bersama para syuhada dirimu disemadikan,

tahniah buatmu, Ammar…

(berbahagialah di sana sebagai tetamu Jannah yang diredha.. aameen….)

berakhir sudah deritanya…

Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ madkhalahu

waj’ali al-jannata maswahu.

semoga dia berbahagia…cukuplah dia menahan derita … kembalilah ke pangkuan Penciptanya!

saya hanyalah pemerhati sekali-sekala.. d musim politik lewat lalu.. simpatiku tertumpah pada Ustaz Azizan Razak, mantan MB Kedah yang pada jam 11:10 pagi tadi diwartakan telah kembali ke rahmatullah,,, innalillahi wainna ilaihi rajiiun.. 

saya simpati bukan kerana kekalahannya mempertahankan jawatan MB Kedah, tetapi simpati kerana sampai hati pengundi2 Kedah menolak undi buatnya..!! pernah dulu saya mendengar ceramah tentangnya yang bersederhana & berhemah berbelanja demi meningkatkan $$$$$ Kedah dan menjelaskan sebahagian besar hutang terdahulunya.. dalam pembentangan di Dewan Rakyat?? wallahu’alam.. ( kene review semula bab ni..  lupa figure!)

peristiwa di mana kakinya terpaksa dipotong & dikebumikan dahulu juga menyayat hati… dan saya nampak wajah beliau masih jugak tersenyum di balik duka deritanya.. innalillahi…

alangkah… 

pabila disoroti kisah pemergian Almarhum Ustaz Azizan Razak ini, saya rasa lega kerana Allah menjemputnya kembali.. lega kerana lenyaplah derita zahir & batinnya…

semoga Allah ridha, ampun, lindung, rahmat, belas dan kasihinya sebagai penolong agamaNya! aameen..  x tergamak melihat keringat perjuangannya dipersenda sedang jasadnya uzur merana !

 details lanjut berkenaan kehilangan tokoh Islam kita, Ustaz Azizan boleh baca di sini!

POKOK SENA:Jenazah mantan Menteri Besar Kedah, Tan Sri Ustaz Azizan Razak selamat dikebumikan di Muassasah Darul Ulum, dekat sini pada jam 5.50 petang tadi dengan disaksikan para pemimpin dan ribuan rakyat negeri ini.  Talkin dibacakan Ketua Urusan Ulamak PAS Jerlun, Ustaz Mat Rejab Mat Akhir.

Antara yang hadir memberikan penghormatan terakhir ialah Timbalan Mursyidul Am PAS, Dr Haron Din; mantan Perdana Menteri, Tun Mahathir Mohamad; Menteri Besar Kedah, Datuk Mukhriz Mahathir; Ahli Majlis Mesyuarat Kerajaan Negeri Selangor, Iskandar Abdul Samad dan Ustaz Salehen Mukhyi; Pengarah Urusan Harakah, Datuk Kamaruddin Jafar; Ahli Jawatankuasa PAS Pusat, Dr Mohd Hatta Ramli dan mantan Menteri Besar, Tan Sri Mahdzir Khalid.

Solat jenazah dilaksanakan di Markaz PAS Pokok Sena, Jalan Langgar jam 4.15 petang dengan diimamkan anak lelaki Allahyarham, Izzatul Islam Azizan manakala doa dibacakan ulama tempatan, Tuan Guru Haji Salleh Musa.

Yang di-Pertuan Agong, Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah turut berangkat menziarahi jenazah Allahyarham .

kenali Ustaz Azizan sepintas lalu , klik di sini,,,

tektik & Strategi musuh menghancurkan Islam, sedarkah anda?

Islam datang dalam keadaan dagang,

dan kembali dalam keadaan dagang jua!

ghurrabaa..

 

Waspada kita akan rancangan jahat musuh,

 

tektik & strategi mereka untuk menghancurkan  Islam & 

menjahanamkan umat Islam secara halus.. (c&p).

 

Bagaimanakah kita memandang hal ini –

apakah dengan kerlingan di hujung mata sahaja?

 

AYUH, saudara2ku,

 

SEDARLAH ..,

 

BANGKIT & LURUSKAN BARISAN !

 

KLIK LINK PILIHAN, k?

 

http://www.arrahmah.com/read/2012/07/15/21646-beginilah-mereka-menghancurkan-kita-lalu-bagaimana-sikap-kita.html

 

http://www.youtube.com/watch?v=YYURW49wzUs

 

come 0n, men!

Why should we read the Quran, even when we do not understand even a single arabic word? (c&p)

RECITE IT EVERYDAY~

Masya Allah!

Have u read this article before? I found it 3 years ago somewhere; and republished it here again in the event of NUZUL QURAN! 

May Allah bless us always ~ recite alQuran daily – it’s a sunnah!

An old American Muslim lived on a farm in the mountains of eastern Kentucky with his young grandson. Each morning Grandpa was up early sitting at the kitchen table reading his Quran. His grandson wanted to be just like him and tried to imitate him in every way he could.

One day the grandson asked,

“Grandpa! I try to read the Quran just like you but I don’t understand it, and what I do understand I forget as soon as I close the book. What good does reading the Qur’an do?”

The Grandfather quietly turned from putting coal in the stove and replied,

“Take this coal basket down to the river and bring me back a basket of water.”

The boy did as he was told, but all the water leaked out before he got back to the house. The grandfather laughed and said, “You’ll have to move a little faster next time,” and sent him back to the river with the basket to try again.

This time the boy ran faster, but again the basket was empty before he returned home. Out of breath, he told his grandfather that it was impossible to carry water in a basket, and he went to get a bucket instead.

The old man said, “I don’t want a bucket of water; I want a basket of water. You’re just not trying hard enough,” and he went out the door to watch the boy try in.

At this point, the boy knew it was impossible, but he wanted to show his grandfather that even if he ran as fast as he could, the water would leak out before he got back to the house. The boy again dipped the basket into river and ran hard, but when he reached his grandfather the basket was again empty. Out of breath, he said, “See Grandpa, it’s useless!”

The boy looked at the basket and for the first time realized that the basket was different. It had been transformed from a dirty old coal basket and was now clean, inside and out.

Son, that’s what happens when you read the Qur’an. You might not understand or remember everything, but when you read it, you will be changed, inside and out. That is the work of Allah in our lives.”

Mengaji-Alquran

kemerduan azan subuh membelah keheningan bumi Great Britain di Ramadhan (1434h) kali ini..

SubhanAllah!

Rahmat Ramadhan menyerlahkan keheningan subuh di bumi Britain via UK’s Channel 4;

demikian menurut laporan akhbar,

Belfast Telegraph, 02 July 2013

LONDON, Jul 2: UK’s Channel 4 will broadcast the Muslim call to prayer live every morning during the fasting month of Ramadan.

The channel said it was a deliberate act of “provocation” aimed at viewers who associate Islam with terrorism and extremism. The broadcaster, which was launched with a mission to appeal to minority audiences, will return to its controversial roots by screening a season of programmes around the Muslim period of prayer and fasting, which begins next Tuesday.

A senior Channel 4 executive defended the broadcaster’s decision to provide extensive coverage of the most significant event in the Islamic calendar by suggesting that Ramadan was of greater interest to its viewers than the “blanket coverage” given to the 60th anniversary of the Queen’s Coronation by its rivals.

Ralph Lee, head of factual programming, said that Channel 4 would become the first mainstream British television channel to broadcast the call to prayer (adhan) on a daily basis.

Writing in the Radio Times, Lee claimed: “Observing the adhan on Channel 4 will act as a nationwide tannoy system, a deliberate ‘provocation’ to all our viewers in the very real sense of the word.”

Lee said that the “vast majority of people in Britain” would not be aware of the “mass act of personal sacrifice and worship” about to commence.

“Not surprising when you consider its (Ramadan) near invisibility on mainstream TV. Contrast this with the way most Muslims are represented on television – nearly always appearing in contexts related to extremism or terrorism,” he wrote.

“Even when moderate Muslims do appear, it’s often only to provide a counterpoint to these issues. Following the horrific events in Woolwich and subsequent reprisals against British Muslims, there has surely never been a more pressing need to give a voice to the moderate mainstream majority.”

The Channel 4 News weather forecast will feature the sunrise and sunset times, to guide those fasting between those hours, and each of the daily adhans will be broadcast live on the Channel 4 website.

Lee believes the Ramadan season, which includes video diaries of British Muslims going about their lives during the 30-day period, will be a hit with younger viewers.

Alhamdulillah…semoga ini suatu petanda positif penerimaan Islam  di mata dunia hendaknya… aameen..

ISLAM IS VERSATILE!

kun fayakun!

way of life

Menghidupkan Ramadhan Kareem ikut wasiat Khutbah Rasulullah saw.

mencari panduan kaedah berpuasa sesebaiknya??

JOM, hayatilah mesej khutbah wasiat Rasulullah saw. pada 30 Sya’aban lalu!

Semoga sempat kita perbaiki niat, amalan dan tindakan menjadi Muslim yang terlebih baik dari semalam… InsyaAllah..

aameen..

KHUTBAH RASULULLAH SAW. pada 30 SYA’ABAN( MENJELANG RAMADHAN ) :

“Wahai manusia!

Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat&maghfirah~

Bulan yang paling mulia disisi Allah.

Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.

Inilah bulan ketika kalian diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah.

Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.

Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat.

Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.

Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih;

Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar.

Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.

Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.

Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu.

(Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian?”

Rasulullah saw. meneruskan:

“Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”

Wahai manusia!

Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir.

Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat.

Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain.

Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan.

Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia!

Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu.

Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tidak lagi pernah menguasaimu.

Kemudian Amirul mukminin Ali Bin Abu Thalib berdiri dan berkata:

“Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?”

Jawab Nabi SAW:

“Ya Abal Hasan! (Ali). Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.

posa

kredit buat:

Imam Puji Hartono/IPH(Gus Im)

“Utamakan SEHAT untuk duniamu, Utamakan AKHLAK dan SHALAT untuk akhiratmu”.

doa kumail (doa Nabi Hidhir)

DOA KUMAIL @

DOA HADRAT HIDHIR):

Mungkin baiknya dikongsi bersama berkenaan doa Kumail ni agar dapat kita praktikkan bersama.. terlebih di malam Jumaat – malam ini!! doa yang amat berhalus, bersantun dan penuh sayu & hiba doa ini bila dihayati bagi sesiapa yang tulus mahu mendamba kebaikannya..nsyaAllah..

ameen..

“Doa Kumail dikenal juga sebagai doa nabi Hidhir (as). Doa Kumail diajarkan oleh Imam Ali bin Abi Thalib (ra) kepada Kumail bin Ziyad salah seorang murid dan sahabat kepercayaannya.

Menurut Sayyid Ibn Thawwus dalam kitab Iqbal,riwayat ini disampaikan oleh Kumail:

” Pada suatu hari, saya duduk di masjid Basrah bersama Maulana Amirul Mu’minin Ali ra. membicarakan hal Nisfu Sya’ban. Ketika ditanya tentang ayat,

” Fiha yufraqu kullu amrin hakim,” (Surah al-Dukhaan:4),

Imam Ali ra. mengatakan bahawa ayat ini mengenai Nisfu Sya’ban; orang yang beribadat di malam itu, tidak tidur, dan membaca Doa Hadrat Hidhir ra. akan diterima doanya.”

“Ketika Imam Ali pulang ke rumahnya, di malam itu, saya menyusulinya. Melihat saya, Imam Ali bertanya,” Apakah keperluan anda ke mari?” Jawab saya, ” Saya ke sini untuk mendapatkan Doa Hadrat Hidhir.”
” Imam mempersilakan saya duduk, seraya mengatakan,

” Ya Kumail, apabila anda menghafal doa ini dan membacanya setiap malam Juma’at,cukuplah itu untuk melepaskan anda dari kejahatan, anda akan ditolong Allah, diberi rezeki, dan doa ini akan dimakbulkan.

Ya Kumail, lamanya persahabatan serta perkhidmatan anda, menyebabkan anda dikurniai nikmat dan kemuliaan untuk belajar (doa ini).”

Terjemahan DOA KUMAIL:

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Sampaikan shalawat kepada Rasulullah saw.dan keluarganya

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu
Dan dengan Kekuatan-Mu yang dengannya Engkau taklukkan segala sesuatu
Dan merunduk segala sesuatu
Dan merendah segala sesuatu
Dan dengan keagungan-Mu yang mengalahkan segala sesuatu
Dan dengan kemuliaan-Mu yang tak tertahankan oleh segala sesuatu
Dan dengan kebesaran-Mu yang memenuhi segala sesuatu
Dan dengan kekuasaan-Mu yang mengatasi segala sesuatu
Dan dengan wajah-Mu yang kekal setelah fana segala sesuatu
Dan dengan asma-Mu yang memenuhi tonggak segala sesuatu
Dan dengan ilmu-Mu yang mencakup segala sesuatu
Dan dengan cahaya wajah-Mu yang menyinari segala sesuatu
Wahai Nur, Wahai Yang Maha Suci

Wahai Yang Awal dari segala yang awal dan Wahai Yang Akhir dari segala yang akhir,
Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang meruntuhkan penjagaan
Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku penyebab hukum karma
Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang merusak nikmat
Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang merintangi doa
Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang menurunkan bencana
Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang memutuskan tali harapan
Ya Allah, ampunilah segala dosa yang telah kulakukan
Dan segala kesalahan yang telah kukerjakan

Ya Allah, aku datang menghampiri-Mu dengan berdzikir (kepada)-Mu
Kumohon pertolongan pada diri-Mu
Aku bermohon kepada-Mu dengan kemurahan-Mu agar Kau dekatkan daku ke haribaan-Mu
Sempatkan daku untuk bersyukur kepada-Mu
Bimbinglah daku untuk selalu mengingat-Mu
Ya Allah, aku bermohon kepada-Mu dengan penuh kerendahan, hina dan kekhusyukan
Agar Engkau maafkan dan sayangi daku
Dan jadikan daku rela dan puas akan pemberian-Mu
Dan dalam segala keadaan tunduk dan patuh (kepada-Mu)

Ya Allah, aku bermohon kepada-Mu laksana permohonan orang-orang yang terdesak oleh kesulitannya
Yang menghampiri-Mu ketika terpojok urusannya
Yang besar dambaannya untuk meraih apa yang ada disisi-Mu

Ya Allah, Maha Besar kekuasaan-Mu
Maha Tinggi kedudukan-Mu
Selalu tersembunyi rencana-Mu
Selalu tampak kuasa-Mu
Selalu tegak kekuatan-Mu
Selalu berlaku kodrat-Mu
Tak mungkin lari dari kekuasaan-Mu

Ya Allah, tiada kudapat pengampun bagi dosa-dosaku
Tiada penutup bagi kejelekan-kejelekanku
Dan tiada yang dapat menggantikan amalku yang jelek dengan kebaikan melainkan Engkau

Tiada Tuhan selain Engkau Maha Suci Engkau dengan segala puji-Mu
Telah aku aniaya diriku
Dan telah berani aku melanggar, kerana kebodohanku
Tetapi kusandarkan diri pada ingatan dan karunia-Mu yang berkekalan atasku

Ya Allah, pelindungku
Betapa banyak kejelekanku yang Kau tutupi
Betapa banyak malapetaka yang telah Kau hindarkan
Betapa banyak rintangan yang telah Kau singkirkan
Betapa banyak bencana yang telah Kau gagalkan
Betapa banyak pujian baik yang tak layak bagiku telah Kau sebarkan

Ya Allah, besar sudah bencanaku
Berlebihan sudah kejelekan keadaanku
Sedikit sekali amal-amalku
Berat benar belenggu (kemalasan)ku
Angan-angan panjang telah menahan manfaat dariku
Dunia telah memperdayaku dengan tipuannya
Dan jiwaku (telah terpedaya) oleh pengkhianatan serta kelalaian

Wahai Junjunganku, kumohon kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu janganlah Kau halangi doaku pada-Mu
(oleh kerana) kejelekan amal dan perangaiku
jangan Kau ungkap dengan pantauan-Mu rahsiaku yang tersembunyi
jangan Kau segerakan siksa atas perbuatanku dalam kesendirianku
dari jeleknya perbuatanku dan kejahatanku
dan berkekalannya aku dalam dosa dan kebodohanku
dan banyaknya nafsu dan kelalaianku

Ya Allah, dengan kemuliaan-Mu, sayangilah aku dalam segala suasana
Dan kasihi aku dalam segala perkara

Illahi, Rabbi, siapa lagi bagiku selain Engkau yang kumohon
Agar melepaskan deritaku dan memperhatikan urusanku
Illahi, Pelindungku, akankah Kau tetapkan hukuman padaku kala kuikuti hawa nafsuku
Dan ketidakwaspadaanku terhadap tipuan musuhku
Hingga kuterbujuk oleh (selera) nafsuku
Dan terlena dalam impianku
Lalu kulanggar sebahagian peraturan-peraturan yang Kau tetapkan bagiku
Dan kulanggar sebahagian perintah-perintah-Mu

Cukup sudah bagi-Mu bukti (dalam menjatuhkan hukuman) padaku atas semua kelakuanku itu
Dan tiada alasan bagiku (menolak) hukuman yang akan Kau jatuhkan padaku atas semua salahlaku itu
(demikian pula) atas hukum dan bencana yang harus menimpaku

kini aku datang menghadap kepada-Mu, ya Illahi
setelah semua kecerobohan dan pelanggaranku atas diriku
memohon maaf, mengungkapkan penyesalan dengan hati luluh
merasa serik, mengharap ampunan menginsafi kesalahan
mengakui kelalaian, menyedari kecerobohan menginsafi kesalahan
tiada kutemui tempat melarikan diri, dari (dosa-dosa) yang telah kulakukan
dan tiada tempat berlindung agar kuterlepas dari segala noda dan beban
melainkan Kau kabulkan permohonan ampunanku
dan memasukkan daku ke dalam lautan kasih-Mu

Ya Allah, terimalah alasan (pengakuan)ku ini
Dan kasihanilah beratnya kepedihanku
Dan bebaskanlah daku dari kekuatan belengguku

Ya Rabbi, kasihanilah kelemahan tubuhku 3X

Kelembutan kulitku dan kerapuhan tulangku
Wahai Yang mula-mula menciptakanku, menyebut dan mendidikku
Memperlakukanku dengan baik dan memberiku kehidupan
Berikanlah aku kurnia-Mu kerana Engkau telah mendahuluiku dengan kebaikan-Mu kepadaku

Ya Illahi, Tuhanku, Pemeliharaku
Apakah Engkau akan menyiksaku dengan api-Mu setelah aku mengesakan-Mu
Setelah hatiku tenggelam dalam makrifat-Mu
Setelah lidahku bergetar menyebut-Mu
Setelah jiwaku terikat dengan cinta-Mu
Setelah segala ketulusan pengakuanku dan permohonanku seraya tunduk bersimpuh pada kekuasaan-Mu?

Tidak, Engkau terlalu mulia untuk mencampakkan orang yang Engkau belai
Atau menjauhkan orang yang Engkau dekatkan
Atau menyisihkan orang yang Kau naungi
Atau menjatuhkan pada bencana orang yang Engkau cukupi dan sayangi

Aduhai diriku, ya Tuhanku, Illahi, Pelindungku
Apakah Engkau akan melemparkan ke neraka wajah-wajah yang tunduk rebah kerana kebesaran-Mu?
Dan lidah-lidah yang dengan tulus mengucapkan keesaan-Mu
Dan dengan pujian mensyukuri nikmat-Mu?
Kalbu-kalbu yang dengan sepenuh hati mengakui ketuhanan-Mu?
Hati nurani yang dipenuhi ilmu tentang Engkau sehingga bergetar ketakutan?
Tubuh-tubuh yang telah biasa tunduk untuk mengabdi-Mu?
Dan dengan merendah memohon ampunan-Mu?

Tidak sedemikian itu dugaan (kami) pada-Mu
Dan juga tidak demikian kami diberitahukan tentang kemuliaan-Mu
Wahai Pemberi Kurnia, Wahai Pemelihara 3X

Engkau mengetahui kelemahanku dalam menanggung beban dunia serta (derita) akibatnya
Serta kesusahan-kesusahan yang menimpa penghuninya
Padahal semua bencana dan kesusahan itu singkat masanya
Sebentar lalunya, pendek usianya

Maka apakah mungkin aku sanggup menanggung bencana akhirat
Dan siksaan-siksaan yang dahsyat di sana … ?
Bencana yang panjang masanya
Dan kekal posisinya
Serta tidak diringankan bagi penghuninya
Sebab semuanya tidak terjadi kecuali kerana murka, balasan dan amarah-Mu
Inilah yang bumi dan langit pun tak sanggup memikulnya

Wahai Tuhanku, bagaimana (mungkin) aku (menanggungnya)?
Padahal aku hamba-Mu yang lemah, rendah, hina, malang, dan papa
Ya Illahi, Rabbi, Tuhanku, Pelindungku
Urusan apa lagi kiranya yang aku adukan kepada-Mu
Mestikah aku menangis, menjerit
Apakah kerana pedihnya azab dan beratnya siksa … ?
Ataukah kerana lamanya derita dan langgengnya bencana … ?

Sekiranya Engkau siksa aku beserta musuh-musuh-Mu
Dan Kau himpunkan aku bersama penghuni siksa-Mu
Dan Engkau ceraikan aku dari para kekasih dan kecintaan-Mu

Oh,  seandainya aku, Ya Illahi, Tuhanku, Pelindungku, Pemeliharaku
(anggaplah) aku dapat bersabar menanggung siksa-Mu
mana mungkin aku mampu bersabar berpisah dari-Mu?

Dan (anggaplah) aku dapat bersabar menahan panas api-Mu
Mana mungkin aku dapat bersabar melihat pada kemuliaan-Mu?
Mana mungkin aku tinggal di neraka padahal harapanku hanyalah maaf-Mu?

Demi kemuliaan-Mu, wahai Tuhanku, Pelindungku
Aku bersumpah dengan tulus
Sekiranya Engkau biarkan aku berbicara (di sana)
Di tengah penghuninya aku akan menangis, seperti tangisan mereka yang menyimpan harapan
Aku akan menjerit, jeritan mereka yang memohon pertolongan
Aku akan merintih, rintihan orang yang kehilangan (harapan)
Sungguh aku akan menyeru-Mu di manakah Engkau, wahai Pelindung kaum mukminin
Wahai tujuan harapan kaum arifin
Wahai Lindungan kaum yang memohon perlindungan 3X
Wahai Kekasih hamba-hamba(Mu) yang tulus
Wahai Tuhan seru sekalian alam
Akankah Engkau perlakukan demikian … ?

Maha Suci Engkau Ya Illahi, dengan segala puji-Mu
Kala Kau dengar suara hamba muslim (di dalam neraka) yang terkurung kerana keingkarannya
Yang merasakan siksa kerana kedurhakaannya
Yang terperosok ke dalamnya kerana dosa dan nistanya …?
Sedangkan ia merintih kepada-Mu dengan mendambakan rahmat-Mu
Ia menyeru-Mu dengan lidah ahli tauhid-Mu
Ia bertawassul kepada-Mu dengan Ketuhanan-Mu

Wahai Pelindungku, bagaimana mungkin ia kekal dalam siksa …?
Padahal ia berharap pada kebaikan-Mu yang dahulu
Mana mungkin neraka menyakitinya …?
Padahal ia mendambakan kurnia dan kasih-Mu
Mana mungkin jilatannya menghanguskannya …?
Padahal Engkau dengar suaranya dan Engkau lihat posisinya
Mana mungkin kobarannya mengurungnya …?
Padahal Engkau mengetahui kelemahannya
Mana mungkin ia jatuh bangun di dalamnya …?
Padahal Engkau mengetahui ketulusannya
Mana mungkin Malaikat Zabaniyyah menghempaskannya …?
Padahal ia memanggil-Mu Ya Rabbi … Ya Allah …
Mana mungkin ia mengharapkan kurnia kebebasan daripadanya
Lalu Engkau meninggalkannya di sana … ?

Tidak, tidak demikian itu sangkaku kepada-Mu
(juga) tidak pula menunjukkan kesohoran kurniaan-Mu
(juga) tidak seperti itu dengan kebaikan serta kurniaan-Mu Engkau akan perlakukan orang-orang yang bertauhid
dengan yakin ..

aku berani berkata; kalau bukan kerana keputusan-Mu untuk menyiksa orang yang mengingkari-Mu
dan ketetapan dari-Mu agar mengekalkan di sana orang-orang yang melawan-Mu
niscaya Kau jadikan neraka seluruhnya sejuk dan damai
tidak akan ada lagi di situ tempat tinggal dan menetap bagi siapa pun
tetapi Maha Kudus asma-Mu
Engkau telah bersumpah untuk memenuhi neraka dengan orang-orang kafir dari golongan jin dan manusia seluruhnya
Engkau akan mengekalkan di sana kaum durhaka
Engkau dengan segala kemuliaan puji-Mu, Engkau telah berkata
Setelah menyebut nikmat yang Engkau berikan,
“Akan samakah orang mukmin seperti orang durjana/fasiq? Sungguh tidak sama mereka itu.”

Illahi, Tuhanku
Aku memohon kepada-Mu dengan kodrat yang telah Engkau tentukan
Dengan Qadha yang telah Engkau tetapkan dan putuskan
Dan yang telah Engkau tentukan berlaku pada orang yang berkenaan
Limpahkanlah (ampunan-Mu) padaku di malam ini, disaat ini
Pada semua nista yang pernah aku kerjakan
Pada semua dosa yang pernah aku lakukan
Pada semua kejelekan yang pernah aku rahsiakan
Pada semua kejahilan yang pernah aku kerjakan
Yang aku sembunyikan atau aku tampakkan
Yang aku tutupi atau aku tunjukkan
(ampuni) semua keburukan yang telah Engkau suruhkan malaikat yang mulia mencatatnya
mereka yang Engkau tugaskan untuk merakam segala yang ada padaku
mereka yang Engkau jadikan saksi-saksi bersama seluruh anggota badanku
dan Engkau sendiri pengawas di belakang mereka
dan saksi bagi apa yang tak terpantau oleh mereka
dengan rahmat-Mu sembunyikanlah (keburukan-keburukan itu)
dengan kurnia-Mu tutupilah itu
dan perbanyaklah bahagianku pada setiap kebaikan yang Engkau turunkan
atau setiap kurnia yang Kau limpahkan
atau setiap keberuntungan yang Kau sebarkan
atau setiap rezeki yang Kau curahkan
atau setiap dosa yang Kau ampunkan
atau setiap kesalahan yang Kau sembunyikan
Wahai Tuhanku, wahai yang menciptakanku, wahai yang memeliharaku
Ya Illahi, Tuhanku, Pelindungku, Pemilik Nyawaku
Wahai Zat Yang di Tangan-Nya ubun-ubunku
Wahai Yang mengetahui kesengsaraan dan kemalanganku
Wahai Yang mengetahui kefakiran dan kepapaanku
Wahai Tuhanku, Wahai Yang menciptakanku, Wahai Yang memeliharaku
Aku memohon kepada-Mu demi kebenaran dan kesucian-Mu
Dan demi keagungan sifat dan asma-Mu
Jadikan waktu malam dan siangku dipenuhi dengan dzikir pada-Mu
Senantiasa mengabdi kepada-Mu
Diterima amal-amalku di sisi-Mui
Sehingga perbuatan dan ucapan-ucapanku seluruhnya menyatu
Dan kekekalan selalu keadaanku dalam berbakti kepada-Mu
Wahai Tuanku, Wahai Zat yang kepada-Nya aku percayakan diriku
Yang kepada-Nya aku adukan keadaanku
Wahai Tuhanku, Wahai Yang menciptakanku,Wahai Yang memeliharaku 3X

Kokohkan anggota badanku untuk berbakti kepada-Mu
Teguhkan tulang-tulangku untuk melaksanakan niatku
Kurniakan kepadaku kesungguhan agar takut kepada-Mu
Sentiasa untuk berbakti kepada-Mu
Sehingga aku bergegas menuju-Mu bersama pendahulu
Dan berlari ke arah-Mu bersama orang-orang yang berpacu
Merindukan dekat kepada-Mu bersama yang merindukan-Mu
Jadikan daku dekat pada-Mu, dekatnya orang-orang yang ikhlas
Dan takut pada-Mu, takutnya orang-orang yang yakin
Dan berkumpul di hadirat-Mu bersama kaum mukminin

Ya Allah siapa saja bermaksud buruk kepadaku, tahanlah dia
Siapa saja yang memperdayaku, perdayakanlah dia 3X

Jadikan aku hamba-Mu yang paling baik nasibnya di sisi-Mu
Yang paling dekat kedudukannya dengan-Mu
Yang paling istimewa tempatnya di dekat-Mu
Sungguh semua ini tidak akan tercapai kecuali dengan karunia-Mu

Limpahkan kepadaku kemurahan-Mu
Sayangi daku dengan kebaikan-Mu
Jaga diriku dengan rahmat-Mu
Gerakkan lidahku untuk selalu berdzikir pada-Mu
Penuhi hatiku supaya selalu mencintai-Mu
Berikan kepadaku dari yang terbaik dari ijabah-Mu
Hapuskan bekas kejatuhanku
Ampunilah ketergelinciranku

Sungguh Engkau telah wajibkan hamba-hamba-Mu beribadah kepada-Mu
Dan Engkau perintahkan mereka untuk berdoa kepada-Mu
Dan Engkau jaminkan kepada mereka ijabah-Mu
(kerana itu) kepada-Mu ya Rabbi kini kuhadapkan wajahku
kepada-Mu ya Rabbi kupanjatkan tanganku

demi kebesaran-Mu perkenankanlah doaku sampaikan daku pada cita-citaku
jangan putuskan harapanku akan karunia-Mu
lindungi aku dari kejahatan jin dan manusia musuh-musuhku

Wahai Yang Maha Cepat ridha-Nya

Ampunilah orang yang tidak memiliki apa pun kecuali hanya doa
Kerana sesungguhnya Engkau akan melakukan apa-apa yang Kau kehendaki

Wahai Yang Asma-Nya adalah penawar dan dzikir (pada-Nya) adalah obat dan ketaatan kepada-Nya adalah kekayaan
Sayangilah orang yang modalnya hanya harapan dan senjatanya hanya tangisan

Wahai Penabur kurnia, Wahai Penolak Bencana
Wahai Nur yang menerangi mereka yang terhempas dalam kegelapan
Wahai Yang Maha Tahu tanpa diberitahu

Kurniailah Muhammad s.a.w. dan keluarga Muhammad s.a.w.
Lakukan padaku apa yang layak bagi-Mu

sesungguhnya Engkau layak memberi ampunan

Semoga Allah melimpahkan kesejahteraan kepada Rasul-Nya serta pada Imam yang mulia dari keluarganya dan sampaikan sebanyak-banyaknya salam kepada mereka, dengan rahmat-Mu wahai Dzat yang Paling Pengasih di antara para pengasih.

Dengan Rahmat-Mu Wahai Yang Maha Pengasih…

irhamna…

ameeen….

MasyaAllah… a must link u should CLICK, k!

SubhanAllah… Alhamdulillah…

i’m sure this is not a coincidence in life … it’s gifted & destined on this blissful nite of Jumaat… may Allah blesses us ALL for sharing this…

a wonderful link :

http://www.youtube.com/watch?v=PDHI-coE2og&list=UUIuUOdkiW3uUD3ITS5PCK_A

come on ALL,

my dearest brothers & sisters….

nsyaAllah..

u won’t regret by clicking to this site!!

 

SPREAD THIS….

NJOY UR SHARING!

true

 

 aameeen..

CARA MAKAN IKUT SUNNAH RASULULLAH saw.

Banyak penyakit bermula daripada penyalah-gunaan makanan seperti penyakit kencing manis, lumpuh, sakit jantung & keracunan makanan. Diriwayatkan, Rasullulah s.a.w. tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya kerana pandai menjaga makanannya sehari-hari. Insya Allah kalau anda ikut diet Rasullullah saw., anda takkan menderita sakit perut ataupun keracunan makanan.

cropped-ilmu.jpg


JANGAN MAKAN:

SUSU bersama DAGING; DAGING bersama IKAN; IKAN bersama SUSU; AYAM bersama SUSU; IKAN bersama TELURIKAN bersama DAUN SALAD; SUSU bersama CUKA; BUAH bersama SUSU ( i.e. KOKTEL)

SUNNATULLAH:

  MAKANLAH BUAH TERLEBIH DAHULU,sebelum MAKAN NASI.
 TIDUR 1 JAM SETELAH MAKAN TENGAH HARI.

 JANGAN SESEKALI TINGGAL MAKAN MALAM . ( DIMAKAN USIA DAN KOLESTEROL DALAM BADAN BERGANDA)

 Dalam kitab juga melarang kita makan makanan darat bercampur dengan makanan laut.

Nabi pernah mencegah kita makan ikan bersama susu. Kerana akan cepat mendapat penyakit.

Ini terbukti oleh ilmuwan yang menemukan bahwa dalam daging ayam mengandung ion+ sedangkan dalam ikan mengandung ion-, jika dalam makanan kita ayam bercampur dengan ikan maka akan terjadi reaksi biokimia yang akan dapat merosak usus kita. 

AMALKAN:

Mandi Pagi sebelum subuh, sekurang-kurangnya sejam sebelum matahari terbit. Air sejuk yang meresap kedalam badan dapat mengurangi penimbunan lemak. Kita boleh saksikan orang yang mandi pagi kebanyakan badan tak gemuk.

 Rasulullah mengamalkan minum segelas air sejuk (bukan air ais) setiap pagi. Mujarabnya Insya Allah jauh dari penyakit (susah mendapat sakit).

Waktu sembahyang subuh disunatkan kita bertafakur (iaitu sujud sekurang-kurangnya seminit setelah membaca doa).

Kita akan terhindar dari sakit kepala atau migrain. Ini terbukti oleh para ilmuwan yang membuat kajian kenapa dalam sehari perlu kita sujud.

 Ahli-ahli sains telah menemui beberapa milimeter ruang udara dalam saluran darah di kepala yg tidak dipenuhi darah, so, bersujud membantu darah mengalir ke ruang tersebut.

 Nabi juga mengajar kita makan dengan tangan dan bila habis hendaklah menjilat jari.

Begitu juga ahli saintis telah menemukan bahwa enzyme banyak terkandung di celah jari-jari, iaitu 10 kali ganda dari yang  terdapat dalam air liur. (enzyme sejenis alat percerna makanan)

wallahu’alam..

JOM, mari berusaha sesama mengamalkannya!

amalan2 membawa ke syurga

nsyaAllah..

masyaAllah..

Alhamdulillah… tertemukan doa yang amat simfonis sebentar ini…

apakah kalian juga dapat  merasakan kekerdilan insan yang bergelar anak?

JOM HAYATI DOA INI..

doa ibubapa

DOA UNTUK KEDUA ORANGTUA

Ya Allah…

Limpahkanlah sholawat teruntuk Nabi Muhammad; hamba-Mu sekaligus rasul-Mu, dan juga teruntuk keluarganya yang suci.
Istimewakanlah mereka dengan kesejahteraan-Mu, rahmat-Mu, keselamatan-Mu, dan keberkahan-Mu yang paling mulia.
Dan istimewakanlah pula kedua orangtuaku dengan kemuliaan dan kesejahteraan-Mu,
Wahai Yang Maha Penyayang.
Ya Allah,
Limpahkanlah sholawat teruntuk Nabi Muhammad beserta keluarganya.
Berilah aku petunjuk untuk mengetahui apa yang harus aku lakukan kepada keduanya,
Berilah aku kemampuan untuk mengetahui semua kewajiban itu secara sempurna,
Lalu bawalah aku menuju apa yang Engkau tunjukkan.
Berilah aku kemampuan melaksanakannya sesuai dengan yang Engkau putuskan padaku,
Sehingga aku tak luput mengamalkan apa pun yang Engkau telah ajarkan kepadaku,
Dan tidak pula diberatkan oleh beban kewajiban yang Engkau limpahkan padaku.
Ya Allah,
Limpahkanlah sholawat teruntuk Nabi Muhammad beserta keluarganya, sebagaimana Engkau muliakan kami dengannya
Limpahkanlah sholawat teruntuk Nabi Muhammad beserta keluarganya, sebagaimana Engkau wajibkan setiap hamba-Mu melaksanakan kewajibannya kepada kami berkat Rasul-Mu.
Ya Allah,
Buatlah aku takut kepada kedua orangtuaku seperti rasa takut menghadapi penguasa
Buatlah aku berbakti kepada kedua orangtuaku seperti kebajikan seorang ibu yang pengasih
Jadikanlah ketaatan dan kebaktianku kepada kedua orangtuaku sebagai rasa kasih yang lebih menyenangkan hati daripada tidurnya orang yang mengantuk,
Dan lebih terasa segar di dada daripada segarnya minuman orang yang kehausan.
Sehingga aku bisa mendahulukan keinginan mereka daripada keinginanku sendiri,
Sehingga aku bisa mengutamakan keridhaan mereka daripada keridhaanku sendiri.
Sehingga aku selalu menganggap banyak kebaikan mereka padaku meskipun itu sedikit,
Sehingga aku selalu menganggap sedikit kebaktianku kepada mereka meskipun itu banyak.
Ya Allah,
Rendahkanlah suaraku di hadapan mereka
Hiasailah ucapanku dengan kata-kata manis kepada mereka
Lembutkanlah setiap tingkah dan kelakuanku terhadap mereka
Isilah hatiku dengan rasa kasih dan sayang kepada mereka
Dan biarlah aku tetap menyertai mereka dan tetap merindukan mereka.
Ya Allah,
Terimalah rasa syukurku kepada mereka selama mereka merawatku
Tetapkanlah rasa hormatku kepada mereka
Dan peliharalah mereka seperti dulu mereka telah memeliharaku di waktu kecil.
Ya Allah,
Apapun duka dan derita yang telah menimpa mereka;
apakah itu dikarenakan kesalahan yang aku perbuat,
apakah itu dikarenakan tingkah lakuku yang tidak menyenangkan mereka,
apakah itu dikarenakan kelalaian yang aku lakukan,
Jadikanlah semua penderitaan mereka itu sebagai penebus dosa-dosa mereka,
sebagai pengangkat derajat mereka, dan sebagai penambah kebaikan mereka.
Wahai Yang Maha Kuasa merubah segala kesalahan menjadi kebaikan yang berlipat-lipat.
Ya Allah,
Apapun kesalahan yang pernah mereka perbuat kepadaku;
apakah itu berupa perkataan dan perbuatan mereka yang kelewat batas terhadapku,
apakah itu berupa kelalaian yang mereka lakukan terhadapku,
Maka semuanya itu aku serahkan segala yang baik kepada mereka
dan aku berharap Engkau mengampuni kesalahan mereka.
Aku tidaklah menuduh mereka, tidak pula melalaikan kewajibanku berbakti terhadap mereka
Karena justru merekalah yang lebih berhak atas diriku ini,
Karena justru merekalah yang lebih mulia berbuat baik kepada diriku ini,
Karena justru merekalah yang merupakan karunia terbesarku
daripada aku menuntut keadilan atau membalas sesuai apa yang diperbuat oleh mereka terhadapku.
Bagaimana Ya Ilahi,
Panjangnya masa penderitaan mereka sewaktu mereka mengurusiku
Bagaimana Ya Ilahi,
Dahsyatnya kelelahan mereka dahulu dalam menjaga dan memeliharaku
Bagaimana Ya Ilahi,
Beratnya pengorbanan mereka dalam memberikan yang terbaik bagi diriku
Sungguh besar jasa mereka dalam mencukupi semua kebutuhan-kebutuhanku
Aku tak mampu membalas kebaikan mereka, walau aku baktikan seluruh hidupku untuk mereka
Sedangkan aku tiada pula mampu melaksanakan semua kewajiban berbakti dan mengabdi kepada mereka
Ya Allah,
Limpahkanlah sholawat teruntuk Nabi Muhammad beserta keluarganya
Wahai Yang Terbaik dimintai pertolongan,
Tolonglah aku
Wahai Yang Terbaik dimintai harapan,
Tunjukilah aku
Janganlah Engkau masukkan aku ke dalam golongan orang-orang yang durhaka kepada ayah dan ibunya di hari di mana semua jiwa akan dibalas sesuai dengan amal perbuatannya, sedang mereka tidaklah akan dizalimi.
Ya Allah,
Limpahkanlah sholawat teruntuk Nabi Muhammad dan keluarganya beserta keturunan-keturunannya
Istimewakanlah pula kedua orangtuaku dengan keistimewaan-Mu yang paling mulia dari yang Engkau berikan kepada ayah dan ibu dari hamba-hamba-Mu yang beriman
Wahai Yang Maha Penyayang.
Ya Allah,
Janganlah Engkau membuat aku lupa mengingat kedua orangtuaku di setiap akhir sholat-sholatku
Ya Allah,
Janganlah Engkau membuat aku lupa mengingat kedua orangtuaku di setiap saat di malam hariku
Ya Allah,
Janganlah Engkau membuat aku lupa mengingat kedua orangtuaku di setiap waktu di siang hariku
Ya Allah,
Limpahkanlah sholawat teruntuk Nabi Muhammad saw. beserta keluarganya
Ampunilah aku dengan doaku kepada kedua orangtuaku
Ampunilah pula mereka karena kebaktianku terhadap mereka, dengan sebuah pengampunan yang pasti.
Ya Allah,
Relakanlah kedua orangtuaku dengan syafaatku ini, sebuah kerelaan yang meyakinkan.
Ya Allah,
Bawalah kedua orangtuaku dengan kemuliaan-Mu ke tempat yang paling aman dan tenteram.
Ya Allah,
Bila ampunan-Mu Engkau dahulukan kepada kedua orangtuaku,
maka berilah mereka kesempatan untuk memberikan syafaat mereka kepadaku.
Namun apabila ampunan-Mu Engkau dahulukan kepadaku,
maka berilah aku kesempatan untuk memberikan syafaatku kepada kedua orangtuaku.
Sehingga kami dapat berkumpul di negeri kemuliaan-Mu dan menikmati maghfiroh-Mu berkat kasih sayang-Mu.
Sesungguhnya Engkaulah pemilik karunia nan agung
Engkaulah pemilik keberkahan yang tiada pernah henti
Engkaulah Yang Maha Penyayang dari segala yang Menyayangi.

doa buat diri

true

aduhai diri yang kerdil,

bagaimanakah diri tatkala tersua dengan mereka yang berumur lanjut…??

tentu terhiris juga perasaan pabila kita melihat memana kelibat warga emas yang seolah merempat di tempat-tempat yang sepatutnya bukan tumpuan mereka lagi bersama kedhaifan diri…

semoga Kisah Nenek Si Pemungut Daun yang dikongsi ini dapat menilai diri kita & mereka dengan terlebih mulus lagi… insyaAllah..

menarik untuk renungan Jumaat Barakah!

aameeen…

mutiara-kata.jpg

 

Kisah Nenek Si Pemungut Daun:

 

Dahulu di sebuah kota di Madura, ada seorang nenek tua penjual bunga cempaka. Ia menjual bunganya di pasar, setelah berjalan kaki cukup jauh. Usai jualan, ia pergi ke Masjid Agung di kota itu. Ia berwudhu, masuk masjid, dan melakukan salat Dzuhur. Setelah membaca wirid sekedarnya, ia keluar masjid dan membungkuk-bungkuk di halaman masjid. Ia mengumpulkan dedaunan yang berselerakan di halaman masjid. Selembar demi selembar dikaisnya. Tidak satu helaipun ditinggalkan. Tentu saja agak lama ia membersihkan halaman masjid dengan cara itu. Padahal matahari Madura di siang hari sungguh menyengat. Keringat membasahi seluruh tubuhnya.

Banyak pengunjung masjid jatuh hiba kepadanya. Pada suatu hari takmir masjid memutuskan untuk membersihkan dedaunan itu sebelum perempuan tua itu datang.

Pada hari itu, ia datang dan langsung masuk masjid. Usai salat, ketika ia ingin melakukan pekerjaan rutinnya, ia terkejut. Tidak ada satu pun daun terserak di situ. Ia kembali lagi ke masjid dan menangis dengan keras. Ia menanyakan mengapa daun-daun itu sudah dibersihkan sebelum kedatangannya. Orang-orang di situ menjelaskan bahawa mereka kasihan kepadanya.

“Jika kalian kasihan kepadaku,” kata nenek itu, “Berikan kesempatan kepadaku untuk membersihkannya!”

Disingkatkan cerita, nenek itu dibiarkan mengumpulkan dedaunan itu seperti biasa. Seorang kiai terhormat diminta untuk menanyakan kepada perempuan itu mengapa ia begitu bersemangat membersihkan dedaunan itu.

Perempuan tua itu mau menjelaskan sebabnya dengan dua syarat: pertama, hanya Kiai yang mendengarkan rahsianya; kedua, rahsia itu tidak boleh disebarkan ketika ia masih hidup.

Sekarang ia sudah meninggal dunia, dan anda dapat mendengarkan rahsia itu:

“Saya ini perempuan bodoh, Pak Kiai,” tuturnya. “Saya tahu amal-amal saya yang kecil itu mungkin juga tidak benar saya jalankan. Saya tidak mungkin selamat pada hari akhirat tanpa syafaat Kanjeng Nabi Muhammad saw. Setiap kali saya mengambil selembar daun, saya ucapkan satu salawat kepada Rasulullah (shalawat Nabi). Kelak jika saya mati, saya ingin Kanjeng Nabi saw. menjemput saya. Biarlah semua daun itu bersaksi bahawa saya membacakan salawat kepadanya.”

Kisah hikmah ini saya dengar dari Kiai Madura, D. Zawawi Imran, membuat bulu kuduk saya merinding. Perempuan tua dari kampung itu bukan sahaja mengungkapkan cinta Rasul saw. dalam bentuknya yang tulus. Ia juga menunjukkan kerendahan hati, kehinaan diri, dan keterbatasan amal di hadapan Allah swt. Lebih dari itu, ia juga memiliki kesedaran spiritual yang luhur: Ia tidak dapat menggandalkan amalnya. Ia sangat bergantung pada rahmat Allah. Dan siapa lagi yang menjadi rahmat semua alam selain Rasulullah SAW?

 SUMBER: (c,e & p)

Jalaluddin Rakhmat, Rindu Rosul [penerbit rosda-bandung]

http://disinidandisini.blogspot.com/2011/10/kisah-nenek-pemungut-daun.html

 

wahai anak kesayanganku..

 

Wahai anak kesayanganku,

dirikanlah solat, dan suruhlah berbuat kebaikan, serta laranglah daripada melakukan perbuatan yang mungkar, dan bersabarlah atas segala bala bencana yang menimpamu. Sesungguhnya yang demikian itu adalah dari perkara-perkara yang amat besar dan penting untuk dilakukan”.

[Luqman 31: 17]

Ibnu Abbas ra. berkata: Nabi saw. bersabda: Allah ta’ala berfirman:

“Sesungguhnya Aku hanya menerima salat dari orang yang merendahkan diri kerana keagongan-Ku dan tiada menyombongkan dirinya di atas makhluk-Ku, tiada terus menerus bermaksiat pada-Ku, menghabiskan masa harinya berdzikir kepada-Ku, berbalas kasih kepada orang miskin, orang musafir-ibnussabil- perempuan janda dan orang yang terkena musibah. Ia bercahaya laksana matahari. Aku lindungi ia dengan kesabaran-Ku dan memerintahkan malaikat-Ku menjaganya. Aku berinya cahaya dalam kegelapan dan kesabaran dalam kesukaran. Ia di antara makhluk-makhluk-Ku laksana “firdaus” di antara barisan syurga”.
(Hadis Riwayat Al-Bazzar dari Ibnu Abbas)
http://al-ummah-islamic-media.blogspot.com/2013/02/6-fakta-unik-mengenai-adzan.html

sharing is caring is sharing!

C, E & P…

Menangani Tipu Helah Makhluk Halus-saka

Ayat2 di bawah ini di susun oleh Rahim bin Md. Salleh atas keizinan Ustaz Prof Dr Ustaz Jumadi Mustar

Ayat Ruqyah:

Pesakit mula-mula baca
1) Al-Isti’adzah, kemudian bacalah
2) Wala haula wala kuuwata illa billahill aliyil azhim
3) Bismillaa-hil ladzii laa yadurru ma asmihii shai’un fil ardi wa laa fis samaa-i-wahuwas samii-‘ul-aliim 3x
4) A’u-dzu-bikalimaa-til-laa-hit-taam-maati minsh-sharri maa kholaq 3x

Kemudian baca ayat ayat Ruqyah:-

1) Surah Al-Fatihah ayat 1 – 7
2) Surah Al-Baqarah ayat 1 – 5
3) Surah A-Baqarah ayat 102 di ulang sebanyak 7x
4) Surah Al-Baqarah ayat 163 – 164
5) Surah Al-Baqarah ayat 255
6) Surah Al-Baqarah ayat 285 – 286
7) Surah Aali-Imraan ayat 18 – 19
Surah Al-‘Araf ayat 54 – 56
9) Surah Al-A’raaf ayat 117 – 122 di ulang sebanyak 7 x kemudian ayat 120 di ulang sebanyak 30x secara bersendirian
10) Surah Yunus ayat 81 – 82 di ulang 7 x, selepas itu di ulang ayat innallaha sayub tiluh sebanyak 7x bersendirian
11) Surah Taha ayat 69 di ulang 7x
12) Surah Al-Mukminin ayat 115 – 118
13) Surah As-Soffaat ayat 1 – 10
14) Surah Al-Ahqaaf ayat 29 – 32 ulang ayat pendek ini 7 x – yakau manaa ajiibuu daiyallah
15) Surah Ar-Rahman ayat 33 – 36
16) Surah Al-Hasyr ayat 21 – 24
17) Surah Al-Jin ayat 1 – 9
1 Surah Al-Ikhlas
19) Surah Al-Falaq, di ulang surah ini 9 x
20) Surah An-Naas

Ayat-ayat Wirid Mangsa Sihir:

1) Surah Yunus ayat 80 – 81
2) Surah Al-A’raf ayat 117 – 121
3) Surah Taha ayat 67 – 70
4) Surah Al-Furqan ayat 32
5) Surah Anbiya’ ayat 70
6) Surah An-Nur ayat 39
7) Surah Al-Israk ayat 81
Surah Fussilat ayat 42
9) Surah Fatir ayat 10
10) Surah Anbiya ayat 18
11) Surah Al-A’raf ayat 18
12) Surah Kahfi ayat 98
13) Surah Taha ayat 69
14) Surah Al-Falaq

Ayat-ayat Wirid Mangsa Hasad :

1) Surah Al Fatehah 7 x
2) Ayat Kursi 7 x
3) Surah Mulk 1 x
4) Surah Al-Qalam 7 x (ayat 51)
5) Ayat 3 Qul 7 X

Ayat-ayat Azab

1) Al-Baqarah surah 2 : ayat 206
2) Al Maidah surah 5 : ayat 33 – 37
3) An Nisa’ – surah 4 : ayat 166 – 169
4) Al Anfal – surah 8 : ayat 9 – 14
5) Al Isra’ – surah 17 : ayat 110 – 111
6) Al Hijr – surah 15 : ayat 16 – 18
7) Al Anbiya’ – surah 21 : ayat 70
As Saffat – surah 37 : ayat 1 – 10
9) Ad Dukhan – surah 44 : ayat 43 – 50
10) Al Jathiya – surah 45 : ayat 7 – 11
11) Al Ahqaf – surah 46 : ayat 29 – 34
12) Ar Rahman – surah 55 : ayat 32 – 44
13) Al Haqqah – surah 69 : ayat 25 – 37
14) Al Buruj – surah 85
15) Al A’la – surah 87
16) Az Zalzalah – surah 99
17) An Nasr – surah 110

Ayat-ayat Shifa’

1) At Taubah – surah 9 : ayat 14 – 15
2) Yunus – surah 10 : ayat 57
3) An Nahl – surah 16 : ayat 67 – 69
4) Al Isra’ – surah 17 : ayat 82
5) As Syu’ara – surah 26 : ayat 75 – 80
6) Al Fushilat – surah 41 : ayat 44

Pesakit yang tidak mampu membaca ayat2 ruqyah keseluruhannya atau yang tidak dapat membaca Al-Quran dengan baik cukup mengamalkan doa2 dan zikir di bawah ini sebagai perisai untuk dirinya :

1) Baca doa ini setiap selepas solat subuh dan solat asar:

A’u-dzu-bikalimaa-til-laa-hit-taam-maati minsh-sharri maa kholaq 3x
Aku berlindung dengan kalimah2 (ayat) Allah yang sempurna dari semua kejahatan yang di ciptakan-Nya.

2) dan doa ini

Bismillaa-hil ladzii laa yadurru ma asmihii shai’un fil ardi wa laa fis samaa-i-wahuwas samii-‘ul-aliim 3x
Dengan nama Allah yang dengan-Nya segala sesuatu yang ada dibumi dan langit tidak sekali2 akan membahayakan. Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

3) dan zikir ini 100x pagi (lepas subuh) dan petang (lepas asar atau magrib)

Laa ilahaa illaulaah wahdahu laa shariika lah lahul mulku walahul hamdu wahuwa’ alaa kulli shai-inq-qodiir. 100x
Tiada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya hanya Allah yang mempunyai semua kerajaan dan semua puji2an dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Selain doa di atas baca Ayat Kursi 313 x sekali gus dan banyakkan baca Tasbih Nabi Yunus

Laa ilaaha illa anta subhaanaka innii kuntu minadh-zhaalimiin
Tiada tuhan yang di sembah melainkan Allah, Maha Suci Engkau, akulah orang yang membuat zalim atas diriku.

Kalau tak dapat membaca kerana gangguan terlalu kuat, boleh juga pasang CD ayat ruqyah dan ayat shifa, pasangkan di rumah dan konsentrasi sambil pejamkan mata. Jika keadaan sukar di kawal, saudari bacakan ayat kursi 70 x di dalam botol berisi air dan suruhlah suami minum sambil niat supaya Allah sembuhkannya, tetapi air itu jangan di tambah jika habis, buatlah yang baru. Selain pada itu bacalah Al-Fatehah 70 x dan Al Baqarah selama 40 hari, inshallah keadaan akan lebih baik……

4 pintu besar untuk jin memasuki tubuh manusia

1) Terlalu marah
2) Terlalu gembira
3) Terlalu sedih
4) Nafsu syahwat terlalu kuat

in progress

sihir & ruqyah syariah (c&P)

MAKLUMAT BERKAITAN SIHIR Takrif Dan Pengertian Sihir:

Syeikh al-Zahri menafsirkan sihir sebagai berikut: “Sihir ialah amal perbuatan yang dilakukan dengan cara mendekatkan diri kepada syaitan dan meminta tolong kepadanya.” Pengertian asal kalimat ‘sihir’ itu sendiri ialah ‘memalingkan sesuatu dari hakikatnya kepada selainnya.’ Maka, orang yang kena sihir melihat kebatilan sebagai kebenaran dan membayangkan sesuatu tidak menurut yang sebenarnya.

Pendapat Ibnu Qadamah: ‘Sihir ialah ikatan, jampi dan perkataan yang diucapkan atau ditulis atau dibuat sesuatu yang mendatangkan kesan dan akibat buruk terhadap tubuh orang yang disihir atau terhadap hati dan akalnya tanpa menyentuhnya secara langsung.’

Teknik Merawat Orang Yang Kena Sihir:

Doa Abu Darda'

Firman Allah s.w.t yang bermaksud. :

“Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar (penyembuh) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Al Israa’:82)

Sesetengah ulama mengatakan bahawa maksud ‘syifa’ (penawar) di sini ialah syifa’ maknawi (ubat spiritual) seperti keraguan, unsur syirik, kefasikan dan kejahatan. Ada juga mengatakan syifa’ maknawi sekaligus sebagai syifa’ hissi (ubat fizikal).

Dalam hadis yang diriwayatkan dari A’isyah r.ha. bahawa Rasulullah s.a.w. masuk kepadanya ketika ada seorang wanita yang sedang dirawat dan dibacakan ruqyah, lalu Rasulullah s.a.w. bersabda kepadanya:” Ubatilah dengan kitab Allah.’

Dari hadis di atas dapat diperhatikan Rasulullah s.a.w. menyebutkan secara umum dan baginda tidak menyebutkan ayat-ayat tertentu atau surah-surah tertentu. Dengan itu jelas sekali bahawa al-Quran seluruhnya adalah syifa’ (penawar/ubat). Pengertian Ruqyah: Ruqyah biasa dikenali sebagai jampi-jampi atau mantera. Ruqyah secara syar’i (Ruqyah Syar’iyah) adalah jampi-jampi yang dibacakan oleh seseorang untuk mengubati penyakit atau menghilangkan gangguan jin atau sihir atau untuk perlindungan dan sebagainya dengan HANYA menggunakan ayat-ayat Al-Quran dan doa-doa yang bersumber dari hadis-hadis Rasulullah s.a.w. yang dapat difahami maknanya selama tidak mengandungi unsur kesyirikan

. Jenis-jenis Sihir: 1.Sihir Pemisah

Takrif: Sihir pemisah ialah sihir yang digunakan untuk memisahkan pasangan suami-isteri atau untuk menimbulkan kebencian dan permusuhan antara dua sahabat atau antara dua rakan kongsi. Jenis-jenis Sihir Pemisah: – Memutuskan hubungan antara seseorang dengan ibunya. – Memutuskan hubungan antara seseorang dengan ayahnya. – Memutuskan hubungan antara seseorang dengan saudaranya. – Memutuskan hubungan antara seseorang dengan kawannya. – Memutuskan hubungan antara seseorang dengan rakan kongsinya dalam perniagaan atau seumpamnya. – Memisahkan hubungan antara seorang suami dengan isterinya. Inilah jenis yang palng bahaya dan paling banyak berlaku di dalam masyarakat. Tanda-tanda Sihir Pemisahan: – Perubahan tiba-tiba dari cinta menjadi benci. – Berlaku keraguan antara suami-isteri. – Enggan meminta maaf. – Membesar-besarkan perselisihan walaupun penyebabnya amat kecil. – Pandangan yang buruk seorang suami terhadap isterinya dan sebaliknya. sehingga seseorang suami melihat isterinya sangat hodoh, walalupun di mata orang lain isterinya itu sangat cantik. Berlaku juga isteri melihat suaminya dalam keadaan wajah yang menakutkan. – Orang yang kena sihir pemisah akan merasa benci setiap perbuatan yang dilakkan oleh isterinya atau suaminya. – Orang kena sihir pemisah ini benci kepada suaminya ada di rumah, misalnya isteri melihat suami di luar rumah seperti biasa, tetapi ketika masuk rumah, dia merasa amat benci

. Al-Hafiz Ibnu Kathir menjelaskan: Sebab perceraian antara suami isteri akibat sihir ialah bayangan suami atau isteri terhadap pasangannya dalam rupa atau perilaku yang buruk atau sebab-sebab lainnya yang boleh menimbulkan perceraian.

 

4u Ya Rasulullah saw.

Ya Rasulullah saw…

SALAM MAULIDURRASUL 1434H ..

jom kita berselawat @ Rasulullah saw.

KHUTBAH WIDA’ RASULULLAH SAW.

Wahai manusia, dengarlah baik-baik apa yang hendak kukatakan, aku tidak mengetahui apakah aku dapat bertemu lagi dengan kamu semua selepas tahun ini. Oleh itu dengarlah dengan teliti kata-kataku ini dan sampaikanlah ia kepada orang-orang yang tidak dapat hadir disini pada hari ini.

Wahai manusia, sepertimana kamu menganggap bulan ini dan Kota ini sebagai suci, maka anggaplah jiwa dan harta setiap orang Muslim sebagai amanah suci.Kembalikan harta yang diamanahkan kepada kamu kepada pemiliknya yang berhak.Janganlah kamu sakiti sesiapapun agar orang lain tidak menyakiti kami lagi. Ingatlah bahawa sesungguhnya, kamu akan menemui Tuhan kamu dan Dia pasti membuat perhitungan di atas segala amalan kamu. Allah telah mengharamkan riba, oleh itu segala urusan yang melibatkan riba dibatalkan sekarang.

Berwaspadalah terhadap syaitan demi keselamatan agama kamu. Dia telah berputus asa untuk menyesatkan kamu dalam perkara-perkara besar, maka berjaga-jagalah supaya kamu tidak mengikutinya dalam perkara-perkara kecil.

Wahai manusia, sebagaimana kamu mempunyai hak atas isteri kamu mereka juga mempunyai hak di atas kamu. Sekiranya mereka menyempurnakan hak mereka ke atas kamu, maka mereka juga berhak untuk diberi makan dan pakaian dalam suasana kasih sayang. Layanilah wanita-wanita kamu dengan baik dan berlemah-lembutlah terhadap mereka kerana sesungguhnya mereka adalah teman dan pembantu kamu yang setia. Dan hak kamu atas mereka ialah mereka sama sekali tidak boleh memasukkan orang yang kamu tidak sukai ke dalam rumah kamu dan dilarang melakukan zina.

Wahai manusia, dengarlah bersungguh-sungguh kata-kataku ini, sembahlah Allah, dirikanlah sembahyang lima kali sehari, berpuasalah di bulan Ramadhan, dan tunaikanlah zakat dari harta kekayaan kamu. Kerjakanlah ibadah haji sekiranya kamu mampu. Ketahui bahawa setiap Muslim adalah saudara kepada Muslim yang lain. Kamu semua adalah sama; tidak seorang pun yang lebih mulia dari yang lainnya kecuali dalam taqwa dan beramal soleh.

Ingatlah, bahawa kamu akan menghadap Allah pada suatu hari untuk dipertanggungjawabkan di atas segala apa yang telah kamu kerjakan. Oleh itu, awasilah agar jangan sekali-kali kamu terkeluar dari landasan kebenaran selepas ketiadaanku.

Wahai manusia, tidak ada lagi nabi atau rasul yang akan datang selepasku dan tidak akan ada lain agama baru. Oleh itu wahai manusia, nilailah dengan betul dan fahamilah kata-kataku yang telah aku sampaikan kepada kamu. Sesungguhnya aku tinggalkan kepada kamu dua perkara yang sekiranya kamu berpegang teguh dan mengikuti kedua-duanya, necaya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya. Itulah al-Quran dan sunnahku.

Hendaklah orang-orang yang mendengar ucapanku, menyampaikan pula kepada orang lain. Semoga yang terakhir lebih memahami kata-kataku dari mereka yang terus mendengar dariku. Saksikanlah Ya Allah, bahawasanya telah aku sampaikan risalahMu kepada hamba-hambaMU.

Doammp jmp nabi s.a.w.

19 PERISTIWA di 10 MUHARRAM, tahukah anda?

MENGENANGI ~

10 MUHARRAM @ ASSYURA:

APAkah sekadar hari atau tersembunyi pelbagai indikasi?

renungkan & ambillah iktibar & rebutlah peluang sedaya berkesempatan….

nsyaAllah..

antara 19 PERISTIWA BERSEJARAH ISLAM 10 muharram yang tercatat dalam kitab Mukasyafatul Qulub inisiatif Imam al-Ghazali iaitu :

(1) Terbunuhnya Sayyidina Hussain (cucu Nabi) di Karbala’.

(2) Diterima taubat Nabi Adam a.s.

(3) Dicipta Adam a.s.

(4) Dimasukkan Adam a.s ke dalam syurga.

(5) Dicipta arasy, Kursi, langit, matahari, bulan, bintang-bintang.

(6) Dilahirkan Nabi Ibrahim a.s.

(7) Selamat Nabi Ibrahim daripada api Namrud.

(8) Selamatnya Musa dan pengikutnya.

(9) Lemasnya Firaun.

(10) Dilahirkan Nabi Isa a.s.

(11) Diangkat Nabi Isa ke langit.

(12) Diangkat Nabi Idris ke langit.

(13) Mendaratnya kapal Nabi Nuh dengan selamat di atas bukit Judy.

(14) Nabi Sulaiman diberi kerajaan yang besar.

(15) Dikeluarkan Nabi Yunus dari perut ikan Nun.

(16) Nabi Ya’kub dapat melihat kembali selepas daripada menjadi buta.

(17) Dikeluarkan Nabi Yusuf daripada telaga buta.

(18) Disembuhkan Nabi Ayyub daripada penyakitnya.

(19) Hujan yang pertama turun dari langit ke bumi.

REMINDER: Things should do on Assyura’s Day!

Asyura diambil dari perkataan ‘ASYARAH’ dalam bahasa Arab yang bermaksud 10 (sepuluh).

Jadi Hari Asyura itu bermakna hari yang kesepuluh bulan Muharam!

Ia merupakan hari agung yang amat digalakkan berpuasa, bersolat, berzikir dan mengerjakan amalan sunat lain seperti:

puasa sunat hari assyura 

mandi awal pagi serta niat mandi sunat assyura

pakai celak

solat sunat assyura 4 rakaat ( alfatihah diikuti dengan 11 x surah al-ikhlas di setiap rakaat- sebelum ruku’)

baca doa hari assyura 

Don’t Miss 10 Muharram’s nite! (malam ni..in shaa Allah)

Rasulullah SAW bersabda:

Lima waktu tidak ditolak sesuatu doa itu iaitu pada malam Jumaat, malam 10 Muharram, malam Nisfu Syaaban, malam Aidilfitri dan malam Aidiladha.

(Riwayat Bukhari dan Muslim)

 

posa sunat 9 & 10 muharram (assyura) : tuntutan, kelebihan & ganjaran

Seafdhal-afdhal puasa selepas puasa Ramadhan ialah puasa di bulan Allah yang diharamkan (Muharram). Seafdhal-afdhal solat selepas solat fardhu ialah solat malam.

 

kisah sirahnya KLIK di sini…

 

اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صِيَامِ يَوْمِ عَاشُوْرَاءَ فَقَالَ : يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَّةَ

Bahawasanya Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa-sallam ditanya tentang puasa Assyura, maka Baginda saw.bersabda:

Ia menghapuskan dosa setahun yang lalu”.

(Hadis Riwayat at-Tirmizi)

 

MAKLUMAT LANJUT TENTANG FAKTA & KELEBIHAN PUASA SUNAT2 MUHARRAM DI SINI…

INFO TENTANG TUNTUTAN & GANJARAN PUASA SUNAT2 MUHARRAM PULA, KLIKlah DI SINI, k!

🙂

hehe…

tentang HOT MUHARRAM pula di sini, ye!

 

SELAMAT BERPUASA &

SEMOGA DIPERMUDAHKANNYA BUAT KITA…

Aameeen…..

~ SMILE ~

Ihya’ Ramadhan ~ Khutbah Rasulullah saw.

KHUTBAH RASULULLAH SAW. pada 30 SYA’ABAN( MENJELANG RAMADHAN ) :

“Wahai manusia!

Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat&maghfirah~

Bulan yang paling mulia disisi Allah.

Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.

Inilah bulan ketika kalian diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah.

Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.

Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat.

Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.

Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih;

Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar.

Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.

Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.

Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu.

(Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian?”

Rasulullah saw. meneruskan:

“Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”

Wahai manusia!

Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir.

Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat.

Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain.

Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan.

Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia!

Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu.

Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tidak lagi pernah menguasaimu.

Kemudian Amirul mukminin Ali Bin Abu Thalib berdiri dan berkata:

“Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?”

Jawab Nabi SAW:

“Ya Abal Hasan! (Ali). Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.

kredit buat:

Bârakallâhu lî wa lakum, Matur syukran n Terima kasih.
Semoga Bermanfaat ya

Jakarta, 28 Juli 2010
Billahit taufiq wal hidayah
Wassalamualaikum wr.wb

Imam Puji Hartono/IPH(Gus Im)

“Utamakan SEHAT untuk duniamu, Utamakan AKHLAK dan SHALAT untuk akhiratmu”

KLIK LINK, k? tQvm ~

Rejab bulan Allah – bulan Palestine & bulan Solat’ ~

hah, nmpak x bulan malam ni??

udah masuk malam ke 26 jamadil akhir, 1433h pun sekarang nii…

nsyaAllah, 4 hari lagi akan muncul sinar 1 Rejab, 1433h (selasa : 22Mei, 2012)... teruja lak…

memasuki bulan2 mulia Rejab, Sya’aban & Ramadhan…ibarat membeli tiket ke syurga… ???

ameen…

رجب شهر الله ، وشعبان شهري ، ورمضان شهر أمتي

hadis drp. Abi Said al-Khudriy : bahawa

Rasulullah s.a.w bersabda :

“Rejab adalah bulan Allah, Sya’ban adalah bulanku dan Ramadhan pula adalah bulan umatku”.

Hadis ini banyak dicatatkan dalam kitab-kitab jawi melayu. Tetapi apakah pandangan ulamak-ulamak hadis tentang kesahihan hadis ini?

ada artikel menarik lagi tentang bulan Rejab jugak yang molek direnungi bersama iaitu;

Rejab bulan Palestine, bulan Sembahyang / Solat!!! 

Rejab Dalam Al Quran Dan Hadis

jom r baca!!

hee..

MARHABAN YA RAJAB, SYA’ABAN WA RAMADHAN…

AMEEN…

achtung!

The Malaysian Islamic Development Department (JAKIM) today confirmed the discovery of porcine-based deoxyribonucleic acid (DNA) in HP Sauce and Tabasco Pepper Sauce, two popular food seasonings widely used in cooking!

hoho…BAHAYA ni… BERJAGA2LAH dan berAWASlah bagi mereka yang gemar makan di restoran2 popular / tersohor kerana SELALUnya SAUCES ni sentiasa dalam STOK digunakan meluas dalam WESTERN COOKERY!

JAKIM confirms pig DNA found in popular seasoning sauces :

As such, the agency has urged all existing holders of Malaysian Halal certificate using these two products to switch to other Halal-certified alternative and present JAKIM with the purchase receipt for confirmation.

HP Sauce2 JAKIM confirms pig DNA found in popular seasoning sauces

HP Sauce advert, as found in The Sun newspaper in the UK.

According to JAKIM’s Director of Halal Hub Sazali Harun, producers and restaurant operators are also urged to conduct a samak process and present the samak verification letter from their respective State Islamic Religious Authorities for JAKIM’s confirmation.

Samak or sertu is a ritual cleansing process in which clay soil and water is mixed and used for cleaning tainted parts or equipments to purify from known Haram elements.

“Jakim has taken a few sample of the product and the lab test conducted by Malaysia’s Chemistry Department confirms the presence of porcine DNA in them,” Sazali said.

“Producers using these two products must also present us with the purchase receipt of a new alternative brand for our confirmation,” he said in a statement as reported in a local daily Utusan Malaysia and Information Ministry’s blog, although JAKIM’s Halal Hub website itself does not carry the news.

HP Sauce is a popular brown sauce (steak sauce) by HP Foods, now produced by H.J. Heinz in Elst, the Netherlands, although HP Sauce is still produced in the UK in sachet form at H.J. Heinz’s Telford Factory. First introduce in 1895, it is the most well-known brand of brown sauce in the UK and Canada as well as the best selling, with 71% of the UK market.

It has a malt vinegar base, blended with tomato, dates, tamarind extract, sweetener and spices. It is notable for being one of the few sauces using tamarind and is usually used as an adjunct to hot or cold savoury food, or as an ingredient in soups or stews.

Tabasco JAKIM confirms pig DNA found in popular seasoning sauces

Tabasco pepper sauce

Tabasco sauce meanwhile, is a spicy hot condiment invented in 1868 by Edmund McIlhenny and made from Tabasco peppers, vinegar and salt. Until recently, all Tabasco peppers were grown on Avery Island, Louisiana. While a small portion of the crop is still grown there, the bulk is now grown in various locations in Central and South America.

Both brands are marketed in Malaysia by GBA Corporation, a leading sales, marketing and distribution company. Established in August 1987, GBA markets a balanced portfolio of 36 brands in Malaysia selling products across multiple sectors such as food, health supplement and personal and beauty care.

In a separate statement, JAKIM also confirmed that the Malaysian Halal certificate for Penang-based Lucky Food Processing Sdn Bhd have been revoked with immediate effect following the discovery of porcine DNA in two of their products the Chicken Burger Patties and Chicken Taiwan Sausage.

The revocation of the company’s Halal certification was based on the decision of the Halal Malaysia Verification Meeting Panel Bil 12/2011 held on April 22, 2011. More details of this news is available here.

Established in 1982, Lucky Food’s main focus is in supplying a wide range of imported chilled and frozen products such as beef, lamb, poultry, venison, seafood, frozen vegetables, chilled and frozen dairies, condiments and confectionery ingredients.

Halal Media

source:

http://halalmedia.my/jakim-confirms-pig-dna-popular-seasoning-sauces

source:http://www.harian-metro-online.com/hanya-logo-halal-jakim-boleh-digunakan-mulai-1-januari-depan

mencari halaman juzuk alQuran kaedah matematik~

Alhamdulillah...

saya baru tahu kaedah ini dan ianya menarik untuk dikongsikan (sekiranya korang pun belum tau lagi…tapi, kalu dah tau tuu…sonyap2 je jap, k!)

SubhanAllah....

indahnya ilmu yang dititipNya buat kita ~ dalam sedar & jaga; tersurat mahupun tersirat!! MasyaAllah…

Tahukan kita semua bahawa kehebatan Al-Quran merangkumi semua aspek, baik luaran mahupun dalaman. Al-Quran juga mempunyai kehebatan sifir matematik yang luar biasa yang jarang diketahui umum.
Bagaimanakah kita mencari juzuk Al-Quran dengan kaedah matematik? Ilmu Allah begitu hebat hingga tidak terfikir oleh kita semua. Setiap yang Allah jadikan bukan sia-sia, pasti ada hikmah tersendiri yang tersembunyi dan memerlukan ianya direnung, dikaji dah diamalkan oleh manusa selaku hamba dan Dialah pencipta.

JOM SEMAK!

1.  Rumus Al-Banna

(Mencari Halaman Juz Al-Qur’an Standar)– Ambya Abu Fathin

H = [(n-1) x 20] + 2,

n {bilangan Juz yang sedang dicari (1-30)}

andaian untuk ke mukasurat Juz ke-26!

Cara:

Gantikan “n” dengan bilangan 26 yang merupakan bilangan juz yang sedang kita cari.

H = [(n-1) x 20] + 2

H = [(26-1) x 20] + 2
H = [(25) x 20] + 2
H = [500] + 2
H = 502

Jadi Juz ke-26 dimulai dari halaman 502. Silakan sahabat buka halaman 502, dan sahabat akan membuktikan ‘keajaiban’ rumus ini. Sahabat pun bisa membuktikan untuk membuka atau mencari halaman juz yang lain.

NB : Rumus ini berlaku untuk mushaf standar medinah (timur tengah) dan atau mushaf yang standar halamannya sama seperti Qur’an Syamil.

Adapun untuk Al-Qur’an Indonesia yang standarD halamannya terdiri dari 18 baris, rumusnya sebagai berikut :

H = [(n-1) x 16] + 1,

n {bilangan Juz yang sedang dicari (1-30)}

jika hendak ke halaman  Juz ke-26!

Caranya :

Gantikan “n” dengan bilangan 11 yang merupakan bilangan juz yang sedang kita cari.

H = [(n-1) x 16] + 1
H = [(26-1) x 16] + 1
H = [(25) x 16] + 1
H = [400] + 1
H = 401

Jadi Juz ke-26 pada Al-Qur’an cetakan Indonesia standard 18 baris dimulai dari halaman 401. silakan buktikan juga untuk juz2 yang lainnya, InsyaAllah bermanfaat.

Wallahu a’lam bish-showab.

source: http://ngajiquranonline.com/

KAEDAH KEDUA:

bagaimana kita hendak mencari halaman atau muka surat bagi sesuatu Juz dalam Al-Quran tanpa melihat indeks mukasurat pada bahagian belakang Al-Quran?

Sebagai contoh, kita ingin melihat Juz-3, maka nombor Juz iaitu 3, ditolak dengan angka 1, kemudian jawapan itu didarab dengan 2. Hasilnya kemudian akan dicantumkan dengan meletakkan nombor 2 dibelakang jumlah hasil darab tersebut.

Mari kita tengok keberkesanan ilmu matematik ini:

Juz 5, maka 5 – 1 = 4, maka 4 X 2 = 8, letak angka 2 dibelakang 8, maka Juz 5 terletak dimukasurat 82.

Juz 10, maka 10 – 1 = 9, maka 9 X 2 = 18, letak angka 2 dibelakang 18, maka Juz 10 terletak dimukasurat 182.

Kecuali Juz 7 dan 11 yang istimewa dimana nombor belakang adalah 1, yang mana cara kiraannya sama cuma nombor pada bahagian belakang adalah 1 dan bukan 2.

Cubalah sendiri, kita akan menemui keajaiban ini dan sungguh menakjubkan.

wallahu’alam…

source:http://surauat-tarbiyyah.blogspot.com/2011/08/keajaiban-al-quran-mencari-halaman-bagi.html

3. apa kata mereka tentang alQuran!

Gustave Le Bon, Sejarawan besar:

“Sungguh, kitab Al-Quran ini sangat mulia dan agung kerana dalam usia 14 abad yang dilaluinya tidak mengalami perubahan meskipun hanya sedikit dalam gayanya yang sentiasa indah. Ia selalu tampak segar seperti pada waktu diturunkan, seakan-akan ia baru diturunkan kelmarin”

George Bernard Shaw, seorang pengarang kenamaan Inggeris:

“Agama Islam boleh digunakan untuk mengobati penyakit-penyakit kemanusiaan. Orang-orang yang berfikir maju sekarang sudah mulai menyedari akan hakikatnya. Berat persangkaanku untuk mengatakan bahwa dua abad lagi, semua orang akan beragama Islam.”

Mr. Ridolf seorang jurnalis kebangsaan Inggris yang terkenal :

“ Di dalam al Qur’an banyak sekali segala sesuatu yang menyorongkan ke lingkaran hidup baru. Al Qur’an itu menerangkan apa yang benar dengan seterang-terangnya. Al Qur’an itulah yang mengikat dunia Islam dengan amat kuat. Dunia Islam sekarang ini sedang berpecahan dan berceraian, dan al Qur’anlah yang akan mengikatnya  kembali dengan eratnya.”

source:

http://nukilansiswa.blogspot.com/2010/07/al-quran-apa-kata-orang-baratbukan.html

smiLe~

~ munajat ramadhan ~

Hari Pertama

“Ya Allah, jadikanlah puasaku, puasa orang benar-benar berpuasa. Dan ibadah malamku, ibadah orang benar-benar mengerjakan ibadah. Dan jagalah aku dari tidurnya orang yang lalai. Hapuskanlah dosaku wahai Tuhan sekalian alam. Dan Ampunilah aku wahai Tuhan Maha Pengampun daripada segala dosa.”
Hari Kedua

“Ya Allah, dekatkan aku kepada keredaan Mu dan jauhkan aku daripada kemurkaan serta balasan Mu. Berilah aku kemampuan membaca ayat-ayat Mu dengan rahmat Mu, wahai Tuhan Maha Pengasih”

Hari Ketiga

Ya Allah limpahkan aku dengan kecerdikan fikiran dan kewaspadaan serta jauhkan aku daripada kebodohan dan kesesatan. Sediakan bahagian ku daripada kebaikan yang kau turunkan., demi kemurahan Mu, wahai Tuhan Maha Pemurah daripada segala dermawan.

Hari Keempat

Ya Allah berilah kekuatan kepada ku untuk melaksanakan perintah Mu dan berilah aku kemanisan berzikir. Berilah aku kekuatan melahirkan kesyukuran dengan kemuliaan Mu. Dan jagalah aku dengan jagaan dan perlindungan Mu, wahai Tuhan Maha Melihat.

Hari Kelima

Ya Allah, tempatkan aku di kalangan orang yang sentiasa memohon keampunan. Jadikanlah aku hamba Mu yang saleh serta jadikanlah aku di kalangan auliya (orang yang mendapat keutamaan Mu) yang hampir di sisi Mu dengan kelembutan Mu, wahai Tuhan yang Maha  Pengasih daripada segala pengasih.

Hari Keenam

Ya Allah, janganlah aku dihina kerana perbuatan maksiat ku kepada Mu dan janganlah menyeksa ku dengan balasan Mu. Jauhkan aku daripada sesuatu yang boleh mendatangkan kemurkaan Mu, dengan anugerah dan bantuan Mu, wahai Kemuncak Keinginan orang yang berkeinginan.

Hari Ketujuh

Ya Allah bantulah aku untuk mengerjakan puasa dan ibadah malamnya. Jauhkanlah aku daripada dosa-dosanya. Dan berilah aku zikir untuk mengingati Mu secara berterusan, dengan taufik (petunjuk) Mu wahai Pemberi Petunjuk kepada orang yang sesat.

Hari Kelapan

Ya Allah, berilah aku rezeki berupa kasih sayang kepada anak-anak yatim, pemberi makanan, penyebar salam dan bergaul dengan mulia, dengan kemuliaan Mu tempat berlindung orang yang berharap.

Hari Kesembilan

Ya Allah, sediakan bagi ku sebahagian daripada keluasan rahmat Mu. Berilah aku petunjuk dengan ajaran-ajaran Mu. Bimbinglah aku menuju keredaan Mu yang penuh dengan kecintaan Mu, wahai Harapan orang yang merindu.

Hari Kesepuluh

Ya Allah, jadikan aku di antara orang bertawakal kepada Mu dan jadikan aku di kalangan orang yang menang di sisi Mu. Ya Allah, jadikan aku di kalangan orang yang dekat di sisi Mu. Dengan ihsan Mu wahai Tempat Tuju orang yang memohon.

Hari Kesebelas

Ya Allah, tanamkan dalam diri ku kecintaan melakukan kebaikan dan kebencian melakukan perbuatan maksiat serta fasik. Ya Allah jauhkan ku daripada kemurkaan Mu dan seksaan api neraka, dengan pertolongan Mu wahai Tuhan yang menolong orang memerlukan pertolongan.

Hari Kedua Belas

Ya Allah, hiasilah diri ku dengan penutup dan kesucian. Tutuplah diri ku dengan pakaian kesederhanaan dan kerelaan. Tempatkan aku di jalan keadilan dan keikhlasan. Amankan diri ku daripada setiap perkara yang aku takut, dengan penjagaan Mu, wahai Penjaga orang yang takut.

Hari Ketiga Belas

Ya Allah, bersihkan diri ku daripada kekotoran dan kehinaan. Berilah kesabaran kepada ku untuk menerima segala ketentuan. Berilah kemampuan kepada ku untuk bertakwa dan bergaul dengan orang baik, dengan bantuan Mu wahai Pengharap orang yang miskin.

Hari Keempat Belas

Ya Allah, jangan aku dihukum disebabkan kekeliruan yang ku lakukan. Ampunkan aku daripada kesalahan dan kebodohan. Janganlah kau jadikan diri ku sasaran bala dan malapetaka, dengan kemuliaan Mu wahai Kemuliaan kaum Muslimin.

Hari Kelima Belas

Ya Allah limpahkan rezeki kepada ku berupa ketaatan orang yang khusyuk. Lapangkan dada ku dengan taubat orang yang menyesal, dengan keamanan Mu wahai keamanan orang yang takut

Hari Keenam Belas

Ya Allah, berilah kemampuan kepada ku untuk menjalani kehidupan seperti mana kehidupan orang baik. Jauhkan bagi ku kehidupan orang yang melakukan kejahatan. Lindungilah aku dengan rahmat Mu hingga ke alam akhirat, demi ketuhanan Mu wahai Tuhan sekalian alam.

Hari Ketujuh Belas

Ya Allah, tunjukkan bagi ku amal kebajikan dan penuhilah hajat serta cita-cita ku, wahai Tuhan yang Maha Mengetahui segala keperluan tanpa ungkapan permohonan. Wahai yang Maha Mengetahui segala yang ada dalam hati sekalian makhluk. Selawat dan salam ke atas Nabi Muhammad saw. dan keluarga baginda yang suci.

Hari Kelapan Belas

Ya Allah, sedarkan aku untuk mencari keberkatan. Terangkan hati ku secerah cahaya dan bimbinglah aku serta anggota ku untuk mengikuti segala ajaran Mu, dengan cahaya Mu wahai Penerang Hati orang yang bijak.

Hari Kesembilan Belas

Ya Allah, penuhkan bahagian ku dengan keberkatan dan mudahkan bagi ku menuju ke arah kebaikan. Jangan kau jauhkan aku daripada ketenteraman kebaikan, wahai pemberi Petunjuk kepada Kebenaran.

Hari Kedua Puluh

Ya Allah, bukakan bagi ku pintu-pintu syurga dan tutupkan bagiku pintu-pintu neraka. Berilah kemampuan kepada ku untuk membaca ayat-ayat suci al-Quran, wahai Pemberi Ketenangan dalam hati orang beriman.

Hari Kedua Puluh Satu

Ya Allah, berilah aku petunjuk untuk mendapat keredaan Mu. Janganlah engkau biarkan syaitan menguasai diri ku. Jadikan syurga tempat tinggal dan berehat bagi ku, wahai Pelaksana Keperluan orang meminta.

Hari Kedua Puluh Dua

Ya Allah, bukakan bagi ku pintu kelebihan dan turunkan bagi ku keberkatan mu. Berilah kepada ku untuk melakukan sesuatu yang mendatangkan keredaan Mu dan tempatkan aku dalam syurga Mu yang luas, wahai Penjawab doa orang dalam kesempitan.

Hari Kedua Puluh Tiga

Ya Allah bersihkan aku daripada segala dosa dan jauhkan diri ku daripada keaiban serta tanamkan ketakwaan dalam hati ku, wahai Pengampun kesalahan orang yang berdosa.

Hari Kedua Puluh Empat

Ya Allah, aku bermohon kepada Mu perkara yang mendatangkan keredaan Mu. Aku berlindung dengan Mu daripada perkara yang mendatangkan kemarahan Mu dan aku bermohon kepada Mu kemampuan untuk mentaati Mu serta menghindari kemaksiatan terhadap Mu, wahai Pemberi kepada yang meminta

Hari Kedua Puluh Lima

Ya Allah, jadikan aku orang yang menyintai auliya? Mu dan memusuhi musuh Mu. Jadikan aku pengikut sunnah nabi Mu, wahai Penjaga hati para Nabi

Hari Kedua Puluh Enam

Ya Allah, jadikan usaha ku sebagai usaha yang sentiasa disyukuri, dosa-dosa ku sebagai dosa yang diampuni, kebaikan ku sebagai kebaikan yang diterima dan keaiban ku sebagai keaiban yang ditutupi, wahai Tuhan Maha Mendengar daripada semua pendengar~

Hari Kedua Puluh Tujuh

Ya Allah, berilah rezeki berbentuk ganjaran Lailatul Qadar kepada ku, ubahkan perkara sulit menjadi mudah, makbulkan permintaan maaf ku dan hapuskan dosa serta kesalahan ku, wahai Tuhan Maha Penyayang kepada hamba soleh~

Hari Kedua Puluh Lapan

Ya Allah, penuhkan hidup ku dengan amalan sunnah dan muliakan aku dengan diterimanya semua permintaan, wahai Tuhan yang tidak disibukkan oleh permintaan orang meminta

Hari Kedua Puluh Sembilan

Ya Allah, hiasilah aku dengan rahmat Mu dan berikanlah aku petunjuk serta penjagaan Mu. Bersihkan hati ku daripada fitnah, wahai Yang Maha Pengasih kepada hamba yang beriman.

Hari Ketiga Puluh

Ya Allah, jadikan puasa ku disertai dengan rasa syukur dan diterima oleh Mu melalui jalan keredhaan Mu serta keredhaan rasul Mu, cabangnya yang kukuh dan kekuatan keberkatan, demi kenabian Muhamad saw dan keluarga Baginda yang suci dan segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam.

ps. credit to zie & others.

source: http://virtualfriends.net/article/articleview.cfm?AID=24030

keistimewaan ramadhan ~

Keistimewaan *berpuasa* Ramadhan ~ 

“Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadan dengan sungguh-sungguh beriman dan ikhlas kerana Allah semata-mata, nescaya diampuni Allah dosa-dosanya yang terdahulu”.

(Hadis riwayat Imam al-Bukhari)

Dari Abu Ayub al-Ansari berkata bahawa Nabi Muhammad s.a.w  pernah bersabda:

“Sesiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian dia berpuasa pula sebanyak enam hari pada bulan Syawal, seolah-olah dia berpuasa sepanjang masa”

(Riwayat Muslim)

amalan sunat sepanjang sebulan pada bulan Ramadan ini bagaikan melakukan perkara-perkara wajib. Pahala itu memang berbeza. Manakala, perkara wajib pula, digandakan sebanyak 70 kali.

Baginda saw. menggelarkan bulan Ramadan sebagai `shahrul musawah’ atau bulan prihatin.

Doa di dalam bulan Ramadan adalah mustajab, sedekah diterima, kebaikan digandakan dan azab pula ditolak.

SEDEKAH antara amalan sosial yang amat digalakkan di bulan mulia, ramadhan ini :

~ BERSEDEKAH KEPADA KAUM KERABAT akan mendapat dua pahala, iaitu pahala menghubungkan silaturahim dan kedua, pahala khas bersedekah.

~ dijanjikan syurga dan sedekah akan menjadi pendinding daripada api neraka, dan boleh menjinakkan hati serta mengikis sifat sombong & mementingkan diri sendiri sahaja.

~ sebuah hadith daripada Anas r.a., Baginda saw. bersabda bermaksud:

Bersedekahlah kamu, sesungguhnya bersedekah itu melepaskan kamu daripada Jahanam.

al-Quran mendidik manusia supaya menyumbang atau bersedekah dengan apa yang kita sayang untuk mencapai darjat kebaikan.

KISAH MENARIK ~ sebagai RENUNGAN:

BIAYA MENUJU PERANG TABUK OLEH SEDEKAH SAIDINA UTSMAN BIN AFFAN r.a.

Rasulullah saw. berdiri, “siapa yang mau berinfak?”

Sayyidina Utsman berdiri

“Aku ya Rasulullah 100 ekor onta” (1 ekor onta itu harganya 40 ekor kambing) 100 ekor onta sudah dengan pelananya “Siap”, sahut sayyidina Utsman bin Affan ra,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata,
“jazakallah khair ya Utsman”  lalu duduk Sayyidina Utsman,

Rasul berdiri lagi,
“ada lagi yang mau berinfak?”
Sayyidina Utsman berdiri lagi,
“ya Rasulullah, aku 200 ekor onta tambah yang tadi 100 jadi 300”

Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam berkata,
“cukup Utsman duduk, yang lain ada yang bantu?” 

Berdiri lagi Sayyidina Utsman,
“ya Rasulullah saw.300 ekor unta tambah 300 yang tadi 200 pertama 100, 200, 300 jadi jumlahnya 600 ekor unta dengan pelananya dengan perlengkapannya fisabilillah”

Maka berkatalah Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam
“tidak ada lagi musibah yang akan menimpa Utsman bin Affan setelah ini”

# seluruh biaya menuju perang Tabuk telah ditanggung Utsman bin Affan r.a.

Semoga sesama kitaberusaha meningkatkan amalan kebaikan di bulan mubarak ini ~ nsyaAllah..

ameeen…

HPP RAMADHAN ~ RAMADHAN _KAREEM!!!

~ smile ~

zikir mudah imam ghazali

Amalan Zikir (harian) Imam Ghazali:

insyaAllah, mereka yang beramal dengan zikir ini akan diberkati hidupnya, dikekalkan hidayah & taufik kepadanya dan mati dalam iman ( details in IHYA ULUMUDDIN) …semoga diberkahi Ilahi & dikurniakan syafaat para Nabi .

just trust in allah

 ZIKIR HARI JUMAAT :

 

YA ALLAH … YA ALLAH … 

~ Allah akan memberi ketenangan hati bagi yang membacanya dan diberi kelazatan berzikrullah.

friday ever

ZIKIR HARI SABTU:  

LAA ILA HA ILLALLAH (Tiada Tuhan Yang Disembah Melainkan Allah)

~Allah hampir kepada kita & memberi segala kebaikan hamba yang memujinya.

ZIKIR HARI AHAD:

 YA HAYYU YA QAIYUUM

(Ya Tuhan Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri-  tidak perlu kepada pertolongan)

~ Memperolehi harta yg banyak & berkat semasa hidup .

ZIKIR HARI ISNIN: 

LAA HAWLAWA LAA QUWWATA ILLA BILLAA HIL A’LI YIL Ad’ZIM

tiada daya & kekuatan melainkan dengan kekuasaan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung

 Allah memberi ganjaran pahala seperti Gunung Uhud dan Allah memberi kekuatan beribadah kepadanya.

ZIKIR HARI SELASA:

Berselawat ke atas Rasulullah saw.

Mendapat rahmat Allah dan syafaat Rasulullah saw. di dunia dan di akhirat

ZIKIR HARI RABU: 

ASTAGHFIRULLAH HAL A’dZIM

(aku mohon keampunan kepada Allah yang Maha Agung)

~Setiap kali dibaca zikir di atas, menghilangkan satu titik hitam dalam hati dan Allah memberi keampunan kepada hambaNya.

ZIKIR HARI KHAMIS:

SUBHANALLAH HIL A’ZIMI WABIHAMDIH

(Maha Suci Allah Yang Maha Agung & Segala Puji UntukNya)

 ~ Diampunkan dosa kita walau sebanyak buih di laut atau pasir di bumi Allah.

jom..

~ sesebaik amal adalah yang sedikit tetapi berterusan ~

 

NASIHAT2 IMAM AL- GHAZALI:

 

anggaplah,

Jika berjumpa dengan kanak-kanak – bahawa kanak-kanak itu lebih mulia daripada kita, kerana kanak-kanak ini belum banyak melakukan dosa daripada kita.

 Apabila bertemu dengan orang tua – bahawa dia lebih mulia daripada kita kerana dia sudah lama beribadat.

Jika berjumpa dengan orang alim – dia lebih mulia daripada kita kerana banyak ilmu yang telah mereka pelajari dan ketahui.

Apabila melihat orang jahil – mereka lebih mulia daripada kita kerana mereka membuat dosa dalam kejahilan,

sedangkan kita membuat dosa dalam keadaan mengetahui.

JANGAN ANGGAP KITA LEBIH MULIA daripada orang jahat kerana mungkin satu hari nanti dia akan insaf dan bertaubat atas kesalahannya…..

lukmanul hakim-pesanan

 

 

ingin berkenalan?

huhu.. saya rasa saya tidak tersilap pandangan dalam menilai dia, sekalipun tidak pernah bersapa atau bertentang mata… dari jauh sebagai pemerhati sesekali, cukup buat hati terpaut dan ingin berkenalan.. haha… sapa ye, insan yang telah mencuri pandangan & membuka persepsi minda ini?

syyyyytt….baca sampai habih tau..

ada komen agak menarik tentang insan pilihan yang dirasa molek untuk dikongsikan bersama… ingat, baca ini dengan open-minded, tau ! semoga tidak disalahtafsirkan..

Dr. Lo’Lo’ yang saya kenali … bacalah sampai habis

(al-fatihah untuknya…)

Dr Lo’lo’ yang Saya Kenali:

oleh Dr Mohd Asri Zainul Abidin
Jul 19, 11 8:46am

Kita hanyalah bilangan hari. Apabila sebahagian bilangan hari itu pergi, sebahagian diri kita juga pergi. Apabila kesemua telah habis pergi, maka berakhirlah riwayat ini.

Hidup hanyalah sebuah perjalanan, pasti ada tarikh perhentiannya. Tiada siapa dapat menghalang, walau sehebat mana pun dia merancang.
Dunia hanya ladang untuk menuai bekalan. Dataran menuju ke persada sebenar kehidupan. Dunia ini amat sementara; ada hari datang dan ada pula hari perginya.
Apabila saya menerima berita kematian YB Dr Lo’lo’ Mohd Ghazali, perasaan saya menjadi sugul. Saya teringatkan sikap prihatin beliau kepada saya sepanjang saya mengenalinya.
Paling sayu, saya teringat permintaan beliau beberapa minggu lepas ketika saya menziarahi beliau dalam keadaan yang amat uzur. Beliau meminta saya menulis sebuah puisi untuknya. Ternyata saya tidak menunaikan harapan itu sehingga beliau meninggal. Padahal, saya telah sebut ‘insyaAllah’.
Hari ini jenazah beliau dikebumikan, malang sekali lagi saya tidak dapat hadir kerana ada viva student di USM.
Namun doa saya untuknya sejak saya mendengar kematiannya. Saya juga harap tulisan ini dapat memberikan manfaat yang lebih dengan saya merayu kepada pembacanya agar berdoa kepada Allah untuk diberikan rahmat dalam keampunan kepada Lo’lo Ghazali, hamba Allah yang telah pulang ke kehidupan yang hakiki.
Saya ingin mencoret sedikit mengenai beliau dengan kadar sedikit yang saya kenal. Saya mulakan dengan apa yang Nabi SAW nasihati kita:
“Sesiapa dalam kalangan kamu yang terpaksa memuji saudaranya, maka hendaklah dia berkata: ‘aku menilainya demikian, Allah jua yang menjadi penilainya yang sebenar, aku tidak akan memuji sesiapa atas nama Allah”
(Riwayat al-Bukhari dan Muslim).
Ya, hanya Allah yang mengetahui hakikat kita. Kita menilai apa yang zahir, Allah jua mengetahui apa yang batin. Mungkin apa yang ada di sisi Allah lebih baik dari apa yang kita sangka dan tahu. Demikian juga sebaliknya.

Peringatan jawatan mufti:

Saya bukan terlalu mengenali Dr Lo’lo’. Cuma ada beberapa coretan sekadar yang saya kenal beliau. Saya mula mengenali Dr Lo’lo’ sejak sebelum saya menjadi mufti Perlis lagi. Beliau menghadiri beberapa majlis ucapan saya.
Kali terakhir seingat saya di UIA, semasa saya berforum. Apabila saya ditawarkan menjadi mufti pada tahun 2006, Dr Lo’lo’ menghantar email mengingatkan saya tentang bahaya jawatan tersebut.
Sebagai anak bekas Mufti Perak, beliau menceritakan pengalamannya. Saya masih simpan peringatan itu. Antara yang beliau sebut “Saya juga seorang manusia yang daif tetapi saya ingin berkongsi pengalaman kerana pernah hidup sebagai anak mufti dan berkongsi pahit maungnya serta cabaran seorang mufti bagi kerajaan yang tidak mengamalkan Islam sepenuhnya.
“Banyak kali arwah bapa saya bersungut dan menyatakan kesal kerana nasihat dan pandangannya tidak dipedulikan, keputusan majlis fatwa yang dianggotainya dibuang dalam tong sampah, bagaimana payahnya berhadapan dengan sultan-sultan yang kehidupan mereka dikelilingi dengan pelbagai adat dan kebiasaan yang tidak selaras dengan Islam.
“Itu belum kira kerenah MB, exco-exco dan YB-YB lagi…itu cerita 30 tahun lalu, saya percaya kini cabaran untuk seorang mufti kerajaan adalah lebih hebat lagi. Saya berdoa agar Dr Asri dipandu untuk memilih keputusan yang terbaik dunia dan akhirat”.
Itulah antara kandungan email beliau.
Lahir dari jiwa yang ikhlas terhadap saya dan naluri yang prihatin terhadap agama. Saya merenung kata-katanya ketika itu. Kali ini apabila saya membaca sekali lagi, saya dapat rasakan indahnya kejujuran yang terkandung dalam nasihat itu.
Ya, sering kali sesuatu lebih bernilai kita rasakan, apabila empunya telah pergi. Semoga menimbang kata-kata nasihatnya itu sebagai himpunan amalan soleh beliau.
Apabila saya menjadi mufti Perlis, saya agak terputus dengan beliau. Hanya sekali-sekala beliau bertanya beberapa perkara. Mungkin beliau rasa ketika itu saya rapat dengan pemimpin Umno.
Apabila berhenti dari jawatan mufti, pada hari yang berikutnya saya terus ke United Kongdom. Di UK, saya sempat bertemu dan berhubung baik dengan anak beliau Saudara Fawwaz yang ketika itu tinggal Manchester.
Layanan baik Fawwaz kepada saya dan keluarga ketika melawat dan berceramah di Manchester tidak dapat saya lupakan. Ini menjadikan kembali saya mengingat sikap baik ibunya kepada saya.
Apabila pulang ke Malaysia, kemudian berlaku peristiwa saya ditahan JAIS dan ke mahkamah, ramai pemimpin politik dan NGOs yang hadir. Dr Lo’Lo’ yang ketika itu uzur juga turut hadir ke mahkamah di Gombak.
Sempat saya bercakap dengan beliau. Saya ingat lagi, beliau kata kepada saya:
“Ini ada hikmahnya, ujian dan cabaran, Allah mahu ustaz memimpin rakyat, turut ke medan, bersama-sama mengubah keadaan yang ada”.
Saya diam. Saya akur. Saya tahu beliau jujur. Hati nuraninya yang sayangkan kebaikan dan bencikan kezaliman itu tidak dapat disembunyikan sekalipun di sebalik tubuh yang uzur. Selepas hari itu, agak kerap juga kami bertanya khabar.

Masuk Umno

Kadang-kala beliau bertanya saya pandangan dalam pelbagai isu agama. Beliau fahami pendirian saya. Beliau saya rasa suka dengan cara apa yang saya faham mengenai beberapa perkara dalam Islam ini.
Apabila timbul berita saya akan masuk Umno, Dr Lo’lo’ menghubungi saya dengan tegas. Kata beliau: “Janganlah ustaz tambahkan sakit saya dengan berita-berita yang macam ini. Saya pernah teramat kecewa apabila Anwar Ibrahim masuk Umno. Saya harap ustaz tidak mengulangi kesilapan itu. Saya akan amat kecewa jika ustaz membuat tindakan yang sama”.
Saya meminta beliau memberikan masa agar spekulasi itu berakhir lagi dua tiga hari. Beliau terus mengingatkan saya agar jangan tersilap langkah. Keesokannya, barangkali beliau mendengar desus-desas itu makin kuat, maka beliau sms kepada saya dengan tegas, katanya: “mati hidup semula saya tidak akan mempercayai ustaz lagi jika ustaz masuk Umno.
“Apakah ustaz takut kepada cabaran di dunia ini? Atau mengharapkan kedudukan di dunia sehingga sanggup hendak masuk Umno? Jika ustaz tidak mahu masuk PAS pun, janganlah masuk Umno”.
Saya simpati dan rasa bersalah memandang beliau uzur. Saya terus bercakap dengannya dengan memberikan jaminan bahawa apa yang beliau khuatiri itu insyaAllah tidak berlaku. Saya beritahu bahawa pimpinan PAS lain, khusus Ketua Dewan Ulama PAS juga telah bercakap dengan saya dan memberikan nasihat.
Namun, apabila 40 orang ulama muda masuk Umno, Dr Lo’lo sekali lagi berhubung dengan saya dan berkata: “Tergamak ustaz membiarkan sahabat-sahabat ustaz masuk Umno, sedangkan saya ini bersusah payah hendak memastikan mereka yang berpegang dengan manhaj al-Quran dan as-Sunnah masuk ke dalam PAS.
“Jika Tuan Guru Nik Aziz tidak ada nanti, macam manalah perjalanan PAS ini. Ini, ustaz pula biarkan kawan-kawan masuk Umno”.
Saya diam. Ada perkara yang saya tahu yang mungkin beliau tidak tahu. Begitulah sebaliknya. Apa pun, saya amat berterima kasih, sikap beliau yang sentiasa prihatin kepada perkembangan Islam dan masa depan dakwah. Beliau seorang serikandi, seorang mujahidah, seorang yang jujur dengan keyakinannya.
Saya tahu, ya kadang-kala apabila saya mengkritik tokoh utama Pakatan Rakyat Dr Lo’lo’ kurang selesa. Dia akan sms melahirkan ketidakpuasan hatinya. Kadang-kala bahasanya ‘tegas’.
Saya sering tersenyum apabila membaca smsnya. Ya, bukan semua perkara kita dapat sama dan seiya sekata. Namun, yang pasti ia adalah kata-kata yang datang dari seorang yang prihatin.
Namun, beliau lama-lama biasa dengan sikap saya yang memberikan pandangan kepada kedua belah pihak. Sebelum muktamar PAS beliau memohon agar saya mewar-warkan semula artikel lama saya ‘Ulama atau professional jadi pemimpin’ (http://drmaza.com/home/?p=605).
Beliau kata, beliau ingin meminta supaya Harakah menyiarkannya semula. Saya tahu aliran pemikiran yang ingin ramaikan professional dalam kepimpinan PAS.

Ziarah Hospital:

Apabila saya mendapat berita beliau amat uzur dan berada dalam keadaan kritikal di hospital, saya hubungi Fawwaz. Saya pohon untuk menziarahinya. Saya pergi dengan beberapa orang sahabat, sebahagian mereka ustaz-ustaz.
Dr Lo’lo meminta untuk hanya saya sahaja yang masuk dahulu. MasyaAllah, saya melihat seorang serikandi mujahidah dalam kedaan yang uzur terbaring di katil.
Wajahnya sudah kelihatan bengkak. Pun, begitu masih lagi dengan pakaian muslimahnya. Beliau menangis ketika itu. Dalam celahan itu saya mendengar indahnya kata-kata beliau: “ustaz, saya bimbang saya tidak dapat menjadi hamba Allah yang baik”.
Kata-kata itu menusuk ke dalam jantung saya bagaikan cahaya ruhi yang menyelinap masuk ke dalam urat nadi. Ia adalah kata-kata yang lebih murni dari segala lafaz seni, kata-kata yang lahir dari nurani insani yang mendambakan kasih-sayang Allah.
Kata-kata yang tidak lahir di saat-demikian melainkan dari jiwa yang sentiasa berhubungan cinta dengan Allah. Demikian penilaian saya. Hakikat yang sebenar kembali kepada Allah.
Kemudian, sempat beliau berpesan kepada saya untuk terus memberikan pandangan kepada PAS dan beliau bersyukur segala usaha beliau dan sahabat-sahabatnya mula melihatkan hasil dalam PAS.
Beliau meminta saya tuliskan sebuah puisi untuk beliau. Saya berjanji insyaAllah. Nampaknya, puisi itu akan lahir selepas pemergian beliau.

Ustaz Sampul:

Selepas habis berbicara dengan saya, beliau mengizinkan sahabat-sahabat yang bersama saya masuk. Dalam keuzuran yang amat sangat itu, beliau masih sempat memberikan nasihat.
Antara yang beliau kata; “Maaflah saya ingin sebut, ustaz-ustaz ini jangan asyik fikirkan sampul sahaja. Ramai yang rasa selesa, hanya dok berkuliah dalam masjid, selepas itu seronok dapat sampul duit tapi tidak mengambil tahu apa yang berlaku kepada umat; khususnya anak-anak muda kita kat luar sana”.
Ya, itulah kata-kata beliau. Ia amat benar. Itu penyakit yang menimpa ramai yang memakai gelaran ustaz atau ‘pendakwah’.
Pahit yang terpaksa diakui, bukan sedikit yang fikirannya berlegar kepada wang dalam sampul yang akan menjadi habuan selepas kuliah atau ceramah. Bukan salah. Namun, apabila itu dijadikan buruan, maka ramai yang mengelak diri dari arus dan tribulasi perjuangan.
Kata-kata Dr Lo’lo’ itu terbit dari hati nurani seorang daiyah (pendakwah). Bukan singkat masa beliau menelusuri pengalaman dan perjuangan.
Ya, beliau banyak di medan politik. Sebahagian ijtihad siyasi dan pandangan politiknya mungkin berbeza dengan saya. Namun, saya tetap hormati jasa dan sumbangannya. Zahir pada kehidupan sebagai seorang muslimah dan mujahidah. Berjuang membela keyakinannya mengenai Islam dan keadilan.
Sebagai seorang sahabat dan insan yang masih hidup atas bumi ini, saya hanya mampu berdoa untuknya agar dilimpahi rahmat dan keampunan, kemudian meneruskan perjalanan hidup ini sehingga sampai ke destinasi seperti mana beliau pun telah menamatkannya.

~sekian~

credit to:

http://www.tranungkite.net/v11/modules.php?name=Forums&file=viewtopic&t=18126#582929

read more :

http://mynewshub.my/2011/07/18/titiwangsa-mp-dr-lo-lo-laid-to-rest/

isra’ mi’raj adalah perjalanan hati yang baik menuju Allah..

proses peristiwa isra’ mi’raj Rasulullah s.a.w  dimulai dengan pembersihan hati yang memang suci lagi disucikan..milik Nabi Muhammad s.a.w. inilah keutamaan langsung dalam menakluk cintaNya..

penyejuk jiwa kepada segala sifat mazhmumah dicairkan dengan bonus solat 5waktu sahaja sehari semalam untuk Rasulullah s.a.w. dan umat2nya  – kurniaan dari Yang Maha ESA! tempat tumpuan maksud, tempat rujukan alam…yang selalu bersedia memperkenankan hajat tapi tidak terikat dengan sesuatu..ESA!

solat adalah isra’ & mi’raj kita’ kepada Allah… bersamalah kita memperbaiki hati dan menjadikan solat senjata ampuh yang  bisa menongkah arus kepincangan umat yang amat goyah dewasa ini..

nsyaAllah…

ameeen…

ps. salam isra’ mi’raj 1432H ( today: 29 Jun, 2011 , Wednesday)!!

1.DO CLICK  TO KNOW MORE BOUT ‘POSA SUNAT I/M

http://soaljawab.jais.gov.my/index.php?option=com_content&task=view&id=253&Itemid=85

2. Menyingkap Beberapa Rahsia Di Sebalik Peristiwa Isra’ dan Mi’raj.

http://hafizfirdaus.com/content/view/158/81/1/0/

 

DOA ANGIN AHMAR (C&P)

FADHILAT DOA ANGIN AHMAR

1. Selamat Dari Terkena Penyakit.

Barangsiapa membaca doa Angin Ahmar ini walaupun sekali dalam seumur hidupnya, Insya Allah nescaya terselamat dari terkena penyakit Angin Ahmar atau Angin Merah.

2. terSelamat Dari Mengalami Penyakit Angin   Ahmar Dari Berterusan.

Diriwayatkan bahawa ketika cucunda Rasulullah SAW Saidina Hasan sakit, Rasulullah SAW membaca doa Angin Ahmar dengan sebentar sahaja ia sembuh, dapat bangun dan berdiri serta hilang dari sakit yang dialaminya.

Rasulullah SAW lalu menyuruh pada sahabatnya agar membaca doa Angin Ahmar ini dan mengajarnya kepada umat Islam.

Barangsiapa yang pernah mengalami penyakit Angin Ahmar, maka hendaklah sentiasa mambaca doa ini agar dapat diringankan atau disembuhkan dengan izin Allah SWT.

Cara lain untuk merawat penyakit Angin Ahmar ialah dengan menulis doa ini dengan dakwat yang bersih pada cawan atau pinggan putih, kemudian basuhkan dengan air bersih, lalu sebagainya diminum, disapu atau diusap pada seluruh anggota tubuh badan yang terkena atau dibuat mandi. Insya Allah dapat disembuhkan dengan izin Allah SWT.

Makna doa:

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM.

stroke-warning-signs

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang;

dan dengan-Nya kami memohon pertolongan; dan dengan Allah; dan dari Allah; dan kepada Allah; dan segala pujian tertentu bagi Allah; dan tiada Tuhan melainkan Allah; dan Allah Maha Besar, yang Maha Mulia dan Maha Agong; yang aku takut dan bimbang terhadap-Nya. Allah Maha Besar dengan segala kebesaran-Nya; segala pujian tertentu bagi Allah, sebanyak-banyak pujian. Dan Maha Suci Allah pagi-pagi dan petang-petang. Dengan nama Allah yang menyembuhkan, dengan nama Allah yang mencukupkan; dan dengan nama Allah yang menyihatkan; dengan nama Allah yang dengan nama-Nya tiada memberi mudharat sesuatu apa jua di bumi dan di atas langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan Kami turunkan sesetengah dari Al-Quran yang menjadi penawar dan rahmat untuk orang-orang yang beriman.

Ya Allah, aku yang menjampi dan Engkau yang menyembuhkan. Aku berlindung dengan-Mu daripada kejahatan yang telah Engkau takdirkan. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Aku berlindung dengan Allah, Tuhanku dan Penciptaku, Pembentukku dan Pencipta Rupabentukku dan Pemberi Rezeki sekalian manusia. Aku berlindung dengan Allah daripada sekalian kebinasaan, dan segala maksiat, bala bencana, penyakit dan segala kesakitan, kemalasan, kemunduran dan kebinasaan.

Ya Allah, lindungilah penanggung (pengguna) suratku ini dengan nama-Mu yang Maha Mulia dan Maha Agung; dan sifat-sifat-Mu yang sempurna, wahai Yang Mempunyai Kebesaran dan Kekayaan. Wahai Tuhan yang memiliki kerajaan alam malakut; wahai Tuhan yang memiliki keagongan dan kegagahan. Maha Suci Engkau, alangkah besarnya Engkau wahai Pencipta segala langit dan bumi. Wahai Tuhan tempat berlindung mereka yang menyesal (akan dosa-dosa mereka); wahai Tuhan yang Maha Pengasih terhadap orang-orang miskin; wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kekuasaan, wahai Tuhan yang mempunyai belas kasihan dan memberi kebajikan dan ihsan; wahai Tuhan yang banyak kasih sayang, wahai Tuhan yang banyak memberi; wahai Tuhan yang Maha Gagah dan tiada sesiapapun yang mampu mengalahkan-Nya; wahai Yang Melindungi dan Dia tidak memerlukan perlindungan, aku berlindung dengan-Mu dari azab ke atas badan dan kesempitan; dan aku berlindung dengan-Mu dari penyakit Angin Ahmar dan penyakit yang besar yang menimpa ke atas diri dan roh, darah dan daging, tulang dan kulit, urat dan urat saraf.

Maha Suci Engkau; yang apabila Engkau menghendaki sesuatu maka Engkau hanya mengatakan “Jadilah! Maka jadilah ia”. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Wahai Tuhan yang menjadikan; wahai Tuhan yang membuat kebajikan, wahai Tuhan yang memberi pertolongan, wahai Tuhan yang Maha Gagah, wahai Tuhan yang Maha Adil, wahai Tuhan yang Berdiri dengan Keadilan, wahai Tuhan yang mendengar tangisan orang-orang yang meminta pertolongan. Wahai Tuhan yang memulakan (dari tiada kepada ada), wahai Tuhan yang mengembalikan, wahai Tuhan yang menolak, wahai Tuhan yang Mencukupkan. Wahai Tuhan yang menyembuhkan, wahai Tuhan yang meng’afiatkan, wahai Tuhan yang memberi pertolongan terhadap orang yang memohon pertolongan.

Wahai Tuhan yang menerima kesyukuran, wahai Tuhan yang banyak memberi balasan atas kesyukuran. Wahai Tuhan yang Maha Kasih Sayang, wahai Tuhan yang Maha Belas Kasihan, wahai Tuhan yang memberi pertolongan, wahai Tuhan yang Maha Berkuasa, wahai Tuhan yang Maha Gagah, wahai yang Maha Berkuasa, wahai Tuhan yang Maha Agung, wahai Tuhan yang mendahulukan, wahai Tuhan yang mengkemudiankan. Wahai Tuhan yang hidup, wahai Tuhan yang berdiri dengan sendiri-Nya, yang membalas mereka yang jujur dengan balasan ke atas tiap-tiap diri dengan apa yang mereka usahakan. Wahai Tuhan yang memerintahku, wahai Tuhanku yang memiliki aku, wahai Tuhan yang memberi perlindungan.

Wahai yang Maha Mengetahui sesuatu yang kami sembunyikan dan kami dedahkan; wahai Hakim yang menjatuhkan hukuman, wahai Tuhan yang memerintah sekalian orang-orang yang beriman; wahai Tuhan pembantu orang-orang yang dhaif dan miskin; wahai Tuhan yang Mencukupi keperluan orang-orang yang bertawakkal.

Wahai Tuhan yang mendatangkan malam ke atas siang dan siang ke atas malam; wahai Tuhan yang Gagah (mengalahkan) setiap syaitan yang sangat durhaka, wahai Tuhan yang mengalahkan setiap orang yang sombong lagi degil; wahai Tuhan sebaik-baik Pemerintah; wahai Tuhan yang sebaik-baik memberi pertolongan, wahai Tuhan yang memberi rezeki kanak-kanak yang kecil, wahai Tuhan yang Maha Pengasih terhadap orang tuan (yang sangat tua), wahai Tuhan yang memerintah orang-orang yang beriman; wahai Tuhan bagi orang-orang yang dahulu dan orang-orang yang kemudian; wahai Tuhan yang pengasih kepada orang-orang yang bertaubat, wahai Tuhan yang Maha Pengasih dari kalangan yang mengasihi. Wahai Tuhan sebaik-baik pengampun dari yang mengampuni; wahai Tuhan sebaik-baik pewaris; wahai Tuhan sebaik-baik Pemberi Keputusan; wahai Tuhan yang memerintah pada Hari Pembalasan.

Ya Allah, hanya Engkaulah yang aku sembah dan hanya kepada Engkaulah aku memohon pertolongan. Dan kepada-Mu aku bertawakkal. Dan kepada-Mu aku gemar dengan apa yang ada di sisi-Mu. Kepada-Mu aku berharap dan hanya Engkau yang aku takuti. Ya Allah, peliharalah aku dari segala kepayahan hidup dan penyakit-penyakit dan segala kesakitan dan kesusahan dan darah hitam.

Ya Allah, peliharalah aku dari penyakit yang merbahaya dan dari penyakit Angin Ahmar dan penyakit darah kuning, dan segala kebinasaan dan segala maksiat dan pengsan, dan kerunsingan dan kesedihan dan dukacita dan dari di penjara. Ya Allah, peliharalah aku dari kejahatan binatang buas, dan binatang yang melata, serta permusuhan (benci membenci) orang awam, dan dari kekalahan dan kejahatan syaitan; dan raja, kemarau, kemahalan barang keperluan, dan gempabumi, dan bala bencana, dan keruntuhan bangunan, dan serangan musuh. Ya Allah, peliharalah aku dari kejahatan orang-orang yang jahat dan tipudaya orang-orang yang melampau, dan dari sesuatu yang silih berganti atasnya oleh malam dan siang melainkan yang datang itu adalah dengan baik, wahai Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Aku berlindung dengan Engkau dari kejahatan setiap kejadian yang Engkaulah pemegang ubun-ubunnya; sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang tegak dan lurus. Engkau ialah Tuhanku dan di atas Engkau jua aku bertawakkal, dan Engkaulah yang Mencukupkan aku, dan sebaik-baik yang Mewakili, sebaik-baik Pemerintah dan sebaik-baik yang Memberi Pertolongan. Dan tiada daya upaya bagiku melainkan dengan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agong.

Dan cukuplah kami oleh Allah, dan sebaik-baik yang mewakili sebagai Pemerintah dan Engkau sebaik-baik pemberi pertolongan. Allah yang mencukupkan, Allah yang menyembuhkan, Allah yang memberi a’fiat. Dan ucap selawat oleh Allah ke atas penghulu kami Nabi Muhammad saw. & ke atas keluarga & sahabat-sahabatnya; selamat sejahtera; dan segala pujian bagi Allah Tuhan Pemerintah Seluruh Alam.

…. Ameen…

NSYAALLAH!

WASIAT SEPANJANG JALAN…12 Rabi’ulawwal

mari perbanyakkan solawat terutamanya pada hari Jumaat!

 

Wahai manusia, dengarlah baik-baik apa yang hendak kukatakan. Aku tidak mengetahui apakah aku dapat bertemu lagi dengan kamu semua selepas tahun ini. Oleh itu dengarlah dengan teliti kata-kataku ini dan sampaikanlah ia kepada orang-orang yang tidak dapat hadir disini pada hari ini.

Wahai manusia, sepertimana kamu menganggap bulan ini dan kota ini sebagai suci, maka anggaplah jiwa dan harta setiap orang Muslim sebagai amanah suci. Kembalikan harta yang diamanahkan kepada kamu kepada pemiliknya yang berhak. Janganlah kamu sakiti sesiapapun agar orang lain tidak menyakiti kamu lagi. Ingatlah bahawa sesungguhnya kamu akan menemui Tuhan dan Dia pasti membuat perhitungan di atas segala amalan kamu. Allah telah mengharamkan riba, oleh itu segala urusan yang melibatkan riba dibatalkan mulai sekarang.

Berwaspadalah terhadap syaitan demi keselamatan agama kamu. Dia telah berputus asa untuk menyesatkan kamu dalam perkara-perkara besar, maka berjaga-jagalah supaya kamu tidak mengikutnya dalam perkara-perkara kecil.

Wahai manusia, sebagaimana kamu mempunyai hak atas isteri kamu, mereka juga mempunyai hak diatas kamu. Sekiranya mereka menyempurnakan hak mereka keatas kamu maka mereka juga berhak untuk diberi makan dan pakaian dalam suasana kasih sayang. Layanilah wanita-wanita kamu dengan baik dan berlemah lembutlah terhadap mereka kerana sesungguhnya mereka adalah lemah dan pembantu kamu yang setia. Dan hak kamu atas mereka ialah mereka sama sekali tidak boleh memasukkan orang yang kamu tidak sukai ke dalam rumah kamu dan dilarang melakukan zina.

 

Wahai manusia, dengarlah bersungguh-sungguh kata-kataku ini, sembahlah Allah, dirikanlah sembahyang lima kali sehari, berpuasalah di bulan Ramadan, dan tunaikanlah zakat dari harta kekayaan kamu. Kerjakanlah `ibadah Haji’ sekiranya kamu mampu. Ketahuilah bahawa setiap Muslim adalah saudara kepada Muslim yang lain. Kamu semua adalah sama, tidak seorang pun yang lebih mulia dari yang lainnya kecuali dalam takwa dan beramal soleh.

 

Ingatlah, bahawa kamu akan menghadap Allah pada suatu hari untuk dipertanggungjawabkan di atas segala apa yang telah kamu kerjakan. Oleh itu awasilah agar jangan sekali-kali kamu terkeluar dari landasan kebenaran selepas ketiadaanku.

Wahai manusia, tidak ada lagi Nabi atau Rasul yang akan datang selepasku dan tidak akan lahir agama baru. Oleh itu wahai manusia, nilailah dengan betul dan fahamilah kata-kataku yang telah aku sampaikan kepada kamu.

Sesungguhnya aku tinggalkan kepada kamu dua perkara, yang sekiranya kamu berpegang teguh dan mengikuti kedua-duanya, nescaya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya. Itulah Al-Quran dan Sunnahku.

 Hendaklah orang-orang yang mendengar ucapanku, menyampaikan pula kepada orang lain. Semoga yang terakhir lebih memahami kata-kataku dari mereka yang terus mendengar dariku.

Saksikanlah Ya Allah, bahawasanya telah aku sampaikan risalah-Mu kepada hamba-hamba-Mu…..

  

 

 

sweet..

 

cantiknya… subhanAllah..

The Beauty of Mathematics !

1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321

1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 +10= 1111111111

9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654 x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888

….masyaAllah….. Brilliant, isn’t it?

nOw, Look at this symmetry:

1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 = 1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
1111111 x 1111111 = 1234567654321
11111111 x 11111111 = 123456787654321
111111111 x 111111111 = 12345678987654321

and, take a look at this…

101%

From a strictly mathematical viewpoint:

What Equals 100%?

What does it mean to give MORE than 100%?

Ever wonder about those people who say they are giving more than 100%?

We have all been in situations where someone wants you 
to GIVE OVER 100%.

How about ACHIEVING 101%?

What equals 100% in life?

Here’s a little mathematical formula that might help answer these questions:

If:

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Is represented as:

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

so,

H-A-R-D-W-O- R- K

8+1+18+4+23+15+18+11 = 98%

&:

K-N-O-W-L-E-D-G-E

11+14+15+23+ 12+5+4+7+ 5 = 96%

but:

A-T-T-I-T-U-D-E

1+20+20+9+20+ 21+4+5 = 100%

THEN,

look how far the LOVE of GOD will take you:

L-O-V-E – O-F – G-O-D

12+15+22+5+15+ 6+7+15+4= 101%

wow

Therefore, one can conclude with mathematical certainty that:

While Hard Work & Knowledge will get you closer
Attitude will get you there,
it is The LOVE of ALLAH that’ll put you over the top!!!

SubhanAllah!!

(It’s up to u if you share this with your friends & your loved ones just the way I did..)

…smile…

have a meaningful day!!

25 PESANAN PENTING: LUKMANUL HAKIM

25 PESANAN LUKMANUL HAKIM (C&P)

01.

02 – Orang – orang yang sentiasa menyediakan dirinya untuk menerima nasihat, maka dirinya akan mendapat penjagaan dari ALLAH. Orang yang insaf dan sedar setelah menerima nasihat orang lain, dia akan sentiasa menerima kemuliaan dari ALLAH juga.


03 – Hai anakku; orang yang merasa dirinya hina dan rendah diri dalam beribadat dan taat kepada ALLAH, maka dia tawadduk kepada ALLAH, dia akan lebih dekat kepada ALLAH dan selalu berusaha menghindarkan maksiat kepada ALLAH.


04 – Hai anakku; seandainya ibubapamu marah kepadamu kerana kesilapan yang dilakukanmu, maka marahnya ibubapamu adalah bagaikan baja bagi tanam tanaman.

 

05 – Jauhkan dirimu dari berhutang, kerana sesungguhnya berhutang itu boleh menjadikan dirimu hina di waktu siang dan gelisah di waktu malam.

 

06 – Dan selalulah berharap kepada ALLAH tentang sesuatu yang menyebabkan untuk tidak menderhakai ALLAH. Takutlah kepada ALLAH dengan sebenar-benar takut ( taQwa ), tentulah engkau akan terlepas daripada sifat berputus-asa dari rahmat ALLAH.

 

07 – Hai anakku; seorang pendusta akan lekas hilang air mukanya kerana tidak dipercayai orang dan seorang yang telah rosak akhlaknya akan sentiasa banyak melamunkan hal-hal yang tidak benar. Ketahuilah, memindahkan batu besar dari tempatnya semula itu lebih mudah daripada memberi pengertian kepada orang yang tidak mahu mengerti.

 

08 – Hai anakku; engkau telah merasakan betapa beratnya mengangkat batu besar dan besi yang amat berat, tetapi akan lebih lagi daripada semua itu, adalah bilamana engkau mempunyai tetangga (jiran) yang jahat.

 

09 – Hai anakku; janganlah engkau mengirimkan orang yang bodoh sebagai utusan. Maka bila tidak ada orang yang cerdik, sebaiknya dirimulah saja yang layak menjadi utusan.

 

10 – Jauhilah bersifat dusta, sebab dusta itu mudah dilakukan, bagaikan memakan daging burung, padahal sedikit sahaja berdusta itu telah memberikan akibat yang berbahaya.

 

11 – Hai anakku; bila engkau mempunyai dua pilihan, takziah orang mati atau hadir majlis perkahwinan, pilihlah utk menziarahi orang mati, sebab ianya akan mengingatkanmu kepada kampung akhirat sedangkan menghadiri pesta perkahwinan hanya mengingatkan dirimu kepada kesenangan duniawi sahaja.

 

12 – Janganlah engkau makan sampai kenyang yang berlebihan, kerana sesungguhnya makan yang terlalu kenyang itu adalah lebih baiknya bila makanan itu diberikan kepada anjing sahaja.

 

13 – Hai anakku; janganlah engkau langsung menelan sahaja kerana manisnya barang dan janganlah langsung memuntahkan saja pahitnya sesuatu barang itu, kerana manis belum tentu menimbulkan kesegaran dan pahit itu belum tentu menimbulkan kesengsaraan.

14 – Makanlah makananmu bersama-sama dengan orang orang yang takwa dan musyawarahlah urusanmu dengan para alim-ulamak dengan cara meminta nasihat dari mereka.

 

15 – Hai anakku; bukanlah satu kebaikan namanya bilamana engkau selalu mencari ilmu tetapi engkau tidak pernah mengamalkannya. Hal itu tidak ubah bagaikan orang yang mencari kayu bakar, maka setelah banyak ia tidak mampu memikulnya, padahal ia masih mahu menambahkannya.

 

16 – Hai anakku; bilamana engkau mahu mencari kawan sejati, maka ujilah terlebih dahulu dengan berpura-pura membuat dia marah. Bilamana dalam kemarahan itu dia masih berusaha menginsafkan kamu,maka bolehlah engkau mengambil dia sebagai kawan. Bila tidak demikian, maka berhati hatilah.

 


?????

 

17 – Selalulah baik tutur kata dan halus budi bahasamu serta manis wajahmu, dengan demikian engkau akan disukai orang melebihi sukanya seseorang terhadap orang lain yg pernah memberikan barang yang berharga.

 

18 – Hai anakku; bila engkau berteman, tempatkanlah dirimu padanya sebagai orang yang tidak mengharapkan sesuatu daripadanya. Namun biarkanlah dia yang mengharapkan sesuatu darimu.

 

19 – Jadikanlah dirimu dalam segala tingkahlaku sebagai orang yang tidak ingin menerima pujian atau mengharap sanjungan orang lain kerana itu adalah sifat riya~ yang akan mendatangkan cela pada dirimu.

 

20 – Hai anakku; janganlah engkau condong kepada urusan dunia dan hatimu selalu disusahkan oleh dunia saja kerana engkau diciptakan ALLAH bukanlah untuk dunia sahaja. Sesungguhnya tiada makhluk yang lebih hina daripada orang yang terpedaya dengan dunianya.

 

21 – Hai anakku; usahakanlah agar mulutmu jangan mengeluarkan kata kata yang busuk dan kotor serta kasar, kerana engkau akan lebih selamat bila berdiam diri. Kalau berbicara, usahakanlah agar bicaramu mendatangkan manfaat bagi orang lain.

 

22 – Hai anakku; janganlah engkau mudah ketawa kalau bukan kerana sesuatu yang menggelikan, janganlah engkau berjalan tanpa tujuan yang pasti, janganlah engkau bertanya sesuatu yang tidak ada guna bagimu, janganlah mensia-siakan hartamu.

 

23 – Barang sesiapa yang penyayang tentu akan disayangi, sesiapa yang pendiam akan selamat daripada berkata yang mengandungi racun, dan sesiapa yang tidak dapat menahan lidahnya dari berkata kotor tentu akan menyesal.

 

24 – Hai anakku; bergaul rapatlah dengan orang yang alim lagi berilmu. Perhatikanlah kata nasihatnya kerana sesungguhnya akan sejuklah hati kerana mendengarkan nasihatnya,  akan hiduplah hati kita dengan cahaya hikmah dari mutiara kata katanya bagaikan tanah yang subur lalu disirami air hujan.

 

25 – Hai anakku; ambillah harta dunia sekadar keperluanmu sahaja, dan nafkahkanlah yang selebihnya untuk bekalan akhiratmu. Jangan engkau tendang dunia ini ke keranjang atau bakul sampah kerana nanti engkau akan menjadi pengemis yang membuat beban orang lain. Sebaliknya janganlah engkau peluk dunia ini serta meneguk habis airnya kerana sesungguhnya yang engkau makan dan pakai itu adalah tanah belaka. Janganlah engkau bertemankan dengan orang yang bersifat talam dua muka, kelak akan membinasakan dirimu.

 

 

SOURCE:

http://nur-addin.blogspot.com/2006/09/25-pesanan-luqmanul-hakim.html

POINTS ON HOW TO IMPROVE YOUR LIFE (the Last lecture – bestsellers’07)

POINTS ON HOW TO IMPROVE

YOUR LIFE

(the Last lecture – bestsellers’07)

   

This is amazing, Randy Pausch 47 yrs old, A computer Sc. lecturer from Mellon University. He died of pancreatic cancer in 2008, but wrote a book ‘The last lecture” before then, one of the bestsellers in 2007. What a legacy to leave behind … In a letter to his wife Jai and his children, Dylan, Logan , and Chloe, he wrote this beautiful “guide to a better life” for his wife and children to follow. May you be blessed by his insight.

 

 

Personality:

 

1. Don’t compare your life to others’. You have no idea what their journey is all about.

 

2. Don’t have negative thoughts of things you cannot control. Instead invest your energy in the positive present moment

3. Don’t over do; keep your limits

4. Don’t take yourself so seriously; no one else does 

 

5 Don’t waste your precious energy on gossip

6. Dream more while you are awake

7. Envy is a waste of time. You already have all you need..

8. Forget issues of the past. Don’t remind your partner of his/her mistakes of the past. That will ruin your present happiness.

9. Life is too short to waste time hating anyone. Don’t hate others.

10. Make peace with your past so it won’t spoil the present

11. No one is in charge of your happiness except you

12. Realize that life is a school and you are here to learn.
Problems are simply part of the curriculum that appear and fade away like algebra class but the lessons you learn will last a lifetime.

13. Smile and laugh more

14. You don’t have to win every argument. Agree to disagree.

 

Community:

 

15. Call your family often

16. Each day give something good to others

17. Forgive everyone for everything

 

18. Spend time with people over the age of 70 & under the age of 6

19. Try to make at least three people smile each day

20. What other people think of you is none of your business

21. Your job will not take care of you when you are sick. Your family and friends will. Stay in touch.

 

Life:


22. Put GOD first in anything and everything that you think, say and do.

23. GOD heals everything

24. Do the right things

25. However good or bad a situation is, it will change

26. No matter how you feel, get up, dress up and show up

27. The best is yet to come

28. Get rid of anything that isn’t useful, beautiful or joyful

29. When you awake alive in the morning, thank GOD for it

 

30. If you know GOD you will always be happy. So, be happy.

 

 

While you practice all of the above,

share this knowledge with the people you love,

people you school with,

people you play with,

people you work with and people you live with.

Not only will it enrich YOUR life, but also that of those around you.


 

jauhi 10 perkara yang sia-sia!!

Hendaklah diri menjauhi 10 perkara sia-sia:


Sufyan ats-Tsauri, seorang ulama hadis yang terkemuka, menyatakan bahawa ada sepuluh hal yang termasuk dalam kategori sia-sia, iaitu:-


1.Laki-laki atau wanita yang berdoa untuk dirinya sendiri, tapi tidak dimohonkannya doa untuk ibu-bapanya sendiri dan kaum Muslimin.
 
2.Orang yang kerapkali membaca Al Quran, tapi tidak membaca secara tertib sampai seratus ayat tiap-tiap hari.
 
3.Laki-laki yang masuk ke dalam masjid, kemudian ia keluar kembali dari masjid itu tanpa mengerjakan shalat tahiyatul-masjid.

4.Orang-orang yang melewati tanah perkuburan, tapi tidak mengucapkan salam kepada penghuni-penghuni kubur dan tidak mendoakan untuk keselamatan arwah-arwah mereka.
 
5.Laki-laki yang masuk pada hari Jumaat ke suatu kota, kemudian ia keluar lagi dari kota itu tanpa mengerjakan shalat Jumaat berjemaah.
 
6.Laki-laki atau wanita yang tinggal di suatu lingkungan dengan seorang ulama, tapi dia tidak mempergunakan kesempatan itu untuk menambah ilmu pengetahuan.
 
7.Dua orang laki-laki yang bersahabat, tapi mereka tidak saling menanyakan tentang keadaan masing-masing dan keluarganya.

8.Laki-laki yang mengundang seseorang menjadi tetamunya, tapi tidak diacuhkan dan tidak dilayani tetamunya itu.
 
9.Pemuda yang menjadikan zaman mudanya berlalu begitu saja tanpa memanfaatkan waktu yang berharga itu untuk menuntut ilmu dan meningkatkan budi pekerti.
 
10.Orang yang tidak menyedari tetangganya yang merintih lantaran kelaparan, sedang ia sendiri makan kekenyangan di dalam rumahnya.
 
 
naudzubillah mindzaliik…

wukuf di Arafah 9Zulhijjah…

arafah bersama lautan tangisan, penyesalan & kehambaan!!

ampuni lah kami, Ya Ghafurr…

irhamnaa, Ya Kareem..Ya Raheem… Ya Haleem..

…………………………………………………………………………………………….

KEISTIMEWAAN 10 HARI PERTAMA ZULHIJJAH

BULAN ZULHIJJAH:

Dari sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r.a, Rasullullah s.a.w telah menerangkan tentang fadilat di bulan Zulhijjah iaitu :

Tanggal 1 Zulhijjah kesalahan Nabi Adam as telah diampunkan Allah. Oleh itu sesiapa yang berpuasa pada hari itu dosanya akan diampunkan oleh Allah.

Tanggal 2 Zulhijjah doa nabi Yunus as diperkenankan Allah. Oleh itu sesiapa yang berpuasa pada hari itu seperti berpuasa setahun dan dicatitkan baginya seperti tidak pernah melakukan maksiat.
Tanggal 3 Zulhijjah doa nabi Zakaria telah diperkenankan oleh Allah. Oleh itu sesiapa yang berpuasa pada hari itu doanya juga akan diperkenankan oleh Allah.
Tanggal 4 Zulhijjah Nabi Isa dilahirkan. Oleh itu sesiapa yang berpuasa pada hari itu akan terhindar dari kefakiran dan kemelaratan.
Tanggal 5 Zulhijjah Nabi Musa as dilahirkan. Oleh itu sesiapa yang berpuasa pada hari itu akan terlepas ia dari sifat munafik dan seksa kubur.
Tanggal 6 Zulhijjah Allah telah membukakan pintu-pintu kebajikan kepada nabi-nabiNya. Oleh itu sesiapa yang berpuasa pada hari itu akan dipandang oleh Allah dengan pandangan rahmat.
Tanggal 7 Zulhijjah pintu neraka Jahannam akan dikunci. Oleh itu sesiapa yang berpuasa pada hari itu akan dibukakan 30 pintu kemudahan dan dikunci 30 pintu kesulitannya.

Tanggal 8 Zulhijjah Nabi Ibrahim telah mendapat perintah supaya menyembelih anaknya Ismail. Seharian ia berfikir sama ada perintah itu daripada Allah atau dari Syaitan.Hari itu dinamakan hari Tarwiyah (hari berfikir). Sesiapa yang berpuasa hari tersebut akan diberikan pahala yang banyak oleh Allah

Tanggal 9 Zulhijjah Allah telah memberitahu kepada Nabi Ibrahim bahawa mimpinya itu adalah benar dari Allah, bukan dari syaitan. Oleh itu, hari tersebut telah dikenali sebagai ‘Arafah’ (Hari ketahui).

Sunat bersedekah kepada fakir miskin. Sesiapa yang bersedekah pada hari tersebut akan dibangkitkan oleh Allah pada hari kiamat nanti dalam keadaan aman dan sentosa.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Amalan sunat pada 10 Zulhijjah  :

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

1.Mandi sunat Aidil Adha pada pagi harinya.
Sunat tidak menjamah makanan atau minuman sehinggalah selesai menunaikan solat Adha
Keluar menuju ke masjid dengan satu jalan dan bila pulang menggunakan jalan yang lain
Lebih afdal dengan berjalan kaki ke masjid
Mengumandangkan takbir, tahmid dan tahlil bermula malam 10 Zulhijjah hinggalah terBenam matahari pada tanggal 13 Zulhijjah (Takbir Muqayyad)

Sunat membaca doa akhir tahun pada tanggal 29 atau 30 Zulhijjah selepas solat Asar dan membaca doa awal tahun selepas solat Maghrib pada malam pertama awal Muharram.


mari sesama ingat-mengingati…(c&p)

10 WASIAT IMAM AL-SYAHID HASSAN AL-BANNA


1. Apabila mendengar azan maka bangunlah sembahyang serta-merta walaubagaimana keadaan sekalipun.

2. Bacalah al-Quran, tatapilah buku-buku ilmu, pergilah ke majlis-majlis ilmu, dan amalkanlah zikrullah dan janganlah membuang masa dalam perkara yang tiada memberi faedah.
3. Berusahalah untuk bertutur dalam bahasa Arab kerana bahasa Arab yang betul itu adalah satu-satunya syiar Islam.

4. Janganlah bertengkar dalam apa-apa perkara sekalipun kerana pertengkaran yang kosong tiada memberi apa-apa jua kebaikan.

5. Janganlah banyak ketawa kerana hati yang sentiasa berhubung dengan Allah itu sentiasa tenang lagi tenteram.

6. Janganlah banyak bergurau kerana umat yang sedang berjuang itu tidak mengerti melainkan bersungguh-sungguh dalam setiap perkara. ·

7. Janganlah bercakap lebih nyaring daripada kadar yang dikehendaki oleh pendengar kerana percakapan yang nyaring itu adalah suatu resmi yang sia-sia malah menyakiti hati orang.
8. Jauhilah daripada mengumpat-umpat peribadi orang, mengecam Jemaah Islam, dan janganlah bercakap melainkan apa-apa yang memberi kebajikan.
9.Berkenal-kenalanlah dengan setiap Muslimin yang ditemui kerana asas gerakan dakwah kita ialah berkenal-kenalan dan berkasih-sayang.

10.Kewajipan-kewajipan kita lebih banyak daripada masa yang ada pada kita, oleh itu gunakanlah masa dengan sebaik-baiknya dan ringkaskanlah perlaksanaannya.

Daripada Abu Hurairah r.a. berkata:
Bersabda Rasulullah saw,

“Islam mula tersebar dalam keadaan dagang (asing). Dan ia akan kembali asing pula. Maka beruntunglah orang­ orang yang asing”

Daripada Anas r.a. bekata :

Rasulullah saw. bersabda,

“Akan datang kepada umat ku suatu zaman di mana orang yang berpegang kepada agamanya laksana menggenggam bara api”.

“Di saat kau dilahirkan orang lain ketawa engkau menangis, maka berjuanglah di saat kau mati, orang lain yang menangis engkau yang gembira” –

-Buya Hamka-

Allah loves you..(c&p)….

YES, HE DOES!!

Allah LOVES you~

 اللهم صلي على نبينا محمد و على آله و صحبه و سلم

بسم الله الرحمن الرحيم

Assalamu Alaikkum (Peace be upon you)

Every Friday afternoon, after the “Jumma” congregational prayers, the Imam (mosque leader) and his eleven year old son would go out into their town and hand out “PATH TO PARADISE” and other Islamic literature.

This particular and fortunate Friday afternoon, as the time came for the Imam and his son to go to the streets with their booklets, it was very cold outside, as well as pouring rain.

The boy bundled up in his warmest and driest clothes and said, ‘OK, dad, I’m ready!’

His dad asked, ‘Ready for what?’

‘Dad, it’s time we go out and distribute these Islamic books.’ his son replies.

Dad responds, ‘Son, it’s very cold outside and it’s pouring rain.’

The boy gave his dad a surprised look, asking, ‘But Dad, don’t people need this message, even though it’s raining?’

Dad answered, ‘Son, I am not going out in this weather.’

Despondently, the boy asked, ‘Dad, can I go? Please?’

His father hesitated for a moment then said, ‘Son, you can go. Here are the booklets. Be careful son.’

‘Thanks, Dad!’

And with that, he was off and out into the rain. This eleven year old boy walked the streets of the town going door to door and handing everybody he met in the street a pamphlet or a booklet.

After two hours of walking in the rain, he was soaking, bone-chilled wet and down to his VERY LAST BOOKLET. He stopped on a corner and looked for someone to hand a booklet to, but the streets were totally deserted.

Then he turned toward the first home he saw and started up the sidewalk to the front door and rang the door bell. He rang the bell, but nobody answered..

He rang it again and again, but still no one answered. He waited but still no answer.

Finally, he turned to leave, but something stopped him.

Again, he turned to the door and rang the bell and knocked loudly on the door with his fist. He waited, something held him there on the front porch!

He rang again and this time the door slowly opened.

Standing in the doorway was a very sad-looking elderly lady. She softly asked, ‘What can I do for you, son?’

With radiant eyes and a smile that lit up her world, this little boy said, ‘Ma’am, I’m sorry if I disturbed you, but I just want to tell you that ALLAH/God REALLY LOVES AND CARES FOR YOU and I came to give you my very last booklet which will tell you all about God, the real purpose of creation, and how to achieve His pleasure.’

With that, he handed her his last booklet and turned to leave.

She called to him as he departed. ‘Thank you, son! And God Bless You!’

Next week on Friday afternoon after Jumma prayers, the Imam was giving some lectures. As he concluded the lectures, he asked, ‘Does anybody have questions or want to say anything?’

Slowly, in the back row among the ladies, an elderly lady’s voice was heard over the speaker.

‘No one in this gathering knows me. I’ve never been here before. You see, before last Friday I was not a Muslim, and thought I could be. My husband died few years ago, leaving me totally alone in this world.. Last Friday, being a particularly cold and rainy day, I was contemplating suicide as I had no hope left.

So I took a rope and a chair and ascended the stairway into the attic of my home.. I fastened the rope securely to a rafter in the roof then stood on the chair and fastened the other end of the rope around my neck. Standing on that chair, so lonely and broken-hearted I was about to leap off, when suddenly the loud ringing of my doorbell downstairs startled me. I thought, I’ll wait a minute, and whoever it is will go away.

I waited and waited, but the ringing doorbell seemed to get louder and more insistent, and then the person ringing also started knocking loudly….

I thought to myself again, ‘Who on earth could this be? Nobody ever rings my bell or comes to see me.’ I loosened the rope from my neck and started for the front door, all the while the bell rang louder and louder.

When I opened the door and looked I could hardly believe my eyes, for there on my front porch was the most radiant and angelic little boy I had ever seen in my life. His SMILE, oh, I could never describe it to you! The words that came from his mouth caused my heart that had long been dead TO LEAP TO LIFE as he exclaimed with a cherub-like voice, ‘Ma’am, I just came to tell you that ALLAH REALLY LOVES AND CARES FOR YOU!’

Then he gave me this booklet, Path To Paradise that I now hold in my hand.

As the little angel disappeared back out into the cold and rain, I closed my door and read slowly every word of this book. Then I went up to my attic to get my rope and chair. I wouldn’t be needing them any more.

You see? I am now a Happy Vicegerent of the One True God. Since the address of your congregation was stamped on the back of this booklet, I have come here to personally say THANK YOU to God’s little angel who came just in the nick of time and by so doing, spared my soul from an eternity in hell.’

There was not a dry eye in the mosque. The shouts of TAKBIR..’ALLAH AKBAR’.(God is the Greatest)… rang through the air.

Imam/Dad descended from the pulpit to the front row where his little angel was seated….

He took his son in his arms and sobbed uncontrollably.

Probably no congregational prayer had a more glorious moment, and probably this universe has never seen a father that was more filled with love and honor for his son… Except for One. This very one…

اللهم صلي على نبينا محمد و على آله و صحبه و سلم

mendamba kekusyukan dalam solat…

Untuk dapat mencapai shalat khusyu’ yang dapat memberikan pengaruh dan manfaat yang sangat banyak kepada pelakunya bukanlah shalat yang dilakukan dengan sambilan, asal-asalan, seadanya, sekadarnya atau biasa-biasa saja.


Shalat khusyu’ itu hanya dapat diperoleh jika dikerjakan dengan penuh persiapan, ketenangan, kesungguhan, kesabaran dan keyakinan. Dengan kata lain shalat itu harus “di-manage” atau dikelola dengan baik dan benar. Manajemen shaalat beraarti bagaimana kita dapat memperoleh shalat yang khusyu’ dan nikmat dengan berpegang teguh kepada bimbingan Al-Qur’an dan tuntunan sunnah Rasulullah.


Shalat khusyu’ itu mudah dengan syarat mengetahui modal dan langkah-langkahnya berikutnya serta mahu mengamalkannya dengan bersungguh-sungguh.


 

 

Modal mencapai shalat khusyuk antara lain:

A. Jadikan shalat sebagai kebutuhan bukan sekedar menggugurkan kewajiban.

B. Ubahlah malas belajar menjadi mau belajar, pelajari dan fahami kembali ilmu shalat.

C. Ubahlah shalat sebagai sambilan menjadi ada waktu khusus untuk shalat.

D. Ubahlah kemalasan menjadi kesungguhan untuk melaksanakan shalat dengan khusyu’.

E. Ubahlah kebiasaan bermaksiat menjadi kemauan untuk bertaubat

 

Tahapan mencapai shalat khusyu’


1. Khusyu’ Persiapan:


a. Ketika mendengar adzan, tanamkan selalu dalam hati dan pikiran bahwa kita butuh Allah dan ingin berterimakasih kepada-Nya.


b. Segera siapkan diri, hati, pikiran dan waktu untuk mengerjakan shalat


c. Mulailah mengerjakan wudhu’ dengan sempurna dan dengan penuh ketenangan serta kekhusyu’an.

d. Persiapkan diri menuju shalat dengan tenang. Gunakan pakaian yang bersih demikian pula tempat shalat harus bersih dan suci, serta hindarkan hal-hal yang dapat mengganggu ketenangan dan kekhsyu’an shalat sperti: non-aktifkan handset, padamkan telvisi, radio dll.


e. Khusus bagi lelaki, kerjakan shalat di masjid atau mushalla.


2. Khusyu’ Gerakan


a. Mulailah berdiri tegak menghadap kiblat kemudian siapkan hati dan pikiran untuk menghadap Allah kemudiaan berniatlah di dalam hati.

b. Melakukan semua gerakan shalat dengan sempurna persis seperti yang dicontohkan Rasulullah saw.

c. Melakukan semua gerakan dengan tenang dan sempurna

d. Pandangan mata tertuju pada tempat sujud (tidak melirik atau menoleh)

e. Tidak ada gerakan tambahan lain seperti mengaruk dll kecuali diperlukan.

 

3. Khusyu’ Bacaan


a. Bacalah bacaan shalat dengan benar, jelas, tartil (perlahan-lahan dan tidak terburu-buru)


b. Terdapat jeda di antara kalimat (do’a atau ayat-ayat Al-Qur’an)

 

c. Bacaan lirih (berbisik) dan merendahkan suara, artinya hanya terdengar oleh telinga sendiri

d. Tidak ada ucapan atau perkataan lain, selain bacaan shalat, seperti menjawab salam dsb.

 

4. Khusyu’ Pikiran


a. Setiap mulut membaca bacaan shalat maka hati dan pikiran ikut membacanya.

b. Pikiran dan perhatian terpusat pada bacaan dan gerakan shalat.

c. Berusaha memahami makna bacaan

d. Tidak hanyut dalam pikiran selain mengingat Allah, gerakan dan bacaan shalat.

 

5. Khusyu’ Perasaan


a. Hayati dan resapi setiap bacaan shalat mulai dari takbir sampai salam

b. Perbanyaklah membaca tasbih pada waktu ruku’ dan sujud serta perbanyaklah doa pada waktu sujud dan sebelum salam. Rasakan seolah-olah sedang berhadapan dan berkomuniksi dengan Allah.

c. Berusahalah mengamalkan nilai-nilai shalat (syarat, bacaan dan gerakannya) dalam kehidupan sehari-hari.

______________________________

(c&p)

*Disarikan dari buku saku “Shalat khusyu itu mudah” karya Ustadz Ansufri Idrus Sambo (c&p) -edited from  indo forum by jaqqun

——————————————————————————————-

KISAH TENTANG SOLAT diambil dari buku kisah penuh  hikmah 2

 

Seorang ahli ibadah bernama Isam bin Yusuf, dia sangat warak dan sangat khusyuk sholatnya. Namun dia selalu khawatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyuk dan selalu bertanya kepada orang yang dianggapnya lebih ibadahnya, demi untuk memperbaiki dirinya yang selalu dirasakan kurang khusyuk.

Pada suatu hari, Isam menghadiri majlis seorang abid bernama Hatim Al-Isam dan bertanya : “Wahai Aba Abdurrahman, bagaimanakah caranya tuan sholat?”

Hatim berkata : “Apabila masuk waktu solat aku berwudhu’ zahir dan batin.”

Isam bertanya, “Bagaimana wudhu’ zahir dan batin itu?”

Hatim berkata,

“Wudhu’ zahir sebagaimana biasa, yaitu membasuh semua anggota wudhu’ dengan air.

Sementara wudhu’ batin ialah membasuh anggota dengan tujuh perkara :-

Bertaubat
2. Menyesali dosa yang dilakukan
3. Tidak tergila-gilakan dunia
4. Tidak mencari / mengharap pujian orang (riya’)
5. Tinggalkan sifat berbangga
6. Tinggalkan sifat khianat dan menipu
7. Meninggalkan sifat dengki

Seterusnya Hatim berkata, “Kemudian aku pergi ke masjid, aku bersiap shalat dan menghadap kiblat. Aku berdiri dengan penuh kewaspadaan dan aku bayangkan Allah ada di hadapanku, syurga di sebelah kananku, neraka di sebelah kiriku, malaikat maut berada di belakangku, dan aku bayangkan pula bahwa aku seolah-olah berdiri di atas titian ‘Sirratul Mustaqim’ dan aku menganggap bahwa shalatku kali ini adalah shalat terakhirku, kemudian aku berniat dan bertakbir dengan baik.
Setiap bacaan dan doa dalam shalat ku fahami maknanya, kemudian aku ruku’ dan sujud dengan tawadhu’, aku bertasyahud dengan penuh pengharapan dan aku memberi salam dengan ikhlas.

Beginilah aku bershalat selama 30 tahun.”

Tatkala Isam mendengar, menangislah dia karena membayangkan ibadahnya yang kurang baik bila dibandingkan dengan Hatim.

Insya Allah, semoga bermanfaat dan dapat dipetik Hikmahnya.

—————————————————–

LATIHAN SHALAT KHUSYUK

oleh : Fadhil ZA.


Dibutuhkan kesungguhan dan waktu yang cukup lama untuk memperbaiki sholat kita hingga bisa khusyuk. Tanpa kesungguhan hati dan latihan yang tekun tidak mungkin kita mendapatkan suasana khusuk dalam sholat.

Sebahagian besar kita sudah berpuluh tahun melakukan sholat secara keliru, dimana ketika sholat fikiran melayang kemana mana tak tentu arah. Mengubah kebiasaan buruk ini bukanlah hal mudah, dibutuhkan kesungguhan dan latihan serius. Sebagian kita ada yang sudah berusia lanjut, dimana daya ingat sudah mulai berkurang, menghapal terjemahan ayat atau bacaan sholat saja sudah menjadi problem tersendiri. Namun bagi mereka yang masih muda dan mempunyai daya ingat cukup baik tentu hal ini tidak menjadi masalah.

Bagi yang berminat untuk memperbaiki mutu sholatnya , mulailah dengan langkah pertama yaitu hafalkan semua bacaan standard berikut terjemahannya yang harus dibaca didalam sholat. Usahakan memahami semua bacaan itu dengan baik, hayati dan rasakan apa yang dimaksud bacaan tersebut secara mendalam didalam hati dan fikiran.

1. Takbiratul ihram

Kalimat Allahu akbar …Allah maha besar yang dibaca pada saat tabiratul ihram , atau sebagai awal dimulai kegiatan sholat. Rasakan kebesaran Allah dengan segenap hati dan fikiran.

2. Do’a Iftitah

Do’a yang dibaca sebagai pembukaan sholat , dibaca setelah takbiratul ihram

” Allahu Akbar kabiraw walhamdulilaahi katsiiro, wa subhanallahi bukhrataw wa ashiila . Allah maha besar yang maha sempurna kebesarannya, segala punji bagi Allah sebanyak banyaknya, dan maha suci Allah sepanjang pagi dan petang hari ” Inni wajjahtu wajhiya lilladzii fathorosshamaawaati wal ardho haniifan muslimaw wama ana minal musyrikiin Sesungguhnya aku hadapkan hati dan fikiranku kepada yang menjadikan langit dan bumi , dengan lurus (ber-sungguh-sungguh) dan berserah diri , dan aku bukanlah termasuk orang yang mempersekutukanNya . Innas sholaati , wanusuki, wamahyaya , wama maati lillahi rabbil alamiin. Laa syariikalahuu wabidzaalika umirtu wa ana minal muslimin. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, matiku hanya bagi Allah Tuhan sekalian alam, Tiada sekutu bagiNya , dengan demikianlah aku diperintahkan, dan aku adalah orang yang berserah diri (muslim) .”

Hafalkan bacaan berikut terjemahan bacaan diatas , baca perlahan lahan, resapi arti dan maknanya didalam hati dan fikiran. Latih fikiiran fokus pada bacan yang dibaca tersebut.

3. Bacaan Al-fatihah

Bismillahirrohmanirahiim …..dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang . bayangkan dan rasakan betapa rasa kasih sayang Allah pada kita semua.

Alhamdulillahi robbil alamiin….segala puji bagai Allah Tuhan sekelian alam , bayangkan betapa Maha Terpujinya Allah penguasa alam semesta.

Arrohmaanirrohiim…… Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, bayangkan sifat kasih sayang Allah yang meliputi alam semesta.

Maalikiyau middin …… Yang menguasai hari pembalasan , bayangkan keadaan dihari berbangkit kelak , ketika kita dikumpulkan dipadang mahsyar yang kering dan tandus. Dihari yang tiada tempat bernaung selain naunganNya, dihari yang tidak ada tempat berlindung selain lindunganNya . Dialah penguasa tunggal dihari itu.

Iyya kana’budu wa iyyaka nasta’in …..Hanya kepada Engkau kami menyembah dan hanay kepada Engkau kami mohon pertolongan ,…. tanamkan dalam hati bahwa hanya Dialah yang disembah, dan hanya kepadaNya tempat mohon pertolongan.

Ihdinas shiroothol mustaqiim…..tunjuki kami jalan yang lurus , …. bayangkan jalan yang lurus, jalan yang penuh rahmat dan berkahNya.

Shirothol ladziina an amta alaihim, ghoiril maghdu bi alaihim , waladhoolliin ….…yaitu jalan orang orang yang telah Engkau berikan nikmat atas mereka bukan jalan orang yang sesat dan bukan pula jalan orang yang Engkau murkai,…

…bayangkan yang dimaksud jalan yang lurus adalah jalan yang ditempuh oleh orang yang telah mendapat rahmat dan nikmat dariNya , bukan jalan orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang yang sesat.

4. Bacaan surat dan ayat pilihan setelah Alfatihah

Hafalkan terjemahan ayat atau surat yang dibaca sesudah alfatihah, mungkin selama ini kita sudah hafal beberapa surat dan ayat Qur’an , namun selama ini tidak mengerti dan paham maksud ayat tersebut. Usahakan menghapal dan nmemahami maksud ayat atau surat tersebut.

5. Rukuk

Selama ruku baca kalimat tasbih ” subhanarabbiyal adzim ..Maha suci Allah yang maha besar”

6. I’tidal

Ketika bagun dari rukuk baca kalimat ” Samiallahu liman hamidah…. telah mendengar Allah akan orang yang memujiNya. ”. Kedua belah tangan diangkat sampai sejajar telinga. Selanjutnya turunkan kedua belah tangan kesamping kiri dan kanan perlahan-lahan. Berdiri tegak dengan kedua belah tangan disamping kiri dan kanan, kemudian membaca : ”Robbana lakal hamdu, milussamawaati wamil ul ardhi, wamil umaasyi’ta, min syai’in ba’du…..Wahai Tuhan kami segala puji bagiMu sepenuh langit dan bumi,dan sepenuh barang yang Engkau kehendaki sesudah itu”. Puji Allah dengan tulus dan ikhlas, rasakan suasana relaks dan nyaman. Hadapkan hati dan fikiran seluruhnya kepada Allah penguasa alam semesta dengan ikhlas dan tawadhu.

7. Sujud pertama

Selama sujud baca kalimat tasbih : ”Subhana rabbiyal a’la …..Mahasuci Allah yang maha tinggi ” sebanyak yang bisa dibaca.

8. Duduk Iftirash

Ketika duduk Iftirash baca do’a :” Robighfirli, warhamni, wajburnii, warfa’nii, warzuqnii, wahdinii, wa’afinii, wa’fu’annii …….Ya Tuhanku , ampuni aku, rahmati aku, tutupi nkeburukanku, angkat derajatku, beri aku rezeki, beri aku petunjuk, sehatkan aku, ma’afkan aku…”. Ucapkan do’a dengan sungguh sungguh, ikuti dengan ikhlas dan penuh perasaan, jangan tergesa gesa. Nikmati kata demi kata dalam do’a ini, rasakan getaran dari setiap kalimat do’a yang diucapkan. Ini adalah do’a untuk kehidupan yang ideal. Jika Allah mengabulkan do”a ini anda tidak akan menderita, gelisah, tertekan , bingung, dan hidup dalam kemiskinan dan kekurangan. Anda akan mendapat ampunan, rahmat dan berkah, ditutupi keburukannya, diangkat derajatnya, mendapat bimbingan dalam menghadapi berbagai masalah, diberi badan yang sehat, dan ma’af dari Allah.

Kebanyakan orang biasanya membaca do’a ini dengan cepat dan tergesa gesa tanpa mengerti apa yang dimaksud dengan do’a tersebut. ubah kebiasaan buruk itu , baca kata demi kata dengan penuh penghayatan.

9. Sujud kedua

Bacaan pada sujud kedua ini sama dengan sujud pertama

10. Duduk tahiyyat

Pada duduk tahiyat awal baca do’a : Attahiyatul mubaarokatus shalawatut thoyyibatulillaah. Assalamu alaika ayyuhanabiyyu warahmatullahi wabarakatuhu, Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan, dan kebaikan bagi Allah, salam rahmat dan berkahNya kupanjatkan padamu wahai nabi Muhammad…….. assalamualaina wa ala ibadillahisshoolihiin , Asyhaduallaa ilaaha illallahu wa assyhadu anna muhammadarrasuulullah, Allahhumma sholli ala muhammad wa ala aali muhammad…..Salam kesalamatan semoga tetap bagi kami seluruh hamba hambaNya yang saleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah , dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan juga kepada keluarga nabi Muhammad ” . Pada tahiyyat akhir ditambahkan kalimat :….kama sholaita ala ibrahiim wa ala aali ibraahim , wa barik ala aali Muhammad wa aala ali Muhammad, Kama barakta ala aali Ibrahiim wa ala aali Ibrahiim fil alamiina innaka hamiidun maajiid….Sebagaiman Engkau pernah memberi rahmat kepada keluarga nabi Ibrahim, Berikanlah keberkahan kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah nmemberi keberkahan kepada Nabi Ibrahiim dan keluarga nya. Diseluruh alam semesta Engkaulah yang maha terpuji dan maha mulia ” Setelah selesai ucapkan salam sambil menoleh ke kanan dan kiri nsebagai penutup seluruh kegioatan shalat.

11. Seluruh kegiatan shalat dilakukan dengan tenang , relaks dan tidak tergesa gesa. Resapi dan hayati setiap kalimat yang diucapkan dalam shalat. Insya Allah diri akan merasakan kenikmatan langsung dalam shalat ini.

Jika anda sudah hafal dan paham semua ayat atau bacaan yang dibaca dalam sholat, mulailah latihan untuk menyatukan fikiran dan perasan mengikuti ayat yang dibaca tersebut. Selama sholat fikiran dan hati akan dipandu oleh ayat atau bacaan yang dibaca. Fikiran dan hati diusahakan untuk fokus pada bacaan yang dibaca dalam sholat tersebut. Ini memang tidak mudah, anda harus merubah kebiasaan buruk yang biasa anda lakukan dalam sholat yang sudah anda lakukan selama puluhan tahun.


Jangan tunggu lagi , segera perbaiki sholat anda jika tidak ingin terkena tudingan seperti yang disebutkan dalam

surat Al Maun ayat 4-5 :

4- Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang salat, 5- (yaitu) orang-orang yang lalai dari salatnya,

Atau jangan sampai anda disamakan dengan orang mabuk seperti disebutkan Allah dalam surat An Nisa ayat 43 :

43- Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan…..

(source: copied,edited & pasted  from Indo Forum)

prakira: bagaimana kita sesudah ramadhan kali ini?

kita sekarang di pertengahan ramadhan 1431 h…

tidak salah mungkinnya kita tinjau kondisi posa’ yang sedang kita lalui setakad ini… saya temukan artikel agak terkedu’ ini yang ingin dikongsi bersama – semoga ada manfaatnya jua.. insyaAllah…

nuzul Quran yang bakal dirai pada setiap 17ramadhan; biarkan ia menjadi pemangkin untuk kita perbaiki sisa-sisa ramadhan kali ini…  biarpun cuma separuh sahaja lagi yang masih kita punya; tidak bermakna ia hampir luput ..bahkan seperti emas – semakin lama disimpan, semakin berharga nilaiannya…

usah dipersia!! insyaAllah, kita tingkatkan usaha …

‘sesungguhnya, solatku, ibadahku, hidupku dan matiku – hanya untuk ALLAH RABBUL JALIIL..’


‘ramadhan ini tetap dijalani meski dalam kekerdilan kerana kerinduan…

syawal nanti alangkah malunya untuk disambut kerana cacat-celanya segala persembahan…

sedang Engkau penilik hati yang penuh kegersangan tanpa selindungan…

dhaifnya aku tetap memohon belas-ehsanMu, oh Tuhan…

(dek keluasan rahmatMu yang tanpa sempadan..

izinkanlah ya Khaliq…..)

ameeen….

——————————————


SIKAP KITA SETELAH RAMADHAN BERLALU (c&p)

Wahai saudaraku, berikut ini adalah beberapa sikap setelah Ramadhan berlalu

Sikap pertama:

Hari-hari Ramadhan telah berlalu dan malam-malamnya telah pergi

Ramadhan telah selesai dan pergi untuk kembali lagi di tahun depan.   Ramadhan telah berlalu, bulan puasa dan shalat malam, bulan ampunan dan rahmat.

Ramadhan telah berlalu, seolah-olah ia tidak ada.

Wahai Ramadhan, apakah amal ibadah yang kusimpan padamu,

apakah yang telah kutulis padamu dari rahmat (kasih sayang).

Ramadhan telah berlalu, di hati orang-orang shalih terasa kepedihan yang mendalam

dan di dalam jiwa orang-orang abrar bagaikan terbakar.

Bagaimana tidak demikian, pintu-pintu syurga ditutup kembali dan pintu-pintu neraka dibuka kembali, serta jin-jin yang nakal dilepas kembali setelah Ramadhan.

Ramadhan telah berlalu, andaikan aku tahu siapakah yang diterima (amal ibadahnya) maka kami memberikan ucapan selamat kepadanya, dan siapakah yang ditolak (amal ibadahnya) maka kami mengucapkan ta’ziyah kepadanya.

Ramadhan telah berlalu, bagaimana setelah Ramadhan?

Salafus shahih dari umat ini menjalani kehidupan di antara rasa takut dan harap.

Mereka bersungguh-sungguh dalam beribadah, maka apabila (Ramadhan) telah berlalu, salah seorang dari mereka merasakan kesedihan: Apakah Allah menerima hal itu darinya ataukah menolaknya. Inilah keadaan salafus shalih, bagaimanakah keadaan kita?

Demi Allah, sesungguhnya keadaan kita sangat aneh dan mengherankan…

Maka demi Allah, shalat kita tidak seperti shalat mereka, puasa kita tidak seperti puasa mereka, sedekah kita tidak seperti sedekah mereka, dan zikir kita tidak seperti zikir mereka?

Sungguh mereka bersungguh-sungguh dalam beramal, sempurna dan sangat baik. Kemudian setelah (Ramadhan) berlalu, salah seorang dari mereka merasa khawatir Allah tidak menerima amal ibadahnya.

Dan salah seorang dari kita sedikit beribadah, tidak mantap dan tidak sempurna. Kemudian ia berlalu dan kondisinya seolah-olah ia sudah mendapat jaminan diterima dan masuk syurga.

Wahai saudaraku, kamu harus hidup di antara rasa khauf (khawatir/takut) dan raja` (berharap). Apabila engkau teringat kekuranganmu dalam puasa dan shalat, engkau merasa khawatir Allah tidak menerima amal ibadahmu. Dan apabila engkau memandang keluasan rahmat Allah, dan sesungguhnya Allah menerima sedikit dan memberi yang banyak atasnya, engkau berharap bahwa Allah menerimamu bersama orang-orang yang diterima… ameeen….

Sikap kedua:

Sesungguhnya bagi segala sesuatu ada tandanya, dan para ulama menyebutkan bahwa di antara tanda diterimanya amal kebaikan bahwa hamba meneruskannya dengan amal kebaikan lainnya.

Maka bagaimana keadaanmu setelah Ramadhan?

Apakah engkau telah lulus dari sekolah taqwa di bulan Ramadhan lalu jadilah engkau termasuk orang-orang yang bertaqwa. Apakah engkau telah lulus dari bulan Ramadhan, sedangkan engkau tetap punya semangat untuk terus bertaubat dan istiqamah?

Apakah kondisimu menjadi lebih baik setelah Ramadhan dari pada sebelum Ramadhan?

Jika engkau seperti itu, maka pujilah Allah. Dan jika tidak demikian, maka tangisilah dirimu wahai si miskin, kemungkinan amal ibadahmu tidak diterima, dan bisa jadi engkau termasuk orang-orang terhalang (dari rahmat), sedangkan engkau tidak mengetahui…

Naudzubillahimindzaliik…

source : islamhouse.com

c&p : ramadhan dan kembali padaNya..

Ramadhan dan Taubat Kepada Allah

  رمضان والتوبة إلى الله 

  تأليف: القسم العلمي بموقع الإسلام سؤال وجواب

مراجعة: أبو زياد إيكو هاريانتو

Segala puji bagi Allah, Yang Mengampuni dosa, menerima taubat, sangat berat siksa-Nya, pemilik kekuasaan. Tiada Ilah selain Dia, kepada-Nya lah tempat kembali. Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah selain Allah Yang Maha Menerima Taubat lagi Maha Penyayang. Dan Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya bersifat sangat penyayang kepada kaum mukminin.

Amma ba’du:

Allah  berfirman:

وَتُوبُوا إِلَى اللهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

(QS. an-Nuur 31)

Taubat bukan hanya untuk orang yang berdosa lagi melakukan kesalahan saja, bahkan ia berlaku umum di setiap orang beriman yang ingin mendapatkan keberuntungan di dunia dan akhirat.

Maka sesungguhnya di antara kebesaran nikmat Allah  terhadap hamba-Nya bahwa ia menjadikan pintu taubat terbuka bagi orang-orang yang bertaubat, menjadikannya sebagai fajar yang mulai bersamanya rihlah (perjalanan) kepada Allah  dengan hati yang patah, air mata yang berlinang, keningnya tunduk dan lehernya merendah.

Dari Abu Musa al-Asy’ari t, dari Nabi r, beliau bersabda:

“Sesungguhnya Allah membuka tangan-Nya di malam hari agar bertaubat orang yang bersalah di siang hari, dan membuka tangan-Nya di siang hari agar bertaubat orang yang bersalah/berdosa di malam hari, hingga terbit matahari dari sebelah baratnya.

(HR. Muslim: 4/2113. 2759).

Dan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata: Rasulullah saw. bersabda;

“Barangsiapa yang bertaubat sebelum terbitnya matahari dari tempat tenggelamnya niscaya Allah menerima taubatnya.”

(HR.Muslim: 4/2703, 2706).

Dan dari Ibnu Umar r.a, dari Nabi saw, beliau bersabda:

“Sesungguhnya Allah menerima taubat hamba selama ruh belum sampai tenggorokan.”

HR: Ahmad 3/1532, 1330, at-Tirmidzi: 3537,

dan dihasankan oleh al-Albani dalam Shahih at-Targhib 3/218/3143 dan al-Misykaat: 2449, 2343).

Wahai saudaraku yang mulia,

ketahuilah sesungguhnya bulan Ramadhan adalah kesempatan besar untuk bertaubat kepada Allah , kembali kepada-Nya, dan memperbaharui perjanjian bersama Pencipta-mu, dan janganlah engkau termasuk orang yang tertipu, dan yang demikian bahwa berlalu bulan Ramadhan dan engkau tidak mendapat ampunan –semoga Allah melindungi kita dari hal itu-.

Dari Jabir bin Samurah t, ia berkata, ‘Rasulullah r bersabda:

‘Jibril a.s. datang kepadamu dan berkata, ‘Wahai Muhammad, barangsiapa yang menemui bulan Ramadhan lalu ia wafat dan tidak diampuni baginya, maka ia dimasukkan ke neraka, lalu Allah menjauhkannya. Bacalah amin. Maka aku membaca ‘Amin’.”

(HR. Ibnu Hibban dalam Shahih-nya, dan at-Thabrani dalam al-Kabir. Lihat: Shahih al-Jami’ (70).

irhamna

Dan dari Abu Hurairah t, ia berkata, ‘Rasulullah r bersabda:

“Merugilah seseorang yang bulan Ramadhan datang kepadanya kemudian pergi sebelum ia mendapat ampunan.”

(HR. at-Tirmidzi 3545 dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam al-Irwa` (1/36) (6) dan al-Misykah (709).

Inilah bulan Ramadhan, bulan penuh berkah dan kebaikan. Allah memberinya keutamaan yang banyak, perkara-perkara yang terpuji. Ia adalah bulan al-Qur`an, bulan kebaikan, bulan taubat dan penebus dosa dan kesalahan. Padanya diturunkan rahmat, diangkat derajat, dibukakan pintu-pintu surga padanya, ditutup pintu-pintu neraka, dan dibelenggu syaitan2  yang nakal.

Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata, ‘Rasulullah saw. bersabda:

“Apabila telah tiba bulan Ramadhan dibukalah pintu-pintu syurga, ditutup pintu-pintu neraka, dan syetan-syetan dibelenggu.”

Dan di dalam Shahih Muslim:

‘Dibukalah pintu-pintu rahmat, ditutup pintu-pintu neraka jahanam, dan syetan-syetan dibelenggu.”

(HR. al-Bukhari 1898 dan Muslim 1079).

Wahai saudaraku yang tercinta, sungguh-sungguhlah dalam bertaubat, segeralah kembali. Maka tidak ada waktu istirahat bagi hamba kecuali di bawah pohon Thuba, dan tidak ada ketetapan bagi orang yang mencintai kecuali di hari tambahan (akhirat). Maka segeralah taubat dan berlari kepada Allah sebelum dosa-dosa mematikanmu dan segala maksiat dan kesalahan membinasakanmu. Maka terjagalah dari kelalaianmu, sadarlah dari kelengahanmu. Hari-hari terus berlalu dan lewat. Maka janganlah engkau menjadi orang yang merugi dengan zuhudmu (tidak punya apa-apa) di syurga yang penuh kenikmatan. Segeralah bertaubat dan menyesali terhadap dosa-dosa yang di mana lalu.

Rasulullah saw., pemimpin umat yang pertama dan terakhir, sedangkan Allah telah mengampuni dosanya yang terdahulu dan yang akan datang, tidak pernah berhenti bertaubat kepada Allah dan meminta ampunan kepada-Nya beberapa kali setiap hari.

Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata, ‘Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda:

“Demi Allah, sesungguhnya meminta ampun dan bertaubat kepada Allah dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali.”

(HR. al-Bukhari 6307).

sayyidul_istighfar

Hendaklah menjadi suri tauladan dan pegangan utama bagimu. Janganlah engkau menunda taubat, dan tinggalkannya darimu kata-kata ‘akan’ dan kata-kata sejenisnya.

Benar,

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلاَّ مَتَاعُ الْغُرُورِ

Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.

(QS. Ali Imran:185)

Wahai orang yang menyia-nyiakan harinya, sungguh engkau telah menyia-nyiakan kelmarin. Engkau telah membunuh dirimu dengan perbuatan maksiat dan dosa. kembalilah kepada Tuhan-mu. Sesalilah kesalahanmu di sisi Allah, tumpahkanlah air mata dalam bertaubat. Rendahkanlah diri kepada Allah dan mintalah pengampunan dari-Nya niscaya engkau mendapat-Nya senang denganmu.

Dari Anas t, ia berkata, ‘Rasulullah saw. bersabda:

“Sungguh Allah lebih senang dengan taubat hamba-Nya saat bertaubat kepada-Nya dari seseorang darimu yang berada di atas tunggangannya di padang pasir, lalu tunggangan hilang darinya, sedangkan di atasnya makanan dan minumannya, lalu ia merasa putus asa darinya. lalu ia mendatangi pohon, berbaring di bawah naungannya, sedangkan dia sudah merasa putus asa untuk mendapatkan tunggangannya. Maka saat dia dalam kondisi seperti itu, tiba-tiba ia (tunggangan) berdiri di sampingnya, ia pun memegang tali kekangnya kemudian berkata karena saking gembiranya: Ya Allah, Engkau adalah hambaku dan aku adalah rabbmu. Dia salah (berbicara) karena saking gembiranya.

“(HR. al-Bukhari 6309 dan Muslim 2747 dan ini adalah lafazhnya).

Bagaimana pendapatmu, wahai hamba Allah? Allah merasa senang denganmu saat engkau bertaubat dan kembali kepada-Nya. Sedangkan engkau, siapakah engkau? Engkau adalah seorang hamba yang miskin, hina, lemah yang tidak mempunyai daya dan upaya. Dan Dia, siapakah Dia? Dia adalah Allah Raja semua raja, Penguasa langit dan bumi. Di tangan-Nya kerajaan segala sesuatu.

Maka, wahai saudaraku, janganlah engkau berputus asa dari rahmat Allah . Ketahuilah, sesungguhnya Allah , tidak ada dosa yang terlalu besar untuk diampuni-Nya. Dan tidak ada hamba berdosa yang datang kepadanya kecuali Dia menerima taubatnya, Dia Maha Luas maaf-Nya, banyak ampunan, mengampuni dosa dan menerima taubat. Maha Suci Dia. Rahmat-Nya meluasai segala sesuatu.

Dari Anas t, ia berkata: ‘Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda:

“Allah berfirman,

Wahai keturunan Adam, sesungguhnya selalu engkau berdoa dan mengharap kepada-Ku niscaya Aku mengampuni segala dosa yang ada padamu dan Aku tidak peduli.

Wahai keturunan Adam, jikalau dosamu mencapai puncak langit kemudian engkau meminta ampun kepada-Ku niscaya Aku mengampunimu dan aku tidak peduli.

Wahai keturunan Adam, sungguh jika engkau datang dengan kesalahan sepenuh bumi, kemudian engkau menemui Aku dalam kondisi tidak menyekutukan sesuatu dengan-Ku niscaya Aku mendatangimu dengan ampunan sepenuhnya.

(HR. at-Tirmidzi dan dihasankan oleh al-Albani dalam ash-Shahihah (1/249-250) (127) dan al-Misykaah 4336.

Wahai saudaraku, wahai orang yang Allah telah menerima taubatmu karena meninggalkan shalat, janganlah engkau lalai dalam menunaikannya setelah itu.Wahai orang yang Allah telah mengampunimu karena mendengarkan musik-musik, menyaksikan film-film yang merusak, sinetron-sinetron yang tidak bernilai. Janganlah engkau kembali kepada dosa-dosa besar tersebut dan bencana yang besar.Wahai orang yang Allah telah memberikan nikmat kepadamu dengan meninggalkan mengisap rokok dan yang keji lainnya, janganlah engkau kembali kepadanya di saat yang lain setelah Allah menyelamatkan mu dari kejahatan yang nampak negatifnya yang mengerikan.Wahai orang yang berpuasa dari yang dihalalkan Allah kepadanya dan tidak puasa dari memakan riba yang diharamkan Allah kepadanya dan memakan harta manusia dengan cara yang batil. Segeralah bertaubat sebelum hilangnya kesempatan.

Sebagai kesimpulan, saya katakan: saya memuji Allah  bahwa Ramadhan telah sampai kepadamu, memberi nikmat kepadamu dengan bertaubat dan meminta ampun. Dan saya memohon kepada-Nya ketetapan di atas kebenaran hingga wafat.

Dan semoga Allah selalu memberi rahmat dan kesejahteraan kepada nabi kita Muhammad  saw., keluarga dan sahabatnya.

27422-mizapicture

source: islamhouse.com

HITLER benci yahudi, sokong ISLAM!!

Ini adalah fakta yang ditemui melalui kajian mengenainya; dimajukan emel tentangnya oleh kengkawan..

Jamili should smile sokmo bila tengok mesej ni…hehe… betul x hitler p2? haha… smile…

…………………………………………………………………………………………………………………………….

Penghormatanku kepada lelaki agung, Adolf Hitler, semoga ada sepertinya di zaman ini…

“Aku tidak bunuh ke semua yahudi di dunia ini. Aku tinggalkan sedikit untuk kamu tahu kenapa aku membunuh mereka” – Adolf Hitler.

Aku berbicara dengan seorang ahli keluarga yang sedang menamatkan tesis PhD beliau dan aku amat terperanjat apabila beliau nyatakan tesis beliau berkaitan Adolf Hitler, pemimpin Nazi. Maka aku katakan “Takkan habis semua tokoh Islam di dunia ini sampai kamu memilih si bodoh ini dijadikan tajuk?”
Beliau ketawa lalu bertanya apa yang aku ketahui tentang Hitler.
Aku lalu menjawab bahwa Hitler seorang pembunuh yang membunuh secara leluasa dan meletakkan German diatas segala-galanya…lalu dia bertanya dari mana sumber aku. Aku menjawab sumberku dari TV pastinya.
Lalu dia berkata : ” Baiklah, pihak British telah melakukannya lebih dahsyat dari itu…pihak Jepang semasa zaman Kerajaan mereka juga sama…tapi kenapa dunia hanya menghukum Hitler dan meletakkan kesalahan dan menjelekan nama Nazi seolah-olah Nazi masih wujud hari ini sedangkan mereka melupakan kesalahan pihak British kepada Scotland, pihak Jepang kepada dunia dan pihak Afrika Selatan kepada kaum kulit hitam mereka?”
Aku lantas meminta jawaban dari beliau. Beliau menyambung : “Ada dua sebab –
1. Prinsip Hitler berkaitan Yahudi, Zionisme dan penumbuhan

Negara Israel. Hitler telah melancarkan Holocaust untuk menghapuskan Yahudi karena beranggapan Yahudi akan menjahanamkan dunia pada suatu hari nanti.

2. Prinsip Hitler berkaitan Islam.

Hitler telah belajar sejarah kerajaan terdahulu dan umat yang lampau, dan beliau telah menyatakan bahwa ada tiga peradaban yang terkuat, yaitu Persia, Roma dan Arab. Ketiga-tiga Peradaban ini akan menguasai dunia satu ketika dulu dan Persia serta Roma telah mengembangkan Peradaban mereka hingga hari ini, manakala Arab pula lebih kepada persengketaan sesama mereka saja. Beliau melihat ini sebagai satu masalah karena Arab akan merusakkan Peradaban Islam yang beliau telah lihat begitu hebat satu ketika dulu.
Atas rasa kagum beliau pada Peradaban Islam, beliau telah mencetak risalah berkaitan Islam dan diedarkan kepada tentara Nazi semasa perang, walaupun kepada tentara yang bukan Islam.

Beliau juga telah memberi peluang kepada tentara German yang beragama Islam untuk menunaikan sholat ketika masuk waktu di manapu juga…bahkan tentara German pernah bersholat di dataran Berlin dan Hitler ketika itu menunggu sMpi mereka selesai sholat berjamaah untuk menyampaikan ucapan beliau…

Hitler juga sering bertemu dengan para Ulama dan meminta pendapat mereka serta belajar dari mereka tentang agama dan kisah para sahabat dalam mentadbir…

Hitler bersama Syeikh Amin Al-Husainiy Beliau juga meminta para Sheikh untuk mendampingi tentara beliau bagi mendoakan mereka yang bukan Islam dan memberi semangat kepada yang beragama Islam untuk membunuh Yahudi…


Seorang tentera Nazi melekatkan gambar Mufti Al-Quds

Semua Informasi ini adalah hasil kajian sejarah yang dilakukan oleh teman aku ini untuk tesis PhD beliau dan beliau meminta aku tidak menambah apa yang sudah dia kaji supaya tidak menyusahkan beliau untuk membentangkannya nanti. Beliau tidak mau aku campurkan bahan dari internet karena aku bukan pakar bidang sejarah. Tetapi gambar-gambar yang ada di sini sudah lama tersebar dan semua orang boleh melihatnya di internet.

Aku juga dengan daya upaya mencari bahan tambahan di internet dan berjumpa beberapa perkara :

1: Pengaruh Al-Quran di dalam ucapan Hitler.Ketika tentera Nazi tiba di Moscow, Hitler berhajat menyampaikan ucapan. Dia memerintahkan penasihat-penasihatnya untuk mencari kata-kata pembukaan yang hebat tak kira dari kitab agama, kata-kata ahli falsafah ataupun dari bait syair.

Seorang sasterawan Iraq yang bermastautin di German mencadangkan ayat Al-Quran :

(اقتربت الساعة وانشق القمر)

Artinya : Telah hampir Hari Kiamat dan bulan akan terbelah…

Hitler berasa kagum dengan ayat ini dan menggunakannya sebagai kalam pembukaan dan isi kandungan ucapan beliau. Memang para ahli tafsir menghuraikan bahawa ayat tersebut bermaksud kehebatan, kekuatan dan memberi maksud yang mendalam.

Perkara ini dinyatakan oleh Hitler di dalam buku beliau “Mein Kampf” yang ditulis di dalam penjara bahwa banyak aspek tindakan beliau berdasarkan ayat Al-Quran, khususnya yang berkaitan tindakan beliau atas Yahudi…
2. Hitler bersumpah dengan nama Allah yang Maha Besar

Hitler telah memasukkan sumpah dengan nama Allah yang Maha Besar di dalam ikrar ketua tenteranya yang akan tamat belajar di akademi tentera German.

” Aku bersumpah dengan nama Allah (Tuhan) yang Maha Besar dan ini ialah sumpah suci ku,bahawa aku akan mentaati semua perintah ketua tentera German dan pemimpinnya Adolf Hitler, pemimpin bersenjata tertinggi, bahwa aku akan sentiasa bersedia untuk berkorban dengan nyawaku pada saat waktu demi pemimpin ku”

3. Hitler telah enggan meminum beer (arak)

ketika beliau gementar semasa keadaan German yang agak goyah dan bermasalah. Ketika itu para doktor menyediakan beliau minum beer sebagai obat dan beliau enggan, sambil mangatakan ” Bagaimana anda ingin suruh seseorang meminum arak untuk tujuan pengobatan sedangkan beliau tidak pernah seumur hidupnya menyentuh arak?”

Ya, Hitler tidak pernah menjamah arak sepanjang hayat beliau…minuman kebiasaan beliau ialah teh menggunakan Gelas yang khas…

Bukanlah tujuan penulisan ini untuk membela apa yang dilakukan oleh Hitler, tetapi nyata bertujuan untuk menyingkap apa yang disembunyikan oleh pihak Barat. Semoga kita semua memperoleh manfaat.

insyaAllah… ameeen…

HPP FRIDAY…

smile…

peranan hati….

Aset terpenting yang ditelek sebelum diterima amalan hanyalah hati yang bersih…niat lillahi ta’ala..

semoga kita selalu memperhatikan soal hati kerana hati yang paling dikasihi Allah hanyalah hati yang bersih dalam pegangannya dan  lembut terhadap saudaranya……

……ikhlas dalam amalannya...

‘apakah hati kita telah cukup selamat untuk menemuiNya?’

‘layakkah kita mendapat ridhaNya…???’

 

DOA AGAR DIKURNIAKAN KEAMPUNAN, HIDAYAH, REZEKI DAN KESELAMATAN


اللهُمَّ اغْفِرْلِي، واهْدِنـِي، وَارْزُقْنِي، وَ عَافِنـِي، أَعُوذُ بِاللَّـهِ مِنْ ضِيقِ الْمَقَامِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ.

“Ya Allah , ampunilah aku, berilah hidayah padaku, anugerahkanlah aku dengan rezki, berilah afiat kepadaku, aku mohon perlindunganMu dari kesempitan tempat berdiri di hari akhirat kelak.


DOA MEMOHON HATI YANG BERSIH

اللَّّـهُمَّ إنِّي أَعُوذُبِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالكَسَلِ، وَاْلجُبْـنِ وَالبُخْلِ، وَالهَرَمِ، وَعَذَابِ الْقَـبْرِ، اللَّّـهُمَّ آتِ نَفْسِي تَقْوَاهَا، وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا، أَنْتَ وَلِيـُّهَا وَمَولاهَا، اللَّّـهُمَّ إِنِّي أَعُوذُبِكَ مِنْ عِلْمٍ لا يَنْفَعُ، وَمِنْ قَلْبٍ لا يَخْشَعُ، وَمِنْ نَفْسٍ لا تَشْبَعُ، وَمِنْ دَعْوَةٍ لا يُسْتَجَابُ لَهَا

“Allohumma inni a’uudzu buka minal ‘ajzi wal kasali wal jubni wal bukhli wal haromi wa ‘adzaabal qobri. Allohumma aati nafsii taqwaahaa wa zakkihaa, anta khoiru man zakkaahaa. Anta waliyyuhaa wa maulaahaa. Allhomma innii a’uudzu bika min ‘ilmin laa yanfa’u wa min qolbin laa yakhsya’u wa min nafsin laa tasyba’u wa min da’watin laa yustajaabu lahaa.”

maksudnya:

“Ya Allah, sesungguhnya kami memohon perlindunganMu dari kelemahan, kemalasan, sifat pengecut, kedekut, nyanyuk dan azab qubur. Ya Allah, berikanlah ketaqwaan kepadaku dan sucikanlah ia, kerana Engkaulah sebaik-baik Tuhan yang menyucikan , Engkau pelindung dan memeliharanya. Ya Allah, aku memohon perlindunganMu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyuk , nafsu yang tidak puas dan doa yang tidak dikabulkan “.


DOA AGAR DIBERI KEKUATAN UNTUK SENTIASA BERZIKIR, SYUKUR DAN TAAT


اللَّـهُمَّ أعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ، وَشُكْرِكَ، وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

 Ya Allah, tolonglah aku agar dapat berzikir kepadaMu, bersyukur kepadaMu, dan memperelokkan ibadah kepadaMu ..

SOURCE:

http://www.al-bakriah.com.my/index.php?option=com_content&view=article&id=161:doa-daripada-hadis-nabi-saw&catid=12:doa&Itemid=30&Itemid=1



hati yang baik anugerah Allah kepada hamba pilihanNya;

bukan mustahil dicapai tapi sentiasa berbolak-balik:

mesti selalu berusaha mensucikannya…

berbahagialah hati yang hidup – meski tercalit ingin kembali terus menggilapnya…

sekalipun jatuh terus merangkak mengutipnya;

betapapun tercela tidak putus-asa mengharap & berkekalan dalam memperbaikinya…

hidupkan hati dengan muhasabah, bajainya dengan zikrullah – sirami ia dengan doa & taqwa

irhamnaa ya Rabb….

ameeen…


salam mujahadah…



keutamaan bersegera menunaikan solat… (copied n pasted)

assalamualaikum wbt..

Alhamdulillah….saya temui artikel yang sangat menarik ini (bagi firasat saya) di http://www.islamhouse.com & berbesar hati lagi bersyukur ingin mengongsinya bersama kalian di sini.. semoga ada manfaatnya jua. insyaAllah..

solat adalah perintah Allah yang tersangat berat dilaksanakan kecuali bagi mereka yang kusyuk..

tapi malunya mengaku padaMu Ilahi cinta, tangis & harap sedangkan solat yang dkerjakan penuh kedhaifan , kecuaian, kekerdilan diri…

alangkah banyaknya peluang terlepas kerana kecuaian menunaikan solat di awal waktu, apatah lagi secara berjemaah (terutamanya di masjid; terutamanya bagi kaum muslimin)…

pernahkah kita menghitung betapa lekanya kita mengurus dunia yang sementara ini dan mengabaikan akhirat yang jelas & kekal..??

semoga kita bersegera memperbaiki kealphaan diri dan bersegera merebut peluang luas yang masih terbuka sebelum pintu taubat tertutup rapat..

insyaAllah…

http://www.youtube.com/watch?v=q2jgNBUyWKA

p/s semoga kita TIDAK mempersiakan peluang yang sedang kita sedari ini sesebaiknya…dan merebuti peluang solat kusyuk dan taubat nasuha atas segala dosa…

jom perbaharui mutu solat kita!!

irhamna, ya Rabb….

….Aameen….

~

...dan mintalah pertolongan Allah dengan jalan sobar n solat!!……..
 

Segala puji hanya bagi Allah SWT, shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada baginda Rasulullah Muhammad SAW, dan aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya selain Allah yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi -Nya dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan -Nya.. Amma Ba’du:


Sesungguhnya di antara karunia yang diberikan oleh Allah SWT
kepada para hamba -Nya adalah Dia memudahkan bagi mereka ketaatan beribadah sebagai sarana bertaqarrub kepada Allah SWT.

Di antara bentuk ketaatan dan taqarrub tersebut adalah bersegera berangkat menunaikan shalat lima waktu, di mana Allah SWT menjadikannya lima dalam praktek, namun lima puluh dalam pahala dan balasan.


Bersegera menunaikan shalat adalah ketaatan yang telah banyak dilalaikan oleh masyarakat pada zaman sekarang ini, mereka tidak menghadiri shalat kecuali pada saat iqomah dikumandangkan atau shalat telah dimulai.


Para shalafus soleh menjadi tauladan yang utama dalam masalah ini, dan mereka sebagai contoh yang paling utama dalam urusan bersegera menuju shalat.


Adi bin Hatim RA berkata:

Tidak ada waktu yang aku rindukan kecuali masuk waktu shalat dan aku rindu kepadanya dan tidaklah iqomah dikumandangkan sejak diriku masuk Islam kecuali aku dalam keadaan telah berwudhu.”

Sa’id bin Musayyab berkata:

“Tidaklah seorang mu’adzin mengumandangkan azannya kecuali aku telah berada di masjid, dan aku tidak pernah teringgal shalat jama’ah satu waktupun sejak empat puluh tahun dan aku tidak pernah melihat tengkuk seorang lelakipun pada waktu shalat”.

Adzhaby berkata: “Demikianlah perhatian ulama salaf ttg. kebaikan.”4.


KEUTAMAAN BERSEGERA DALAM MENUNAIKAN SOLAT ADALAH:

1.Istighfar malaikat bagi orang yang menunggu shalat, maka dia dianggap berada dalam keadaan shalat.

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari & Muslim di dalam kitab shahihnya dari hadits Abi Hurairah RA bahawa Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Sesungguhnya malaikat mengucapkan  shalawat atas salah seorang di antara kalian selama dirinya berada di tempat shalatnya selama dia tidak berhadath. 

Malaikat berdo’a:

 Ampunilah dia, ya Allah! Berikanlah curahan rahmat Mu kepadanya; salah seorang di antara kalian senantiasa berada di dalam shalatnya selama shalat itulah yang menahan dirinya, tidak ada yang menghalanginya kembali kepada keluarganya kecuali shalat”.1

2.Mendapatkan syaf yang pertama yang memilki keutamaan yang sangat agung dan pahala yang besar.

Dari Abi Hurairah RA bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Seandainya manusia mengetahui keutamaan apa yang terdapat pada azan dan shaf yang pertama, kemudian mereka tidak mendapatkannya kecuali dengan cara saling undi untuk memperebutkannya niscaya mereka pasti mengadakan undian, seandainya mereka mengetahui keutamaan yang terdapat padanya niscaya mereka berlomba-lomba untuk mendapatkannya, dan seandainya mereka mengetahui kelebihan yang terdapat dalam shalat isya’ dan subuh niscaya mereka pasti mendatanginya sekalipun dengan cara merangkak”.2


3.mendapatkan takbiratul Ihrom (bersama imam), dan itu adalah takbir yang pertama yang paling utama, sebagai kunci shalat.


Diriwayatkan oleh Al-Turmudzi dari hadits Anas bin Malik bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Barangsiapa yang mendirikan shalat selama empat puluh hari kerana Allah SWT dan dia mendapatkan takbir yang pertama, maka akan ditulis baginya kebebasan, kebebasan dari neraka dan kebebasan dari nifaq”.3

4.Do’a yang dipanjatkan pada saat antara azan dan iqomah adalah do’a yang mustajab.

Diriwayatkan oleh Abu Dawud di dalam:

1 Shahih Bukhari: 1/219 no: 659 dan shahih Muslim: 1/459 no: 649
2 Shahih Bukhari: 1/208 no: 615 dan shahih Muslim: 1/325 no: 437
3Al-Turmudzi, halaman: 60 no: 241
5sunannya dari hadits riwayat Anas bin Malik bahwa Nabi Muhammad SAW. bersabda,

“Do’a antara azan dan iqomah tidak tertolak”.4

5. Posisi solat dekat dengan imam. Ini adalah keutamaan yang sangat besar.

Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dari Samurah bin Jundub RA bahawa Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Hadirilah majlis zikir dan dekatlah dengan imam, dan seseorang senantiasa menjauh dari imam sehingga dia ditempatkan pada posisi yang terakhir dari syurga sekalipun memasukinya”.5


6. Bisa melaksanakan sunnah2 qobliyah, seperti qobliyah fajar.

Diriwayatkan oleh imam Muslim dari Aisyah RA bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Dua rakaat shalat fajar lebih baik dari dunia dan seisinya”.6

Dan Nabi Muhammad SAW shalat sunnah empat rakaat sebelum zuhur dan dua rakaat setelahnya”.7


Diriwayatkan oleh Abu Dawud di dalam sunannya dari Ummu Habibah bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Barangsiapa yang selalu mengerjakan empat rakaat sebelum zuhur dan empat rakaat sesudahnya, maka Allah akan mengharamkan dirinya atas api neraka”.8


Diriwayatkan oleh Al-Turmudzi dari hadits riwayat Ali RA bahawa Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Semoga Allah memberikan rahmat kepada seorang yang shalat sunnah empat rakaat sebelum asar”.9


7.Hadir ke masjid dengan tenang dan penuh wibawa, 
sebab berlari menuju masjid seperti yang sering terjadi di tengah-tengah masyarakat akan menghilangkan rasa tenang dan wibawa itu.

Disebutkan di dalam Ashahihaini dari Abi Hurairah bahawa sesungguhnya Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Apabila kalian telah mendengar iqomah dikumandangkan maka hendaklah kalian berjalan ke masjid, dan hendaklah berjalan dengan tenang dan penuh wibawa, janganlah tergesa-gesa, rekaat yang kalian dapatkan mulailah padanya sementara rekaat yang terlewatkan sempurnakanlah”.10


8.Membaca zikir dan istighfar dan berzikir kepada Allah Azza Wa Jalla di antara azan dan iqomah.

Dan seandainya seorang muslim datang ke masjid dengan segera maka paling tidak dia bisa membaca enam puluh ayat, maka berarti dalam satu hari dia bisa membaca seratus ayat, dan di dalam satu minggu tujuh ratus ayat, dan dalam satu bulan tiga ribu ayat, dan ini adalah kebaikan yang cukup besar dan pahala kebaikan membaca Al-Qur’an itu dilipatkan gandakan menjadi sepuluh pahala, bahkan sampai tujuh ratus lipat. Dan Allah SWT melipat gandakan pahala bagi siapapun yang dikehendakinya dan Allah SWT memiliki karunia yang agung.


9. Semestinya bagi seorang yang beriman untuk membiasakan dirinya agar selalu bersegera berangkat menuju masjid sehingga hal itu menjadi mudah baginya dan mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan.


Diriwayatkan oleh Muslim di dalam kitab shahihnya dari Abi Sa’id bahwa

Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Suatu kaum akan senantiasa terlambat sehingga Allah melambatkan mereka”.11

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, semoga shalawat dan
salam tetap tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad  saw. dan kepada keluarga, sahabat serta seluruh pengikut beliau.

4 Abu Dawud di dalam sunannya, halaman: 81 no: 521

5 AbuDawud: no: 1108

6 Shahih Muslim: 725

7 Shahih Muslim: no: 424

8 Abu Dawud: no: 1269

9 Al-Tirmidzi: 430 

10 Shahih Bukhari: no: 615 dan shahih Muslim: no: 602

11 Shahih Muslim: no: 438

sumber:

islamhouse.com (copied n pasted)

Karya: Dr. Amin bin Abdullah asy-Syaqawi
Terjemah : Muzaffar Sahidu
Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad

sifat wajib bagi Allah : sifat 20 (copied n pasted)

jom..

Sifat 20

Sheikh Abu Hassan ‘Ali Al-Asy’ari

Imam Abu Mansur Al-Mathuridi

Nafsiah Salbiah Ma’ani Ma’nawiyah
Wujud Qidam Qudrat Kaunuhu Qadiran
Baqa’ Iradat Kaunuhu Muridan
Mukhalafatuhu Lilhawadith Ilmu Kaunuhu ‘Aliman
Qiyamuhu Binafsih Hayat Kaunuhu Hayyan
Wahdaniat Sama’ Kaunuhu Sami’an
Bashar Kaunuhu Bashiran
Kalam Kaunuhu Mutakalliman

Sifat Nafsiah

Sifat Nafsiah iaitu dari zat itu sendiri, bukan sifat yang menumpang pada zat itu. Sifat ini dikatakan Nafsiah kerana tidak menunjukkan makna yang menumpang pada diri zat. Menurut Jumhur Ulama’ sifat ini menunjukkan kepada zatnya, bukan menunjukkan kepada perkara yang menumpang pada zat.

Sifat ‘Wujud’ dikatakan Sifat Nafsiah ertinya, wujud itu bukan merupakan sifat yang menumpang atau menempel pada Zat Allah s.w.t. akan tetapi Zat Allah s.w.t. itu dengan sendirinya kewujudan Allah. Ataupun Zat Allah dengan Wujud Allah tidak dapat dipisahkan. Berbeza dengan Sifat Ma’ani seperti Ilmu, kerana sifat ini merupakan sifat yang menempel pada Zat Allah. Ertinya sifat Ilmu itu terpisah dengan Zat Allah. Sebab Allah mengetahui sesuatu dengan Ilmu-Nya, bukan dengan Zat-Nya. Hanya sifat ‘wujud’ sahaja yang termasuk dalam Sifat Nafsiah.

Sifat Salbiah:

Salbiah maksudnya, menanggalkan, menolak ataupun menafikan. Maksud sifat Salbiah dalam hal ini iaitu menolak sifat-sifat yang tidak layak bagi Allah s.w.t. Umpamanya menolak sifat-sifat yang tidak layak bagi Allah seperti Baqa’ ertinya kekal. Sifat ini menafikan sifat Fana’ ataupun binasa bagi Allah s.w.t.

Sifat Ma’ani:

Sifat Ma’ani ialah sifat yang Maujud atau ada yang berdiri pada Zat Allah s.w.t. yang menyebabkan Zat itu bersifat dengan suatu hukum Sifat Ma’nawiyah. Umpamanya Sifat Ma’ani seperti Ilmu, sifat ini ialah sifat yang berdiri pada Zat Allah. Ertinya Ilmu itu sifat Allah bukan Zat Allah. Allah s.w.t. dapat mengetahui sesuatu dengan Ilmu-Nya bukan dengan Zat-Nya. Yang menyebabkan zat itu bersifat dengan sifat suatu hukum Sifat Ma’nawiyah maksudnya Allah dikatakan Kaunuhu ‘Aliman (Keadaan-Nya Berilmu). Kerana Allah mempunyai sifat Sama’ maka Allah dikatakan Kaunuhu Sami’an (Keadaan-Nya Mendengar).

Sifat Ma’nawiyah:

Sifat Ma’nawiyah iaitu suatu perkara yang sabit atau yang tetap bagi Zat Allah s.w.t.bersifat dengan Sifat Ma’ani. Di antara Sifat Ma’ani dengan Sifat Ma’nawiyah tidak terpisahkan. Misalnya Keadaan Allah Berilmu (Kaunuhu ‘Aliman – Sifat Ma’nawiyah), ini kerana Allah mempunyai sifat Ilmu (Sifat Ma’ani). Ataupun Allah s.w.t. dikatakan Kaunuhu Qadiran (Keadaan-Nya Berkuasa – Sifat Ma’nawiyah) kerana Allah mempunyai sifat Qudrat (Kuasa – Sifat Ma’ani) dan bergitu seumpamanya.

Ada beberapa sebab sifat-sifat ini dinamakan dengan Sifat Ma’nawiyah iaitu, Sifat Ma’nawiyah merupakan cabang dari Sifat Ma’ani. Sesuatu yang bersifat dengan ‘Alim dan Qadir umpamanya tidak boleh bersifat dengan sifat-sifat itu melainkan setelah adanya ilmu dan qudrat baginya. Sifat Ma’ani adalah sebagai ilat atau sebagai malzum kepada Sifat Ma’nawiyah sejak Azali lagi, perhubungan antara keduanya adalah sebagai hubungan antara ilat dengan ma’lulnya.

20 Sifat-sifat yang Wajib bagi ALLAH:

1.    Sifat WUJUD: Ada

Allah s.w.t. wajib memiliki sifat Wujud ertinya Allah s.w.t. itu wajib ada. Allah s.w.t. adalah sebagai Zat yang Wajibul Wujud ertinya Zat yang wajib adanya. Wujudnya Allah s.w.t. tidak diragukan lagi, kerana adanya Allah dapat dibuktikan dengan dalil Al-Quran dan Al-Hadith (dalil naqal) dan dapat dibuktikan dengan akal (dalil aqali)

Allah s.w.t. tidak ada yang menjadikan-Nya dan tidak pula Allah menjadikan diri-Nya sendiri. Adanya Allah tidak diduhului dengan tiada dan tidak diakhiiri dengan tiada. Dan mustahil Allah itu tiada. Wujudnya Allah s.w.t. mutlak ertinya adanya Allah s.w.t. itu wajib, dan mustahil jika Allah tiada ada. Kewujudan-Nya tidak dibatasi oleh sesuatu, waktu, keadaan mahupun tempat.

Wajib pada Syara’ atas tiap-tiap mukalah mengetahui serta mengaku didalam hatinya akan tentu sungguh ada Allah Ta’ala dan tidak terima ‘Adam (tidak ada). Pengakuan didalam hati dengan tentu ada sungguh Allah Ta’ala itulah dinamakan wajib pada ‘aqal. Dan pengakuan tentu tidak, tiada Allah Ta’ala itulah dinamakan mustahil.

2.    Sifat QIDAM: Sedia

Qidam ertinya ‘Sedia’, iaitu adanya Allah s.w.t. tidak dengan permulaan dan mustahil bagi Allah kalau berpermulaan. Sebab jika Allah berpermulaan bererti ada yang menjadikan dan jika sesuatu itu ada yang menjadikan maka sudah pasti itu bukan Tuhan. Allah tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, kerana Allah Dia-lah yang awal dan Dia-lah yang akhir.

Qidamnya Allah, atau Allah itu dahulu atau sedia, ertinya adanya Allah itu tidak bermula dan tidak berakhiran itu maksud tiada kesudahan bagi Allah. Adanya Allah jelas dan nyata dan menguasai atas segala yang batin atau mengetahui segala yang tersembunyi. Zat-Nya tidak dapat disaksikan dengan mata begitu juga akal dan hati tidak mampu untuk mengetahui tentang-Nya.

Sifat Qidam merupakan Sifat Salbiah, iaitu menafikan atau menolak sifat yang berlawanan dengannya. Jika sudah terang dan nyata Allah bersifat Qidam ertinya tidak berpermulaan, bererti sifat Qidam itu sendiri menafikan sifat yang menjadi lawan dengannya, iaitu sifat Huduts atau baharu. Adanya Allah sudah tentu semenjak dari zaman Azali lagi iaitu sebelum segala sesuatu itu ada. Setiap insan wajib mengimani tentang kewujudan Allah itu tidak berpermulaan dan tidak pula akan berakhir.

Wajib pada syara’ atas tiap-tiap mukalaf itu mengetahui serta mengaku didalam hatinya akan tentu sungguh Sedianya Allah Ta’ala dan tidak terima Huduth (baharu atau berpermulaan). Pengakuan didalam hati dengan tentu sungguh Allah Ta’ala bersifat Sedia itulah dinamakan dai wajib pada ‘aqal, dan pengakuan didalam hati dengan tentu tidak baharu itulah dimanakan dia mustahil pada ‘aqal.

3.    Sifat BAQA’: Kekal

Allah s.w.t wajib mempunyai sifat Baqa’,ertinya kekal ataupun tidak berkesudahan, wujud Allah kekal untuk selama-lamanya, tidak ada batasan waktu ataupun masa. Orang yang beriman kepada Allah menyakini bahawa yang menciptakannya itu kekal tanpa berkesudahan, begitu juga harus dipercayai oleh setiap insan bahawasanya kehidupan makhluk akan berakhir dengan kebinasaan dan kehancuran, dan akan ia kembali kepada Allah s.w.t. Yang Maha Kekal.

Dengan mempercayai akan Allah mempunyai sifat Baqa’, ianya akan menguatkan keyakinan tentang adanya kehidupan di akhirat, sebagai meneruskan kehidupan di atas dunia yang fana’ ini. Kerana masih ada Pencipta Yang Maha Baqa’ yang mengaturkan tentang kehidupan di akhirat kelak.

Wajib pada syara’ atas tiap-tiap mukalaf mengetahui serta mengaku didalam hati akan tentu sungguh Allah Ta’ala Kekal dan tidak menerima Fana’ (binasa). Pengakuan didalam hati dengan tentu sungguh Allah Ta’ala bersifat Baqa’ itulah dikatakan wajib pada ‘aqal, dan pengakuan tentu didalam hati akan binasa Allah Ta’ala itu mustahil pada ‘aqal.

4.    Sifat MUKHALAFATUHU LILHAWADITH: Berlainan dengan sekali makhluk

Allah s.w.t. bersifat Mukhalafatuhu Lilhawadith, ertinya Allah berlainan dengan sekalian makhluk. Sudah tentu mustahil bagi Allah menyerupai akan sesuatu. Sebab Allah tidak sama dengan bentuk makhluk ciptaan-Nya, baik makhluk yang bernyawa ataupun tidak bernyawa. Berbeza Zat Allah dengan makhluk ertinya Zat-Nya tidak sama dengan makhluk. Berbezanya sifat-safit Allah dengan makhluk ciptaan-Nya maksudnya, sifat-sifat Allah tidak sama dengan makhluk.

Perbezaan Zat Allah dengan sesuatu yang baharu maksudnya bahawa Zat Allah tidak sama dengan benda lain yang diciptakan-Nya, yang memiliki zat yang baharu. Berbeza sifat Allah dengan sesuatu yang baharu juga tidak sama dengan sifat segala benda selain Allah. Begitu juga dengan perbuatan Allah, tidak sama dengan perbuatan baharu atau segala benda yang ada di alam ini.

Jika kita bayangkan Allah itu dengan sesuatu benda yang ada di alam ini bererti kita telah mempersekutukan Allah dengan yang lain, syirik hukumnya. Oleh sebab itu, berhati-hatilah dalam menghayati sifat-sifat yang wajib bagi Allah ini, jangan sampai pemikiran dan minda kita dipimpin oleh syaithan, sehingga sampai pada peringkat mempersekutukan Allah. Na’zubillah.

Wajib pada syara’ diatas tiap-tiap mukalaf mengetahui serta i’tiqad dan mengaku putus didalam hati akan tentu sungguh bersalahan Allah Ta’ala bagi segala yang baharu dan tiada menyamai-Nya (Mumathalatuhu Lilhawadith). Firman Allah Ta’ala:

“Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (Asy-Syura, 11)

Dan bersalahan Allah Ta’ala bagi segala yang baharu dan juga tidak menyamai-Nya itulah dikatankan sifat Mukhalafatuhu Ta’ala Lilhawadith dan makna bersalahan itu tiga perkara:

1)            Bersalahan pada zat dengan makna Zat Allah Ta’ala bukannya Jirim yang bertempat walaupun dimana tempat an makhluk itu semuanya jirim yang bertempat. Kalau bergitu tidak boleh dikatakan Allah Ta’ala itu bertempat dimana-mana tempat, maka jika didapati didalam Al-Quran atau Hadith barang yang memberi waham menyerupai dan bertempat maka dinamakan ayat itu ayat Mutashabihat dan Hadith Mutashabihat.

2)            Dan bersalahan sifa itu ialah sifat-sifat Allah itu bukan ‘Aradh yang bertangkap pada jirim dan bertempat bersama dengan jirim. Kalau bergitu. Tidak bolehlah dikatakan Allah Ta’ala berhajat dimana-mana hajat dan sebagainya daripada sifat-sifat yang baharu. Dan bersalahan pada perbuatan itu ialah perbuatan Allah Ta’ala, bukan seperti perbuatan yang baharu. Kerana perbuatan Allah Ta’ala menjadikan yang tiada itu ada, dan bukan pula perbuatan Allah Ta’ala itu daripada yang baharu.

3)            Dan dalil bersalahan Allah Ta’ala bagi segala yang baharu dan tidak menyamai itu ialah kita fikir, jikalau Allah Ta’ala tidak bersalahan bagi segala yang baharu, nescaya adalah Ia menyamai dengan sesuatu yang baharu ini, maka jika menyamai dengan yang baharu tentulah Ianya baru seperti itu juga dan iaitu bathal kerana telah terdahulu bersifat Qadim dengan dalil-dalil yang nyata maka tetaplah Allah Ta’ala bagi segala yang baharu dan tidak menyamainya itulah pengakuan yang sebenar.

5.    Sifat QIYAMUHU BINAFSIHI: Berdiri dengan sendiriNya.

Qiyamuhu Binafsihi maksudnya berdiri dengan sendiriNya, bahawa Allah bersifat berdiri dengan sendiri bukan bergantung dengan selain dari-Nya. Allah tidak bergantung terhadap yang diciptakan-Nya, sebaliknya sesuatu yang diciptakan-Nya itu setiap saat selalau berhajat kepada Allah s.w.t.

Allat s.w.t. tidak berhajat dan berkehendak terhadap sesuatu yang lain, tidak memerlukan bantuan kepada makhluk-makhluk-Nya. Allah bersifat Qiyamuhu Binafsihi, mustahil jika Allah berhajat dan meminta pertolongan dengan alam yang akan binasa.

Allah Maha Berkuasa memiliki segala apa yang ada dilangit dan bumi. Kemudian tidak sukar bagi Allah untuk mengurusi segala sesuatu yang ada di alam ini. Dia Maha Perkasa tidak pula Ia memerlukan bantuan dalam mengurusi segala ciptaan-Nya yang banyak itu.

Wajib pada atas tiap-tiap mukalaf mengetahui serta mengaku didalam hati akan tentu sungguh berdirinya Allah Ta’ala dengan sendirinya (Qiyamuhu Binafsihi), dan tidak berkehendak kepada yang menjadi dan tidak berkehendak kepada zat (Muhtajun Ila Ghairih).

6.    Sifat WAHDANIYAH: Allah Maha Esa (Ke-Esa-an)

Wahdaniyah ertinya Allah Maha Esa, tidak berbilang-bilang jumlahnya. Esa Allah Ta’ala itu ialah pada Zat-Nya, Sifat-Nya dan Af’al-Nya. Allah itu Esa, maka janganlah sekali-kali kita membayangkan atau memikirkan bahawa ada tuhan yang lain selain daripada Allah. Beriman kepada ke-Esa-an Allah, memudahkan bagi kita untuk beribadah dan berharap kepada Yang Satu.

Di samping kita percaya bahawa Zat Allah s.w.t. itu Esa, kita juga harus yakini bahawa sifat-sifat Allah itu mempunyai nilai yang tidak mengenal batas. Jika dikatakan Allah itu Maha Pemurah, maka pemurahnya Allah itu tidak mengenal batas. Jika Allah itu bersifat Maha Pengampun, maka ampunan Allah itu tidak mengenal batas. Walau betapa besar dosa dan kesalah nseseorang itu, jika Allah menghendaki keampunan-Nya, maka dosa-dosa orang tersebut akan diampuni Allah s.w.t.

Dan makna Esa pada Zat Allah itu ialah Zat Allah yang tidak bersusun daripada beberapa Zat yang boleh dibilangkan dengan sekurang-kurangnya bilangan dengan baharu, boleh dikerat, dibelah dan dipotong seperti bagi zat yang baharu.

Kam-mutashil Zat Berbilangan yang berhubungan dengan Zat Allah Ta’ala
Sifat Berbilangan yang berhubungan dengan Sifat Allah Ta’ala
Perbuatan Berbilangan yang berhubungan dengan Perbuatan Allah Ta’ala
Kam-munfashil Zat Bilangan yang berasing-asing pada Zat Allah Ta’ala
Sifat Bilangan yang berasing-asing pada Sifat Allah Ta’ala
Perbuatan Bilangan yang berasing-asing pada Perbuatan Allah Ta’ala

Wajib pada atas tiap-tiap mukalaf mengetahui serta mengaku putus dalam hatinya akan tentu sungguh Allah Ta’ala itu Esa pada Zat-Nya, Sifat-Nya dan Af’al-Nya. Dan tidak Ta’addud (berbilang-bilangan).

7.    Sifat QUDRAT: Allah Maha Kuasa (Pekuasa)

Qudrat ertinya Allah Maha Berkuasa keatas segala sesuatu. Hanya Allah yang berkuasa, sedangkan selain Allah sebenarnya tidak mempunyai kekuatan dan kekuasaan. Kekuasaan Allah mutlak milik-Nya. Kekuasaan Allah itu bukan datangnya kemudian, tetapi sudah ada semenjak zaman Azali lagi, iaitu sebelum adanya sesuatu selain daripada Alah s.w.t.

Allah s.w.t. menjadikan segala sesuatu yang dikehendaki-Nya. Firman Allah s.w.t.:

“Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia.” (Yassin: 82)

Pada sifat Qudrat, Allah Ta’ala Maha Kuasa mengadakan dan meniadakan sesuatu mumkin, dan bagi Qudrat itu beberapa takluq (menuntut sifat akan satu pekerjaan lain daripada menuntut di Zat-Nya), iaini beberapa tugas.

Wajib pada syara’ diatas tiap-tiap mukalaf mengetahui serta mengaku didalam hatinya akan tentu sungguh ada Tuhan Pekuasa, iaitu Allah Maha Kuasa, dan tidak sekali-kali ‘Ajzun (lemah).

8.    Sifat IRADAT: Berkehendak

Allah s.w.r. mempunyai sifat Iradat, iaitu berkehendak, maksudnya bahawa Allah s.w.t. dalam menciptakan segala sesuatu berpedoman kepada kehendak-Nya. Begitulah alam semesta ini terjadi, kerana Kudrat dan Iradat Allah, diatas Kekuasaan dan Kehendak Allah s.w.t. dan tidak ada batasannya dan tidak dapat dilukiskan melalui fikiran manusia tentang keinginan Allah.

Dan Iradat itu ialah satu sifat yang sedia kala pada Zat Allah. Dengan sifat Iradat, Allah Ta’ala mengkehendaki dan menentukan mumkin dengan setengah-setengah barang yang harus atas mumkin.

Wajib pada syara; atas tiap-tiap mukalaf mengetahui serta mengaku akan tentu sungguh didalam hatinya ada Allah Ta’ala itu bersifat Iradat, dan tidak menerima Karahah (terpaksa).

9.    Sifat ILMU: Allah Maha Mengetahui

Allah bersifat ilmu, ertinya bahawa Allah Maha Mengetaui. Allah memiliki pengetahuan dan mengetahui akan segala sesuatu, yang sudah berlaku, yang sedang berlaku dan yang akan berlaku, baik di langit, dibumi mahupun yang diantaranya, dan segala sesuatu yang diciptakan-Nya.

Dan Ilmu itu ialah sifat yang ada ia di Zat Allah Ta’ala, yang nyata segala perkara yang wajib dan yang mustahil dan yang harus itu dengan Ilmu yakni dengan pengetahuan tidak jahil. Dan makna mengetahui akan segala perkara yang wajib itu mengetahui dengan sungguhnya dan mengetahuisegala yang mustahil itu mengetahui dengan tidaknya, dan mengetahui perkara yang harus itu mengetahui akan ada atau tiada atau akan tiadanya.

Wajib atas syara’ atas tiap-tiap mukalaf mengetahui serta mengaku didalam hati akan tentu sungguh ada di Zat Allah Ta’ala itu Ilmu, dan tidak menerima akan Allah itu Jahlun (jahil).

10.   Sifat HAYAT: Hidup

Allah s.w.t. wajib mempunyai sifat Hayat iaitu hidup, dan mustahil bagi-Nya mempunyai sifat binasa yang sama dengan makhluk. Sifat hidup Allah ini tidak sama sebagaimana dengan kehidupan alam, seperti manusia, malaikat haiwan dan makhluk-makhluk yang lainnya. Allah hidup tidak berhajat terhadap sesuatu, seperti pada makhluk yang menghajatkan dan memerlukan nyawa, nafas, makan dan minum. Kehidupan makhluk merupakan hasil daripada pemberian Allah, maka pada saat yang dikehendaki-Nya, kehidupan makhluk itu dapat berakhir.

Wajib diatas tiap-tiap mukalaf mengetahui serta mengaku akan tentu sungguh didalam hatinya Allah mempunyai sifat Hayat, satu sifat yang ada pada Zat Allah dan dengan sifat Hayat ini Allah Ta’ala hidup, dan tidak akan menerima akan Maut.

11.   Sifat SAMA’: Allah Maha Mendengar

Sama’ ertinya Mendengar dan Allah bersifat Sama’ bahawa Allah Maha Mendengar segala sesuatu yang diperkatakan oleh makhluk-makhluk-Nya. Allah Maha Mendengar baik yang kuat mahupun perkara yang dibisikkan oleh makhluk-Nya. Walaupun begitu pendengaran yang ada pada Allah tidak berhajat pada sesuatu yang ada pada makhluk-Nya.

Wajib pada syara’ atas tiap-tiap mukalaf itu mengetahui serta mengaku akan tentu sungguh pada hatinya akan sifat Sama’ ini yang ada pada Allah Ta’ala, dan tidak sekali-kali Allah menerima sifat Shomam (tuli).

12.   Sifat BASYAR: Allah Maha Melihat

Allah bersifat Basyar ertinya bahawa Allah Maha Melihat apa sahaja yang ada di alam ini. Allah dapat melihat segala gerak geri makhluk-Nya. Namun Penglihatan Allah itu tidaklah sama dengan penglihatan makhluk ciptaan-Nya. Allah tidak berhajat seperti makhluk-Nya untuk melihat.

Wajib pada syara’ atas tiap-tiap mukalaf itu mengetahui serta mengaku didalam hatinya akan tentu sungguh ada pada Allah Ta’ala itu sifat Basyar, dan iaitu satu sifat yang ada di Zat Allah. Tidak Allah sekali-kali menerima akan sifat ‘Umyun (buta).

13.   Sifat KALAM: Allah Berkata-kata

Allah mempunyai sifat Kalam atau berkata-kata, dan mustahil bagi Allah Yang Maha Agung itu bersifat berlawanan dengan sifat Kalam. Walaubagaimanapun Kalam Allah tidak seperti yang dihajatkan oleh makhluk-Nya. Kalam Allah itu dinamakan Wahyu yang diberikan kepada makhluk-Nya sebagai mendatangkan kebenaran-Nya.

Wajib diatas tiap-tiap mukalaf itu mengetahui serta mengaku akan tentu sungguh pada hatinya akan Allah mempunyai sifat Kalam. Iaitu satu sifat yang sedia kala di Zat AllahTa’ala. Dengan adanya sifat inilah Allah tidak akan sekali-kali menerima sifat Bukmun (bisu)

14.   Sifat KAUNUHU QADIRAN: Allah tetap selalau dalam keadaan Berkuasa

15.   Sifat KAUNUHU MURIDAN: Allah tetap dalam keadaan Menghendaki

16. Sifat KAUNUHU ALIMAN: Allah tetap dalam keadaan Mengetahui

17. Sifat KAUNUHU HAYYAN: Allah tetap dalam keadaan Hidup

18. Sifat KAUNUHU SAMI’AN: Allah tetap dalam keadaan Mendengar

19. Sifat KAUNUHU BASIRAN: Allah tetap dalam keadaan Melihat

20.   Sifat KAUNUHU MUTAKALLIMAN: Allah tetap dalam keadaan Berkata-kata

Rumusan daripada:

Al-Misbahul Munir
Abdul Aziz Bin Ismail Al-Fatani

(c&p)

ruqyah syari’ah-panduan mengenalpasti gangguan sihir/jin

dengarkan habis dengan nada lantang, xperlu ikut bacaan untuk ujikaji sendiri – fokus!!

semoga ada manfaatnya buat pengetahuan bersama. insyaallah.

cara:

1) Tekan butang PLAY RUQYAH SYARIAH dibawah dan dengar sehingga tamat  menggunakan HEADPHONE dengan nada yang kuat.

2) Pejamkan mata dan jangan ikut bacaan ayat-ayat ini baik dimulut atau dihati.

3) Perhatikan setelah selesai…jika anda batuk,berpeluh-peluh,terasa mual,jantung berdegup kencang,terasa berdebar-debar,ada benda bergerak-gerak dibawah kulit,sendawa,mengantuk,pening dan menguap..maka sahlah badan anda dihuni JIN.

berikhtiarlah untuk mendapatk

DAPATKan rawatan secepatnya agar hidup lebih tenang. insyaAllah.

kita digalakkan berusaha mengubati penyakit, dan tidak berdiam diri sahaja…

smile..

 

meninggalkan maksiat kerana Allah swt. (copied n pasted)

MENINGGALKAN MAKSIAT KERANA ALLAH SWT

Segala puji bagi Allah semata, kita memuji, memohon pertolongan, dan ampunan kepada -Nya. Kita berlindung kepada Allah SWTdari kejahatan diri kita dan keburukan amal perbuatan kita. Barangsiapa yang Allah SWT memberikan petunjuk kepadanya maka tidak ada yang bisa menyesatkannya, dan barangsiapa yang Dia sesatkan maka tidak ada yang bisa memberi petunjuk kepadanya. Dan aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah (yang berhak disembah) selain Allah SWTsemata, tiada sekutu bagi -Nya, dan Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul -Nya. semoga rahmat dan kesejahteraan Allah SWT selalu tercurah kepadanya serta keluarganya. Wa Ba’du:

 

 

Sesungguhnya nafsu syahwat mempunyai kekuatan terhadap jiwa, kekuasaan dan keteguhan terhadap hati, karena sebab itu maka meninggalkannya sangat berat dan berlepas diri darinya teramat susah. Akan tetapi orang yang bertaqwa kepada Allah SWT tentu Dia menjaganya dan barangsiapa yang memohon pertolongan kepada -Nya niscaya Dia menolongnya.

وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya..

(QS. ath-Thalaq:3)

 

 

Sesungguhnya orang yang meninggalkan kesenangan dan kebiasaan bukan karena Allah SWT tentu akan mendapatkan kesusahan luar biasa, sebaliknya orang yang meninggalkannya ikhlas karena Allah SWT, maka ia tidak merasakan susah dalam meninggalkannya kecuali di saat yang pertama, untuk diuji apakah dia benar dalam meninggalkannya atau dusta. Jika ia sabar di atas sedikit kesusahan niscaya berubah menjadi kenikmatan. Setiap kali bertambah keterasingan pada yang diharamkan dan jiwa merasa ingin melakukannya serta banyak sekali penggoda untuk terjerumus di dalamnya niscaya bertambah besar pahala dalam meninggalkannya dan berlipat ganda ganjaran dalam melawan hawa nafsu untuk berlepas diri darinya.

Kecenderungan tabiat manusia kepada nafsu syahwat tidak bertentangan dengan sifat taqwa, apabila ia tidak melakukannya dan selalu melawan hawa nafsunya untuk membencinya, bahkan hal itu termasuk jihad dan sebahagian dari taqwa. Kemudian, sesungguhnya orang yang meninggalkan sesuatu kerana Allah SWT niscaya Allah SWTmenggantikan untuknya yang lebih baik darinya.  Dan gantian dari Allah SWTada beraneka ragam, dan yang terbesar adalah:

Jinak kepada Allah SWT, mencintai -Nya, ketenangan hati dengan berzikir kepada -Nya, kekuatan dan ridhanya kepada Rabb-nya, diserta balasan selagi masih di dunia, ditambah balasan yang sempurna di akhirat. Berikut ini adalah beberapa contoh balasan lebih baik yang diberikan Allah SWTkepada orang yang meninggalkan maksiat karena Allah SWT:

Barangsiapa yang meninggalkan meminta-minta, berharap banyak dan menumpahkan air mata di hadapan manusia, dan dia menggantungkan harapannya hanya kepada Allah SWT semata niscaya Allah SWT menggantikan yang lebih baik dari yang dia tinggalkan. Maka Dia memberikan kepadanya kemerdekaan hati, kemuliaan jiwa, dan tidak berharap dari makhluk.

 

 

وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللهُ وَمْن يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللهُ

“Barangsiapa yang berusaha sabar niscaya Allah SWTmemberikan kesabaran kepadanya, dan barangsiapa menahan diri (dari meminta-minta) niscaya Allah SWT mencukupkannya.”

  • Barangsiapa yang tidak menentang taqdir Allah SWT, lalu ia menyerahkan semua urusannya kepada Rabb-nya, pasti Allah SWT memberikan sifat ridha dan yaqin, dan diyakini bahwa ia termasuk akhir yang baik yang tidak terlintas di hati.
  • barangsiapa yang tidak pergi kepada peramal dan tukang sihir niscaya Allah SWT memberikan kesabaran kepadanya, bertawakal secara benar dan merealisasikan tauhid.
  • Barangsiapa yang tidak bergelimang dosa di atas dunia, pasti Allah SWT mengumpulkan perkaranya, memberikan kekayaan di dalam hatinya, dan dunia datang kepadanya sedangkan dia tidak terlalu berharap.
  • Barangsiapa yang tidak takut kepada selain Allah SWT dan mengesakan Allah SWT dengan rasa takut, niscaya dia selamat dari segala ilusi dan Allah SWT memberikan rasa aman kepadanya dari segala sesuatu, maka segala rasa takutnya menjadi rasa aman, dingin dan kesejahteraan.
  • Barangsiapa yang meninggalkan dusta dan selalu jujur dalam segala hal niscaya ia diberi petunjuk  kepada kebaikan dan dia di sisi Allah SWT termasuk orang yang shiddiq (jujur), diberikan lisan (sebutan) yang benar di antara manusia, maka mereka menjadikannya pemimpin, memuliakan, dan mendengarkan ucapannya.
  • Barangsiapa yang meninggalkan perdebatan, sekalipun dia benar niscaya diberikan jaminan untuknya rumah di pinggiran syurga, selamat dari pertengkaran, terjaga di atas kebersihan hatinya dan selamat dari terbuka aibnya.
  • Barangsiapa yang tidak menipu dalam jualbeli nescaya bertambah kepercayaan manusia kepadanya dan banyak yang mencari barangnya.
  • Barangsiapa yang meninggalkan riba dan usaha yang buruk nescaya Allah SWT memberikan berkah dalam rezekinya dan membuka baginya pintu-pintu kebaikan dan keberkahan.
  • Barangsiapa yang meninggalkan pandangan yang haram niscaya Allah SWT menggantikannya dengan firasat yang benar, cahaya dan kejelasan, serta kenikmatan yang didapatkannya di hatinya.
  • Barangsiapa yang meninggalkan sikap kedekut, mengutamakan sikap pemurah nescaya manusia menyukainya, dekat dari Allah SWT dan dari syurga, selamat dari dukacita/ sakit hati/dada sempit, menaikkan tangga kesempurnaan dan tingkatan keutamaan iman.

وَمَن يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Dan barangsiapa yang dipelihara kebakhilan dirinya maka merekalah orang-orang yang beruntung.”

 

 

  • 11. Barangsiapa yang meninggalkan sikap sombong dan selalu berakhlak tawadhu’ (rendah hati) nescaya sempurna kepemimpinannya, tinggi kedudukannya, dan keutamaannya mencapai puncak. Rasulullah SAW bersabda dalam riwayat Muslim:

وَمَنْ تَوَاضَعَ ِللهِ رَفَعَهُ

“Barangsiapa yang rendah hati karena Allah SWT niscaya Dia meninggikannya.”

 

  • 12. Barangsiapa yang meninggalkan tidur dan selalu mendirikan shalat karena Allah SWT nescaya Dia memberikannya kesenangan, rajin dan rasa akrab dalam ibadah.
  • Barangsiapa yang meninggalkan rokok, segala yang memabukkan dan menghilangkan akal nescaya Allah SWT menolongnya, memberikan kelembutan dari sisiNya, kesihatan dan kebahagiaan hakiki, bukan kebahagiaan sementara yang berlalu.
  • 14. Barangsiapa yang meninggalkan membalas dendam, padahal dia mampu melakukannya, niscaya Allah SWT memberikan rasa lapang dalam dadanya, senang di hati. Maka di dalam pemberian maaf terdapat rasa tenang, manis, kemuliaan jiwa dan ketinggiannya yang tidak ada bandingnya.

Nabi saw.bersabda:

وَمَا زَادَ اللهُ عَبْدًاً بِعَفْوٍ إِلاَّ عِزًّاً

“Dan Allah SWT tidak menambah kepada hamba dengan sikap maaf kecuali kemuliaan.”

 

  • 15. Barangsiapa yang meninggalkan teman yang jahat yang merupakan puncak kesenangannya nescaya Allah SWT menggantikannya teman-teman yang baik yang dia mendapatkan kesenangan dan faedah di sisi mereka, serta memperoleh kebaikan dunia dan akhirat dari persahabatan dan pergaulan dengan mereka.
  • 16. Barangsiapa yang meninggalkan banyak makan nescaya ia selamat dari kegemukan dan segala penyakit, karena barangsiapa yang banyak makan nescaya ia banyak minum, lalu banyak tidur, selanjutnya ia banyak rugi.
  • 17. Barangsiapa yang tidak menunda-nunda dalam membayar hutang nescaya Allah SWT menolongnya dan membayarkan untuknya, bahkan Allah SWT pasti menolongnya.
  • 18. Barangsiapa yang meninggalkan marah nescaya Dia menjaga kemuliaan dan kewibawaan dirinya, terhindar dari kehinaan meminta maaf dan penyesalan, serta termasuk dalam golongan orang-orang yang bertaqwa (الكاظمين الغيظ)orang-orang yang menahan amarah“.

Seorang laki-laki datang kepada Nabi SAW.seraya berkata: Ya Rasulullah, berilah wasiat kepadaku. Beliau bersabda: ‘Janganlah engkau marah.”

HR. al-Bukhari.

Al-Mawardi rahimahullah berkata: Maka sudah sepantasnya bagi orang yang memiliki akal lurus dan pertimbangan yang kuat agar menghadapi kekuatan marah dengan sikap hilmnya (santunnya) maka ia bisa menahannya, dan mengimbangi dorongan kejahatannya dengan pertimbangannya maka ia bisa menahannya, agar dia mendapatkan kebaikan yang terbesar dan beruntung dengan kesudahan yang terpuji.

Dan dari Abu Ablah, ia berkata, ‘Pada suatu hari, Umar bin Abdul Aziz sangat marah kepada seorang laki-laki, lalu dia menyuruh untuk dibawa ke hadapannya, lalu laki-laki itu dibawa kehadapannya dan diikat dengan tali dan dibawakan cambuk. Lalu Umar bin Abdul Aziz rahimahullah berkata: Lepaskanlah dia. Sesungguhnya jika bukan karena aku sangat marah niscaya aku menghukum engkau.’ Kemudian ia membaca:  (الكاظمين الغيظ) “orang-orang yang menahan amarah

  • 19.  Barangsiapa menghindarkan diri dari terjerumus dalam kehormatan manusia dan mengungkapkan aib mereka niscaya ia digantikan dengan keselamatan dari keburukan mereka dan diberikan rizqi melihat pada dirinya. Ahnaf bin Qais R.A berkata: “Barangsiapa yang bersegera kepada manusia yang tidak mereka sukai, niscaya mereka berkata padanya sesuatu yang tidak mereka ketahui.’ Dan seorang wanita badawi berpesan kepada anaknya: ‘Jauhilah mengurusi kekurangan orang lain maka (jika engkau melakukan hal itu, niscaya) engkau akan menjadi sasaran, dan sudah pasti sasaran tidak bisa bertahan karena banyaknya anak panah. Dan sedikit sekali anak panah memalingkan sasaran sampai ia menjadi lemah karena saking kuatnya. Imam asy-Syafii rahimahullah berkata:

المرء إن كان مؤمناً ورعاً *** أشغله عن عيوب الورى ورعه

كما السقيم العليل أشغله *** عن وجع الناس كلهم وجعه

Seseorang, jika ia beriman serta bersikap wara’, Niscaya sifat wara’nya menghalanginya dari (memperhatikan) keaiban manusia (orang lain)

Sebagaimana orang sakit saat menderita, rasa sakitnya membuat dia tidak sempat memikirkan  penyakit semua manusia.

  • Barangsiapa yang meninggalkan pertengkaran dengan orang-orang bodoh dan berpaling dari orang-orang jahil niscaya ia menjaga kehormatannya, melapangkan dirinya dan selamat dari mendengarkan yang menyakitinya.

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ

Jadilah engkau pema’af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.

(QS. al-A’raaf:199)

 

 

  • Barangsiapa yang meninggalkan sifat dengki pastilah ia selamat dari bahayanya yang beraneka ragam. Sifat hasad adalah penyakit berbahaya, racun yang membunuh, lorong yang rusak, dan perilaku yang tercela. Dan di antara tercelanya sifat hasad bahwa ia mengarah kepada orang terdekat dari karib kerabat, kenalan terdekat dan saudara-saudara. Sebagian orang yang bijak berkata: Aku tidak pernah melihat orang zalim yang lebih menyerupai dengan yang dizalim selain orang yang pendengki, jiwa yang sengsara, selalu berduka cita dan hati yang bingung.
  • 22.  Barangsiapa yang selamat dari sifat buruk sangka (su`uzh zhann) niscaya ia selamat dari kekacaun jiwa dan fikiran yang terganggu. Maka buruk sangka merusak rasa cinta dan menarik sakit hati dan kekacauan jiwa.

Karena inilah Allah SWT memeperingatkan darinya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيراً مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثم

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa

(QS. al-Hujurat:12)

Dan Nabi SAW bersabda:

إياكم والظن فإن الظن أكذب الحديث

“jauhilah prasangka, maka sesungguhnya prasangka itu adalah pembicaraan paling dusta.” HR. al-Bukhari dan Muslim.

 

 

23.  Barangsiapa yang menjauhi sifat malas dan maju di atas kesungguhan dan bekerja keras niscaya tinggilah semangatnya dan diberikan berkah pada waktunya, lalu ia mendapatkan kebaikan yang banyak di waktu yang sedikit.

Dan barangsiapa yang meninggalkan kenikmatan niscaya ia mendapatkan cita-cita dan barangsiapa yang tenggelam dalam kenikmatan niscaya ia menggigit tangan (menyesal).

24.  Barangsiapa yang meninggalkan mencari ketenaran dan suka terkenal niscaya Allah SWT mengangkat sebutannya (namanya), menyebarkan keutamaannya dan datanglah ketenarannya yang menyeret ujung kainnya (tanpa dikehendakinya).

25.  Barangsiapa yang meninggalkan sikap durhaka, maka ia menjadi berbakti kepada kedua orangnya, niscaya Allah SWT ridha kepadanya, memberikan karunia anak-anak yang berbakti dan memasukkannya ke dalam syurga di akhirat.

26.  Dan barangsiapa siapa yang meninggalkan sikap memutuskan silaturrahim, lalu ia menyambung hubungan silaturrahim kepada mereka, menyayangi mereka, dan bertaqwa kepada Allah SWT pada mereka, nescaya Allah SWT meluaskan rezekinya, memanjangkan umurnya, dan ia senantiasa ada penolong dari Allah SWT yang menyertainya selama ia tetap menyambung hubungan silaturrahim.

27.  Barangsiapa yang meninggalkan cinta (kepada manusia), memutuskan sebab-sebabnya, menelan pahitnya berpisah di dalam langkah pertama, dan menghadap kepada Allah SWT secara menyeluruh, niscaya ia diberikan hiburan, kemuliaan jiwa, selamat dari kepedihan yang mendalam, kehinaan dan tertawan, hatinya dipenuhi kebebasan dan cinta kepada Allah SWT, cinta itulah yang menyatukan hatinya yang tercabik-cabik, menutup kekosongannya, mengenyangkan rasa laparnya, mengkayakannya dari kefakiran. Maka tidak beruntung, tidak baik dan tidak tenang, serta tidak tenteram kecuali dengan beribadah kepada Rabb-nya, mencintai-Nya, dan kembali kepada Nya.

28.  Barangsiapa yang meninggalkan bermuka masam dan mengerutkan kening, dan bersifat dengan muka manis dan wajah berseri, niscaya lembutlah budi pekertinya, haluslah perilakunya, banyaklah yang mencintainya, dan sedikit orang yang mencelanya.

Nabi bersabda:

:تبسُّمك في وجه أخيك صدقة

“Senyumanmu di wajah saudaramu adalah sedekah.”

HR. at-Tirmidizi

dan ia berkata: hadits hasan gharib.

Ibnu Aqil al-Hanbali rahimahullah berkata: ‘

Muka manis menjinakkan akal dan pendorong untuk diterima, dan bermuka masam adalah sebaliknya.

 

 

Sebagai kesimpulan, maka barangsiapa yang meninggalkan sesuatu (yang dilarang) kerana Allah SWT nescaya Allah SWT memberikan kebaikan untuknya sebagai penggantinya, maka balasan dari jenis amal perbuatan:

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْراً يَرَهُ . وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرّاً يَرَهُ.

Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. * Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.

(QS. az-Zalzalah:7-8)

Dan contoh orang yang meninggalkan sesuatu karena Allah SWT lalu Allah SWT memberikan untuknya yang lebih baik sebagai penggantinya: Dan apabila engkau ingin melihat contoh nyata, yang menjelaskan kepadamu bahawa siapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah SWT, nescaya Allah SWT menggantikan yang lebih baik untuknya. Perhatikanlah kisah nabi Yusuf AS bersama isteri al-Aziz, wanita itu menggodanya namun ia tetap menjaga diri, padahal ia bisa melakukan maksiat itu. Pada diri nabi Yusuf terkumpul sesuatu yang tidak ada pada diri orang lain, dan jika terkumpul semuanya atau sebagiannya pada diri orang lain kemungkinan ia memenuhi ajakan tersebut. Bahkan sebahagian orang ada yang pergi dengan sendirinya menuju tempat-tempat fitnah dan berusaha melakukannya dengan dirinya sendiri, kemudian ia kembali dengan kerugian yang nyata di dunia dan akhirat, jika Allah SWT tidak memberikan rahmatNya kepadanya.

Adapun nabi Yusuf AS, segala pendorong melakukan perbuatan zina terkumpul pada dirinya, yaitu:

  1. Dia seorang pemuda, dan dorongan pemuda untuk berbuat zina sangat kuat.
  2. Dia seorang bujangan, tidak ada yang tempat untuk melempiaskan nafsu syahwatnya.
  3. Dia adalah warga pendatang, dan warga pendatang tidak merasa malu di tempat perantauannya sebagaimana dia merasa malu saat berada di antara teman-teman dan kenalannya.
  4. Dia seorang budak, dia telah dibeli dengan harga yang murah. Dan seorang budak tidak seperti orang yang merdeka.
  5. Sesungguhnya wanita itu sangat cantik.
  6. Wanita itu punya kedudukan yang tinggi.
  7. Dia adalah majikannya.
  8. Tidak ada yang mengawasi.
  9. Dia telah menyerahkan diri kepadanya.
  10. Dia telah menutup semua pintu.
  11. Dialah yang mengajak untuk melakukan hal itu.
  12. Dia sangat ingin melakukan hal itu.
  13. Sesungguhnya wanita itu telah mengancam memberikan hukuman jika ia menolak.

Kendati demikian ia memilih sabar karena mengutamakan dan memilih yang ada di sisi Allah SWT. Maka beliau memperoleh keberuntungan dan kemuliaan di dunia dan syurga di akhirat. Sungguh pada akhirnya ia menjadi majikan dan isteri al-Aziz itu akhirnya menjadi seperti budak di sisinya. dan disebutkan bahwa wanita itu berkata:

‘Maha suci (Allah SWT) yang telah menjadikan para raja menjadi budak karena perbuatan maksiat itu, dan menjadikan para budak sebagai raja karena perbuatan taat itu.”

Maka sudah seharusnya orang yang berakal agar bersabar dalam segala perkara dan melihat akibatnya, tidak mengutamakan kenikmatan sesaat yang fana di atas kenikmatan akhirat yang kekal.

Semoga rahmat dan kesejahteraan Allah SWT selalu tercurah kepada nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

source:  www.islamhouse.com