SEHAT itu ASET!

Source: SEHAT itu ASET!

Advertisements

Solat Tasbih & keutamaannya..

real connection

Solat sunat Tasbih ini amat dianjurkan dilakukan pada setiap malam / minggu – Jumaat / bulan / tahun / atau paling kurang dan setidak2nya sekali seumur hidup!!

Masya Allah.. hebatkan pelawaan Allah buat kita semua bagi meraih keampunanNya?? terbuka pada setiap masa – terutamanya melalui solat sunat Tasbih yang dilakukan secara ikhlas …. SubhanAllah..

tasbih tangan jer..

Dinamakan solat Sunat Tasbih kerana di dalam solat sunat biasa yang khusus ini diselangi bacaan tasbih sebanyak 300x / 4 rakaat ( 175x tasbih per rakaat!)

Tatacara perlaksanaan solat tasbih ini adalah seperti berikut:

Semua riwayat sepakat solat tasbih hanya 4 rokaat, jika pada siang hari dengan 1x salam (tanpa tasyahud awal) sebanyak 4 rakaat, sedang di malam hari dilakukan sebanyak 2 rokaat- 2 rakaat dengan 2x salam ( dengan tasbih sebanyak 75x tiap raka’atnya), jadi keseluruhan bacaan tasbih dalam shalat tasbih 4 rokaat tersebut 300x tasbih!

irhamna

Niat Shalat Tasbih:

Niat untuk shalat tasbih yang dilakukan dengan dua kali salam (2 rakaat):

أُصَلِّى سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

 

Niat untuk solat tasbih dengan 1x salam (4 rakaat)@ siang hari pula:

أُصَلِّى سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Secara umum, shalat tasbih sama dengan tata cara shalat yang lain, hanya saja ada tambahan bacaan tasbih yaitu:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Lafadz ini diucapkan sebanyak 75 kali pada tiap raka’at dengan perincian sebagai berikut.

Sesudah membaca Al-Fatihah dan surah sebelum ruku sebanyak 15 kali,

Ketika ruku’ sesudah membaca do’a ruku’ dibaca lagi sebanyak 10 kali,

Ketika bangun dari ruku’ sesudah bacaan i’tidal dibaca 10 kali,

Ketika sujud pertama sesudah membaca do’a sujud dibaca 10 kali,

Ketika duduk di antara dua sujud sesudah membaca bacaan antara dua sujud dibaca 10 kali tasbih,

Ketika sujud yang kedua sesudah membaca do’a sujud dibaca lagi sebanyak 10 kali,

Ketika bangun dari sujud yang kedua sebelum bangkit (duduk istirahat) dibaca lagi sebanyak 10 kali. (kemudian bangun semula berdiri  untuk rakaat yang kedua).

https://youtu.be/6t5c8PSamy8

Solat Tasbih dilakukan sebanyak 4 raka’at dengan sekali tasyahud, yaitu pada raka’at yang keempat lalu salam (jika dilakukan di siang hari@ bukan pada waktu2 terlarang!)

Dilakukan pula dengan cara dua raka’at-dua raka’at di malam hari, berpandu kepada sabda Rasulullah SAW: “Shalat malam itu, dua-dua” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim) di mana setiap dua raka’at membaca tasyahud kemudian salam.

Waktu shalat tasbih yang paling utama adalah sesudah tenggelamnya matahari, sebagaimana dalam riwayat ‘Abdullah bin Amr.

Tetapi dalam riwayat Ikrimah yang mursal diterangkan bahwa boleh malam hari dan boleh siang hari. Wallâhu A’lam.

Dalil tentang solat tasbih ini sebagaimana yang disabdakan oleh Baginda Rasulullah SAW dalam sebuah hadist dari Ibnu ‘Abbas:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ الله ُعَنْهُ: أَنََّ رَسُوْلُ اللهِ صَلََّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلََّمَ قَالَ لِلْعَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَلِّبْ: يَا عَبَّاسُ يَا عَمَّاهْ !! أَلاَ أُعْطِيْكَ؟ أَلاَ أُمْنِحُكَ؟ أَلاَ أُحِبُّكَ؟ أَلاَ أَفْعَلُ بِكَ عَشَرَ خِصَالٍ, إِذَا أَنْتَ فَعَلْتَ ذَلِكَ غَفَرَ اللهُ لَكَ ذَنْبِكَ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ, قَدِيْمَهُ وَحَدِيْثَهُ, خَطْأَهُ وَعَمْدَهُ, صَغِيْرَهُ وَكَبِيْرَهُ, سِرَّهُ وَعَلاَنِيَّتَهُ. عَشَرَ خِصَالٍ, أَنْ تُصَلِّيْ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ تَقْرَأُ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ فَاتِحَةَ الْكِتَابِ وَسُوْرَةً, فَإِذَا فَرَغْتَ مِنَ الْقِرَاءَةِ فِي أَوَّلِ رَكْعَةٍ, وَأَنْتَ قَائِمٌ قُلْتَ سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاََّّ اللهِ وَالله ُأَكْبَرُ خَمْسَ عَشْرَةَ مَرَّةً, ثُمَّ تَرْكَعُ فَتَقُوْلُهَا وَأَنْتَ رَاكِعٌ عَشْرًا, ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنَ الرُّكُوْعِ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا, ثُمَّ تَهْوِيْ سَاجِدًا فَتَقُوْلُهَا وَأَنْتَ سَاجِدٌ عَشْرًا, ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنَ السُّجُوْدِ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا, ثُمَّ تَسْجُدُ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا, ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا, فَذَلِكَ خَمْسٌ وَسَبْعُوْنَ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ تَفْعَلُ ذَلِكَ فِي أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ, إِذَا اسْتَطَعْتَ أَنْ تُصَلِّيْهَا فِي كُلِّ يَوْمٍ مَرَّةً فَافْعَلْ, فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِيْ كُلِّ جُمْعَةٍ مَرَّةً, فَإِنْ لََمْ تَفْعَلْ فَفِي كُلِّ شَهْرٍ مَرَّةً, فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِي كُلِّ سَنَةِ مَرَّةً, فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ .فَفِي عُمْرِكَ مَرَّةً

Artinya:

“Dari Ibnu ‘Abbâs, bahwasanya Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada ‘Abbâs bin ‘Abdul Muththalib, ‘Wahai ‘Abbas, wahai pamanku, maukah kamu apabila aku beri? Bolehkah sekiranya aku beri petunjuk padamu? Tidakkah kau mau? Saya akan tunjukkan suatu perbuatan yang mengandung 10 keutamaan, yang jika kamu melakukannya maka diampuni dosamu, yaitu dari awalnya hingga akhirnya, yang lama maupun yang baru, yang tidak disengaja maupun yang disengaja, yang kecil maupun yang besar, yang tersembunyi maupun yang nampak.

Semuanya 10 macam. Kamu shalat 4 rakaat. Setiap rakaat kamu membaca Al-Fatihah dan satu surah. Jika telah selesai, maka bacalah Subhanallâhi wal hamdulillâhi wa lâ ilâha illallâh wallahu akbar sebelum ruku’ sebanyak 15 kali, kemudian kamu ruku’ lalu bacalah kalimat itu di dalamnya sebanyak 10 kali, kemudian bangun dari ruku’ (I’tidal) baca lagi sebanyak 10 kali, kemudian sujud baca lagi sebanyak 10 kali, kemudian bangun dari sujud baca lagi sebanyak 10 kali, kemudian sujud lagi dan baca lagi sebanyak 10 kali, kemudian bangun dari sujud sebelum berdiri baca lagi sebanyak 10 kali, maka semuanya sebanyak 75 kali setiap rakaat. Lakukan yang demikian itu dalam empat rakaat. Lakukanlah setiap hari, kalau tidak mampu lakukan setiap pekan, kalau tidak mampu setiap bulan, kalau tidak mampu setiap tahun dan jika tidak mampu maka lakukanlah sekali dalam seumur hidupmu.”

 (HR. Abu Daud no. 1297)

Dari Anas bin Malik bahwasannya Ummu Sulaim pagi-pagi menemui Baginda Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam seraya berkata, ajarilah saya beberapa kalimat yang saya ucapkan didalam shalatku, maka beliau bersabda:

كَبِّرِى اللَّهَ عَشْرًا وَسَبِّحِى اللَّهَ عَشْرًا وَاحْمَدِيهِ عَشْرًا ثُمَّ سَلِى مَا شِئْتِ يَقُولُ نَعَمْ نَعَمْ ». قَالَ وَفِى الْبَابِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو وَالْفَضْلِ بْنِ عَبَّاسٍ وَأَبِى رَافِعٍ. قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أَنَسٍ حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ. وَقَدْ رُوِىَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- غَيْرُ حَدِيثٍ فِى صَلاَةِ التَّسْبِيحِ وَلاَ يَصِحُّ مِنْهُ كَبِيرُ شَىْءٍ. وَقَدْ رَأَى ابْنُ الْمُبَارَكِ وَغَيْرُ وَاحِدٍ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ صَلاَةَ التَّسْبِيحِ وَذَكَرُوا الْفَضْلَ فِيهِ. حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ حَدَّثَنَا أَبُو وَهْبٍ قَالَ سَأَلْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ الْمُبَارَكِ عَنِ الصَّلاَةِ الَّتِى يُسَبَّحُ فِيهَا فَقَالَ يُكَبِّرُ ثُمَّ يَقُولُ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ وَتَبَارَكَ اسْمُكَ وَتَعَالَى جَدُّكَ وَلاَ إِلَهَ غَيْرُكَ ثُمَّ يَقُولُ خَمْسَ عَشْرَةَ مَرَّةً سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ ثُمَّ يَتَعَوَّذُ وَيَقْرَأُ (بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ) وَفَاتِحَةَ الْكِتَابِ وَسُورَةً ثُمَّ يَقُولُ عَشْرَ مَرَّاتٍ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ ثُمَّ يَرْكَعُ فَيَقُولُهَا عَشْرًا. ثُمَّ يَرْفَعُ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ فَيَقُولُهَا عَشْرًا ثُمَّ يَسْجُدُ فَيَقُولُهَا عَشْرًا ثُمَّ يَرْفَعُ رَأْسَهُ فَيَقُولُهَا عَشْرًا ثُمَّ يَسْجُدُ الثَّانِيَةَ فَيَقُولُهَا عَشْرًا يُصَلِّى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ عَلَى هَذَا فَذَلِكَ خَمْسٌ وَسَبْعُونَ تَسْبِيحَةً فِى كُلِّ رَكْعَةٍ يَبْدَأُ فِى كُلِّ رَكْعَةٍ بِخَمْسَ عَشْرَةَ تَسْبِيحَةً ثُمَّ يَقْرَأُ ثُمَّ يُسَبِّحُ عَشْرًا فَإِنْ صَلَّى لَيْلاً فَأَحَبُّ إِلَىَّ أَنْ يُسَلِّمَ فِى الرَّكْعَتَيْنِ وَإِنْ صَلَّى نَهَارًا فَإِنْ شَاءَ سَلَّمَ وَإِنْ شَاءَ لَمْ يُسَلِّمْ. قَالَ أَبُو وَهْبٍ وَأَخْبَرَنِى عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِى رِزْمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّهُ قَالَ يَبْدَأُ فِى الرُّكُوعِ بِسُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَفِى السُّجُودِ بِسُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى ثَلاَثًا ثُمَّ يُسَبِّحُ التَّسْبِيحَاتِ. قَالَ أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ وَحَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ زَمْعَةَ قَالَ أَخْبَرَنِى عَبْدُ الْعَزِيزِ وَهُوَ ابْنُ أَبِى رِزْمَةَ قَالَ قُلْتُ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ إِنْ سَهَا فِيهَا يُسَبِّحُ فِى سَجْدَتَىِ السَّهْوِ عَشْرًا عَشْرًا قَالَ لاَ إِنَّمَا هِىَ ثَلاَثُمِائَةِ تَسْبِيحَةٍ.

Artinya:

“Bertakbirlah kepada Allah sebanyak sepuluh kali, bertasbihlah kepada Allah sepuluh kali dan bertahmidlah (mengucapkan Alhamdulillah) sepuluh kali, kemudian memohonlah (kepada Allah) apa yang kamu kehendaki, niscaya Dia akan menjawab: ya, ya, (Aku kabulkan permintaanmu).” (perawi) berkata, dalam bab ini (ada juga riwayat -pent) dari Ibnu Abbas, Abdullah bin Amru, Al Fadll bin Abbas dan Abu Rafi’. Abu Isa berkata, hadits anas adalah hadits hasan gharib, telah diriwayatkan dari Nabi Shallahu ‘alaihi wa sallam selain hadits ini mengenai shalat tasbih, yang kebanyakan (riwayatnya) tidak shahih. Ibnu Mubarrak dan beberapa ulama lainnya berpendapat akan adanya shalat tasbih, mereka juga menyebutkan keutamaan shalat tasbih. Telah mengabarkan kepada kami Ahmad bin ‘Abdah Telah mengabarkan kepada kami Abu Wahb dia berkata, saya bertanya kepada Abdullah bin Al Mubarak tentang shalat tasbih yang didalamnya terdapat bacaan tasbihnya, dia menjawab, ia bertakbir kemudian membaca Subhaanaka Allahumma Wa Bihamdika Wa Tabaarakasmuka Wa Ta’ala Jadduka Walaa Ilaaha Ghairuka kemudian dia membaca Subhaanallah Walhamdulillah Wa Laailaaha Illallah Wallahu Akbar sebanyak lima belas kali, kemudian ia berta’awudz dan membaca bismillah dilanjutkan dengan membaca surat Al fatihah dan surat yang lain, kemudian ia membaca Subhaanallah Walhamdulillah Wa Laailaaha Illallah Wallahu Akbar sebanyak sepuluh kali, kemudian ruku’ dan membaca kalimat itu sepuluh kali, lalu mengangkat kepala dari ruku’ dengan membaca kalimat tersebut sepuluh kali, kemudian sujud dengan membaca kalimat tersebut sepuluh kali, lalu mengangkat kepalanya dengan membaca kalimat tersebut sepuluh kali, kemudian sujud yang kedua kali dengan membaca kalimat tersebut sepuluh kali, ia melakukan seperti itu sebanyak empat raka’at, yang setiap satu raka’atnya membaca tasbih sebanyak tujuh puluh lima kali, disetiap raka’atnnya membaca lima belas kali tasbih, kemudian membaca Al Fatehah dan surat sesudahnya serta membaca tasbih sepuluh kali-sepuluh kali, jika ia shalat malam, maka yang lebih disenagi adalah salam pada setiap dua raka’atnya. Jika ia shalat disiang hari, maka ia boleh salam (di raka’at kedua) atau tidak. Abu Wahb berkata, telah mengabarkan kepadaku ‘Abdul ‘Aziz bin Abu Rizmah dari Abdullah bahwa dia berkata, sewaktu ruku’ hendaknya dimulai dengan bacaan Subhaana Rabbiyal ‘Adziimi, begitu juga waktu sujud hendaknya dimulai dengan bacaan Subhaana Rabbiyal A’la sebanyak tiga kali, kemudian membaca tasbih beberapa kali bacaan. Ahmad bin ‘Abdah berkata, Telah mengabarkan kepada kami Wahb bin Zam’ah dia berkata, telah mengabarkan kepadaku ‘Abdul ‘Aziz dia adalah Ibnu Abu Zirmah, dia berkata, saya bertanya kepada Abdullah bin Mubarak, jika seseorang lupa (waktu mengerjakan shalat tasbih) apakah ia harus membaca tasbih pada dua sujud sahwi sebanyak sepuluh kali-sepuluh kali? Dia menjawab, tidak, hanya saja (semua bacaan tasbih pada shalat tasbih) ada tiga ratus kali.

 (HR. Tirmidzi no. 481)

Kedua hadits di atas adalah hadits yang menjelaskan tata cara shalat tasbih. Intinya, shalat tasbih dilakukan dengan 4 raka’at. Ulama Syafi’iyah berpendapat bahwa shalat tasbih jumlahnya empat raka’at dan tidak boleh lebih dari itu.

4997f-32265_396093339354_291202364354_4322573_5647008_n

Para Ulama yang Menshahihkan Hadits Shalat Tasbih:

  • Abu Dâud As-Sijistâny. Beliau berkata, “Tidak ada, dalam masalah shalat Tasbih, hadits yang lebih shahih dari hadits ini.”
  • Ad-Dâraquthny. Beliau berkata, “Hadits yang paling shahih dalam masalah keutamaan Al-Qur`ân adalah (hadits tentang keutamaan) Qul Huwa Allâhu Ahad, dan yang paling shahih dalam masalah keutamaan shalat adalah hadits tentang shalat Tasbih.”
  • Al-Âjurry.
  • Ibnu Mandah.
  • Al-Baihaqy.
  • Ibnu As-Sakan.
  • Abu Sa’ad As-Sam’âny.
  • Abu Musa Al-Madiny.
  • Abu Al-Hasan bin Al-Mufadhdhal Al-Maqdasy.
  • Abu Muhammad ‘Abdurrahim Al-Mishry.
  • Al-Mundziry dalam At-Targhib Wa At-Tarhib dan Mukhtashar Sunan Abu Dâud .
  • Ibnush Shalâh. Beliau berkata, “Shalat Tasbih adalah sunnah, bukan bid’ah. Hadits-haditsnya dipakai beramal dengannya.”
  • An-Nawawy dalam At-Tahdzîb Al – Asma` Wa Al-Lughât .
  • Abu Manshur Ad Dailamy dalam Musnad Al-Firdaus .
  • Shalâhuddin Al-‘Alâi. Beliau berkata, “Hadits shalat Tasbih shahih atau hasan, dan harus (tidak boleh dha’if).”
  • Sirajuddîn Al-Bilqîny. Beliau berkata, “Hadits shalat tasbih shahih dan ia mempunyai jalan-jalan yang sebagian darinya menguatkan sebagian yang lainnya, maka ia adalah sunnah dan sepantasnya diamalkan.”
  • Az-Zarkasyi. Beliau berkata, “Hadits shalat Tasbih adalah shahih dan bukan dha’if apalagi maudhu’ (palsu).”
  • As-Subki.
  • Az-Zubaidy dalam Ithâf As-Sâdah Al-Muttaqîn 3/473.
  • Ibnu Nâshiruddin Ad-Dimasqy.
  • Al-Hâfidz Ibnu Hajar dalam Al-Khishâl Al-Mukaffirah Lidzdzunûb Al-Mutaqaddimah Wal Muta`Akhkhirah , Natâijul Afkâr Fî Amâlil Adzkâr dan Al-Ajwibah ‘Alâ Ahâdits Al-Mashâbîh.
  • As-Suyûthy.
  • Al-Laknawy.
  • As-Sindy.
  • Al-Mubârakfûry dalam Tuhfah Al-Ahwadzy .
  • Al-‘Allamah Al-Muhaddits Ahmad Syâkir rahimahullâh.
  • Al-‘Allamah Al-Muhaddits Nâshiruddîn Al-Albâny rahimahullâh dalam Shahîh Abi Dâud (hadits 1173-1174), Shahîh At-Tirmidzy , Shahîh At-Targhib (1/684-686) dan Tahqîq Al-Misykah (1/1328-1329).
  • Al-‘Allamah Al-Muhaddits Muqbil bin Hâdy Al-Wâdi’iy rahimahullâh dalam Ash-Shahîh Al-Musnad Mimmâ Laisa Fî Ash-Shahihain

Do’a Setelah Shalat Tasbih:

  • اللّهُمَّاِنِّى اَسْئَلُكَ تَوْفِيْقَ اَهْلِ اْلهُدَى وَاَعْمَالَ اَهْلِاْليَقِيْن وَمُنَاصَحَةَ اَهْلِ التَّوْبَةِوَعَزَمَ اَهْلِ الصَّبْرِ وَجَدَّ اَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ اَهْلِ الرَّغْبَةِ وَتَعَبُّدَاَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ اَهْلِ اْلعِلْمِ حَتىَّ اَخَافَكَ .

  • اللّهُمَّ اِنِّى اَسْئَلُكَ مَخَافَةً تُحْجِزُنِى عَنْمَعَاصِيْكَحَتَّى اَعْمَلَ بِطَعَاتِكَ عَمَلاً اَسْتَحِقُ بِهِ رِضَاكَ وَحَتَّىاُنَاصِحَكَ فِىالتَّوْبَةِ خَوْفًا مِنْكَ وَحَتَّى اُخْلِصَ لَكَالنَّصِيْحَةَ حُبًّالَكَ وَحَتَّى اَتَوَكَّلَعَلَيْكَ فِى اْلأُمُوْرِكُلِّهَا وَاُحْسِنَ الظَّنَّ بِكَ سُبْحَانَ خَالِقِ النُّوْرِ رَبَّنَااَتْمِمْ لَنَا نُوْرَنَاوَغْفِرْلَنَا اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍقَدِيْر بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّّاحِمِيْن.

doa

 

Bid’ah yang sering ditemukan dalam Shalat Tasbih:

Untuk melengkapi pembahasan yang singkat ini, maka saya sertakan juga penyimpangan-penyimpangan (bid’ah–bid’ah) yang banyak terjadi disekitar pelaksanaan shalat tasbih, di antaranya adalah:

  1. Mengkhususkan pelaksanaannya pada malam Jum’at saja.
  2. Dilakukan secara berjama’ah terus menerus.
  3. Diiringi dengan bacaan-bacaan tertentu, baik sebelum maupun sesudah shalat.
  4. Tidak mau shalat kecuali bersama imamnya, jamaahnya, atau tarekatnya.
  5. Tidak mau shalat kecuali di masjid tertentu.
  6. Keyakinan sebagian orang yang melakukannya bahwa rezekinya akan bertambah dengan shalat tasbih.
  7. Membawa binatang-binatang tertentu untuk disembelih saat sebelum atau sesudah shalat tasbih, disertai dengan keyakinan-keyakinan tertentu.

Kesimpulan Hadits tentang shalat tasbih adalah hadits yang tsabit/sah dari Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam, maka boleh diamalkan sesuai dengan tata cara yang telah disebutkan diatas.

– Wallâhu A’lam bi ash-Shawâb

#copied &edited & pasted from:

http://afifulikhwan.blogspot.my/2012/11/tata-cara-shalat-tasbih-lengkap-dan.html

 

pekabo kengkawan..?? hee..

images-1

pkabo sume? lama x citer kat sni ye.. harap sume sihat, gembira dan berbahagia di Ramadhan Mubarak ni, k! aameen..

semoga kita dapat menjalani ibadat di bulan mulia ini dengan terlebih baik lagi..

beruntunglah jiwa yang mensucikan amalan dan beristiqamah memburu ridha Allah..

semoga kita termasuk insan2 yang dimaksudkan tersebut..

aameen…

maafkan zahir batin, ye?

 

hitungan..

so true

hitungan.…,

 

banyaknya hari yang mengundur pergi, berlalu bersama kekalutan diri

mengabadi semalam yang suram dan kelmarin yang berbalam

sinar dalam kelam…

sendu yang dalam..

dilepaskan jua..

(begitu suratan alam: demikian terpahat di kalam!)

 

kita insan,

dicipta hanya untuk mengabdi & menyembah Ilahi

mematuhi suruhan, meninggal larangan

berpandu AlQuran yang jelas dan sirah Rasulullah saw. yang menjelaskan..

bukan milik kita apa2;

segalanya kepunyaan ALLAH!

 

DIA yang sebenarnya tempat berserah & pasrah!!

ros

Esok,

jika ditakdir usia masih berpanjangan,

semoga kita bertambah amal & kebajikan

diakhiri kesudahan dalam kebaikan,

diampuni segala kecelaan diri oleh sekelian yang pernah disakiti dan terhiris emosi,

dihalalkan segala yang telah tersuap haram mendaging diri,

(MAAF & HALALKAN, ye... andai masa hayat dulu belum tersebutkan lagi..)

sayyidul_istighfar

Mudah2an... Allah permudahkan lafaz kalimah syahadah buat kita,

beriringan salju airmata kecintaan untuk menemuiNya;

biar dunia kesedihan (?) kerana ketiadaan kita

tapi, kepuasan bersangatan jika diredhaiMU kami, Ya Wadood!!

images

Perkenankanlah,

sisa2 hidup ini dengan ketaatan tulus padaMu

bukan hak lelain

kecuali untukMu,

hanya kepadaMu...

Ya Rabb

irhamna, Ya KhaliQ!

Tuhanku..

time

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

10 Nasihat (wasiat) Imam Shafie:

sayyidul_istighfar

https://youtu.be/GM_rqeCi_qs

10 Nasihat Imam Syafie:

SEBELUM Imam Syafie pulang ke rahmatullah,beliau sempat berwasiat kepada para muridnya dan umat Islam seluruhnya seperti berikut:

Barangsiapa yang ingin meninggalkan dunia dalam keadaan selamat maka hendaklah ia mengamalkan sepuluh (10) perkara.

PERTAMA: HAK KEPADA DIRI.

Iaitu: Mengurangkan tidur, mengurangkan makan, mengurangkan percakapan dan berpada-pada dengan rezeki yang ada.

KEDUA: HAK KEPADA MALAIKAT MAUT

Iaitu: Mengqadhakan kewajipan-kewajipan yang tertinggal, mendapatkan kemaafan dari orang yang kita zalimi, membuat
persediaan untuk mati dan merasa cinta kepada Allah.

KETIGA : HAK KEPADA KUBUR

Iaitu : Membuang tabiat suka menabur fitnah, membuang tabiat kencing merata-rata, memperbanyakkan solat Tahajjud dan membantu orang yang dizalimi.

KEEMPAT: HAK KEPADA MUNKAR DAN NAKIR

Iaitu : Tidak berdusta, berkata benar, meninggalkan maksiat dan nasihat menasihati.

KELIMA : HAK KEPADA MIZAN (NERACA TIMBANGAN AMAL PADA HARI KIAMAT)

Iaitu : Menahan kemarahan, banyak berzikir, mengikhlaskan amalan dan sanggup menanggung kesusahan.

KEENAM : HAK KEPADA SIRAT (TITIAN YANG MERENTANGI NERAKA PADA HARI AKHIRAT)

Iaitu : Membuang tabiat suka mengumpat, bersikap warak, suka membantu orang beriman dan suka berjemaah.

KETUJUH : HAK KEPADA MALIK (PENJAGA NERAKA)

Iaitu : Menangis lantaran takutkan Allah SWT, berbuat baik kepada ibu bapa, bersedekah secara terang-terangan serta sembunyi dan memperelok akhlak.

KELAPAN : HAK KEPADA RIDHWAN (MALAIKAT PENJAGA SYURGA)

Iaitu : Berasa redha dengan Qadha’ Allah, bersabar menerima bala, bersyukur ke atas nikmat Allah dan bertaubat dari melakukan maksiat.

KESEMBILAN : HAK KEPADA NABI S.A.W

Iaitu : Berselawat ke atas baginda, berpegang dengan syariat, bergantung kepada as-Sunnah (Hadith), menyayangi para sahabat, dan bersaing dalam mencari keredhaan Allah.

KESEPULUH : HAK KEPADA ALLAH SWT

Iaitu : Mengajak manusia ke arah kebaikan, mencegah manusia dari kemungkaran, menyukai ketaatan dan membenci kemaksiatan.

http://cetusanmuallim.blogspot.my/2013/02/10-nasihat-imam-syafie.html

10 Wasiat Imam Shafie

 

ea793-indukhikmah

permudahkanlah, Ya Ilahi..

in syaa Allah, mudah2an dengan terbenamnya mentari hari ini (16 Syawal, 1437h) – memasuki waktu Maghrib di Malaysia, dapat mencukupkan posa qada’ Ramadhanku di tahun ini sebanyak 15 hari… aameen…

inilah ekspedisi pertamaku mengganti posa secara direct sejak Syawal ke-2!(dengan izinNya!)

images

Alhamdulillah…

tentulah tenang dan merasa layak sedikit untuk merayakan lebaran di tahun ini kerana posa dah cukup sebulan..aameen.. agar diterimaNya amalan kerdil ini yang tersangat celanya, Ya Ghafur.. Ya Rauf..

walau agak terlewat, pastinya akan terbit kepuasan dan kesyukuran kerana diberiNya kekuatan menjalaninya di lebaran ini.. hutang terbayar, mestilah lega kan?

aameen…

Ilahi, irhamni…

permudahkanlah… Ya Wadood!

images

rumi1

Raya lagi… batch I posa 6!

hee..

raya Syawal memanglah sebulan kan, tapi bagi yang telah selesai berposa 6 (sambung posa sunat Syawal 6hari sejak raye ke2!) tentu merasa lega, puas, syukur kerana berjaya mencukupkan @ melengkapkan posa Ramadhan mereka dengan sunat posa6,inilah sebenarnya masa sepatut bergumbira menyambut lebaran.. xheranlah, di kampung2 kebanyakan mereka menganyam ketupat dan masak rendang dll sakan merayakan Syawal ke2 ini yang terasa lebih puas menikmatinya!!

masya Allah..

  • niat puasa sunat Syawal (6 hari)

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ ِستَةٍ ِمنْ شَوَالٍ سُنَةً ِللَه تَعَالَي

nawaitu shouma ghodin ‘an sittatin min syawaalin sunnatan lillahi Ta’ala

maksud: sahaja aku berpuasa sunnah 6 hari bulan Syawal kerana Allah Ta’ala

atau;

  • Nawaitu shouma ghodin ‘an sittatin min syawwalin sunnatan lillahi Ta’ala

 

posa sunat 6hari Syawal ini amat digalakkan sebagaimana anjuran :

Image result for puasa 6 syawal

Abu Ayyub al-Ansari ada meriwayatkan satu hadith daripada Rasulallah s.a.w. di dalam menerangkan tentang kelebihan puasa enam Syawal yang maksudnya “sesiapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian diikutinya puasa enam hari Syawal samalah seperti dia berpuasa sepanjang tahun” ( Dikeluarkan oleh Imam Muslim di dalam sahihnya, juga dikeluarkan oleh sekalian ramai ulama hadith seperti al-Tirmizi, al-Nasaie dan Ibn. Majah ). Imam al-Syafie menjelaskan bahawa hadith ini adalah hadith sahih.

Imam al-Tabrani pula ada mengeluarkan di dalam susunan hadithnya yang turut berkaitan dengan fadhilat puasa enam Syawal maksudnya “sesiapa yang berpuasa Ramadhan dan diikuti kemudiannya puasa enam hari dalam bulan Syawal, keluarlah dari dirinya segala dosa seperti hari dia dilahirkan oleh ibunya”

Dalil/Hadits Puasa Sunah Syawal selama 6 Hari

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Barangsiapa berpuasa Ramadhan kemudian diikuti dengan puasa 6 (enam) hari bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti puasa satu tahun penuh. (HR. Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

جعل الله الحسنة بعشر أمثالها فشهر بعشرة أشهر وصيام ستة أيام تمام السنة

Allah menjadikan kebaikan dengan 10 kali lipat. Maka satu bulan sama dengan 10 bulan. Dan puasa enam hari sama dengan setahun penuh. (HR. Nasa’i)

 

صيام شهر رمضان بعشرة أمثالها وصيام ستة أيام بشهرين فذلك صيام السنة

Puasa sebulan Ramadan pahalanya 10x lipat. Puasa enam hari bulan Syawal sama dengan dua bulan. Maka jumlahnya sama dengan setahun penuh. (HR. Ibnu Khuzaimah)

ingat,

Puasa adalah satu ibadah yang besar keutamaannya. Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu meriwayatkan bahawa Rasulullah sallallahu’alaihiwasallam bersabda, Allah swt. berfirman dalam hadis Qudsi:

(( كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلا الصِّيَامَ؛ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ

… وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ )) رواه مسلم.

Setiap amal manusia adalah untuk dirinya kecuali puasa, ia adalah untuk-Ku dan Aku memberi ganjaran dengan (amalan puasa itu).” (Rasulullah menjelaskan): “Demi Allah yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, nafas orang yang berpuasa adalah lebih harum di sisi Allah berbanding wangian kasturi.”

[Sahih Muslim no: 1151]

#posahanyabuatAllah

aameen…

berdoa dan berusahalah kita ye semoga diberikan kekuatan hati dan kesihatan tubuh badan agar dapat terus berpuasa (sunat) selain posa wajib Ramadhan…

😀

 

Raya’s time…

Raya’s time … how’r yours….?

me? mine?

huhu..

for me, raya is just a station u arrived at… after fulfilling ur fasting month (Ramadhan) successfully… u deserved it!

trying the fully best to achieve the Ramadhan is always subjective to u, urself! It’s ur submission to Allah and only He knows it well!

Alhamdulillah.. may we be granted the next Ramadhan with more preparation meaningfully… aameen..

just remember,

Raya’s not eating celebration only, k!

there’s much else to do than that… rekindling silaturrahmi is one of it! let’s go!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Salam Eidul Fitri 1437h!

eid_mubarak3.jpg

assalaam wbt.

MAAF ZAHIR BATIN, YE!!

Saya mengambil peluang ini memohon kemaafan dari kalian atas segala ketelanjuran bicara dan sikap sepanjang perkenalan di sini..

eid_mubarak 1433h

Harap sudi juga dihalalkan segala bentuk perkongsian ilmu yang disentap tanpa rela.. uhh2x.. sekadar niat pengamatan diri untuk semua..

SALAM EID MUBARAK, 1433H

MAAF ZAHIR BATIN, k!

EID MUBARAK!

EID MUBARAK!

Eid-Mubarak-Greeting-Cards

wassalaam wbt.

#1Syawal,1437h=6Julai,2016(Khamis)

 

Solat Tasbih & keutamaannya..

real connection

Solat sunat Tasbih ini amat dianjurkan dilakukan pada setiap malam / minggu – Jumaat / bulan / tahun / atau paling kurang dan setidak2nya sekali seumur hidup!!

Masya Allah.. hebatkan pelawaan Allah buat kita semua bagi meraih keampunanNya?? terbuka pada setiap masa – terutamanya melalui solat sunat Tasbih yang dilakukan secara ikhlas …. SubhanAllah..

tasbih tangan jer..

Dinamakan solat Sunat Tasbih kerana di dalam solat sunat biasa yang khusus ini diselangi bacaan tasbih sebanyak 300x / 4 rakaat ( 175x tasbih per rakaat!)

Tatacara perlaksanaan solat tasbih ini adalah seperti berikut:

Semua riwayat sepakat solat tasbih hanya 4 rokaat, jika pada siang hari dengan 1x salam (tanpa tasyahud awal) sebanyak 4 rakaat, sedang di malam hari dilakukan sebanyak 2 rokaat- 2 rakaat dengan 2x salam ( dengan tasbih sebanyak 75x tiap raka’atnya), jadi keseluruhan bacaan tasbih dalam shalat tasbih 4 rokaat tersebut 300x tasbih!

irhamna

Niat Shalat Tasbih:

Niat untuk shalat tasbih yang dilakukan dengan dua kali salam (2 rakaat):

أُصَلِّى سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

 

Niat untuk solat tasbih dengan 1x salam (4 rakaat)@ siang hari pula:

أُصَلِّى سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Secara umum, shalat tasbih sama dengan tata cara shalat yang lain, hanya saja ada tambahan bacaan tasbih yaitu:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Lafadz ini diucapkan sebanyak 75 kali pada tiap raka’at dengan perincian sebagai berikut.
Sesudah membaca Al-Fatihah dan surah sebelum ruku sebanyak 15 kali,
Ketika ruku’ sesudah membaca do’a ruku’ dibaca lagi sebanyak 10 kali,
Ketika bangun dari ruku’ sesudah bacaan i’tidal dibaca 10 kali,
Ketika sujud pertama sesudah membaca do’a sujud dibaca 10 kali,
Ketika duduk di antara dua sujud sesudah membaca bacaan antara dua sujud dibaca 10 kali tasbih,
Ketika sujud yang kedua sesudah membaca do’a sujud dibaca lagi sebanyak 10 kali,
Ketika bangun dari sujud yang kedua sebelum bangkit (duduk istirahat) dibaca lagi sebanyak 10 kali. (kemudian bangun semula berdiri  untuk rakaat yang kedua).

https://youtu.be/6t5c8PSamy8

Solat Tasbih dilakukan sebanyak 4 raka’at dengan sekali tasyahud, yaitu pada raka’at yang keempat lalu salam (jika dilakukan di siang hari@ bukan pada waktu2 terlarang!)

Dilakukan pula dengan cara dua raka’at-dua raka’at di malam hari, berpandu kepada sabda Rasulullah SAW: “Shalat malam itu, dua-dua” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim) di mana setiap dua raka’at membaca tasyahud kemudian salam.

Waktu shalat tasbih yang paling utama adalah sesudah tenggelamnya matahari, sebagaimana dalam riwayat ‘Abdullah bin Amr.

Tetapi dalam riwayat Ikrimah yang mursal diterangkan bahwa boleh malam hari dan boleh siang hari. Wallâhu A’lam.

Dalil tentang solat tasbih ini sebagaimana yang disabdakan oleh Baginda Rasulullah SAW dalam sebuah hadist dari Ibnu ‘Abbas:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ الله ُعَنْهُ: أَنََّ رَسُوْلُ اللهِ صَلََّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلََّمَ قَالَ لِلْعَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَلِّبْ: يَا عَبَّاسُ يَا عَمَّاهْ !! أَلاَ أُعْطِيْكَ؟ أَلاَ أُمْنِحُكَ؟ أَلاَ أُحِبُّكَ؟ أَلاَ أَفْعَلُ بِكَ عَشَرَ خِصَالٍ, إِذَا أَنْتَ فَعَلْتَ ذَلِكَ غَفَرَ اللهُ لَكَ ذَنْبِكَ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ, قَدِيْمَهُ وَحَدِيْثَهُ, خَطْأَهُ وَعَمْدَهُ, صَغِيْرَهُ وَكَبِيْرَهُ, سِرَّهُ وَعَلاَنِيَّتَهُ. عَشَرَ خِصَالٍ, أَنْ تُصَلِّيْ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ تَقْرَأُ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ فَاتِحَةَ الْكِتَابِ وَسُوْرَةً, فَإِذَا فَرَغْتَ مِنَ الْقِرَاءَةِ فِي أَوَّلِ رَكْعَةٍ, وَأَنْتَ قَائِمٌ قُلْتَ سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاََّّ اللهِ وَالله ُأَكْبَرُ خَمْسَ عَشْرَةَ مَرَّةً, ثُمَّ تَرْكَعُ فَتَقُوْلُهَا وَأَنْتَ رَاكِعٌ عَشْرًا, ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنَ الرُّكُوْعِ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا, ثُمَّ تَهْوِيْ سَاجِدًا فَتَقُوْلُهَا وَأَنْتَ سَاجِدٌ عَشْرًا, ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنَ السُّجُوْدِ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا, ثُمَّ تَسْجُدُ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا, ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا, فَذَلِكَ خَمْسٌ وَسَبْعُوْنَ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ تَفْعَلُ ذَلِكَ فِي أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ, إِذَا اسْتَطَعْتَ أَنْ تُصَلِّيْهَا فِي كُلِّ يَوْمٍ مَرَّةً فَافْعَلْ, فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِيْ كُلِّ جُمْعَةٍ مَرَّةً, فَإِنْ لََمْ تَفْعَلْ فَفِي كُلِّ شَهْرٍ مَرَّةً, فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِي كُلِّ سَنَةِ مَرَّةً, فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ .فَفِي عُمْرِكَ مَرَّةً

Artinya:

“Dari Ibnu ‘Abbâs, bahwasanya Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada ‘Abbâs bin ‘Abdul Muththalib, ‘Wahai ‘Abbas, wahai pamanku, maukah kamu apabila aku beri? Bolehkah sekiranya aku beri petunjuk padamu? Tidakkah kau mau? Saya akan tunjukkan suatu perbuatan yang mengandung 10 keutamaan, yang jika kamu melakukannya maka diampuni dosamu, yaitu dari awalnya hingga akhirnya, yang lama maupun yang baru, yang tidak disengaja maupun yang disengaja, yang kecil maupun yang besar, yang tersembunyi maupun yang nampak.
Semuanya 10 macam. Kamu shalat 4 rakaat. Setiap rakaat kamu membaca Al-Fatihah dan satu surah. Jika telah selesai, maka bacalah Subhanallâhi wal hamdulillâhi wa lâ ilâha illallâh wallahu akbar sebelum ruku’ sebanyak 15 kali, kemudian kamu ruku’ lalu bacalah kalimat itu di dalamnya sebanyak 10 kali, kemudian bangun dari ruku’ (I’tidal) baca lagi sebanyak 10 kali, kemudian sujud baca lagi sebanyak 10 kali, kemudian bangun dari sujud baca lagi sebanyak 10 kali, kemudian sujud lagi dan baca lagi sebanyak 10 kali, kemudian bangun dari sujud sebelum berdiri baca lagi sebanyak 10 kali, maka semuanya sebanyak 75 kali setiap rakaat. Lakukan yang demikian itu dalam empat rakaat. Lakukanlah setiap hari, kalau tidak mampu lakukan setiap pekan, kalau tidak mampu setiap bulan, kalau tidak mampu setiap tahun dan jika tidak mampu maka lakukanlah sekali dalam seumur hidupmu.”

 (HR. Abu Daud no. 1297)

Dari Anas bin Malik bahwasannya Ummu Sulaim pagi-pagi menemui Baginda Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam seraya berkata, ajarilah saya beberapa kalimat yang saya ucapkan didalam shalatku, maka beliau bersabda:

كَبِّرِى اللَّهَ عَشْرًا وَسَبِّحِى اللَّهَ عَشْرًا وَاحْمَدِيهِ عَشْرًا ثُمَّ سَلِى مَا شِئْتِ يَقُولُ نَعَمْ نَعَمْ ». قَالَ وَفِى الْبَابِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو وَالْفَضْلِ بْنِ عَبَّاسٍ وَأَبِى رَافِعٍ. قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أَنَسٍ حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ. وَقَدْ رُوِىَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- غَيْرُ حَدِيثٍ فِى صَلاَةِ التَّسْبِيحِ وَلاَ يَصِحُّ مِنْهُ كَبِيرُ شَىْءٍ. وَقَدْ رَأَى ابْنُ الْمُبَارَكِ وَغَيْرُ وَاحِدٍ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ صَلاَةَ التَّسْبِيحِ وَذَكَرُوا الْفَضْلَ فِيهِ. حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ حَدَّثَنَا أَبُو وَهْبٍ قَالَ سَأَلْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ الْمُبَارَكِ عَنِ الصَّلاَةِ الَّتِى يُسَبَّحُ فِيهَا فَقَالَ يُكَبِّرُ ثُمَّ يَقُولُ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ وَتَبَارَكَ اسْمُكَ وَتَعَالَى جَدُّكَ وَلاَ إِلَهَ غَيْرُكَ ثُمَّ يَقُولُ خَمْسَ عَشْرَةَ مَرَّةً سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ ثُمَّ يَتَعَوَّذُ وَيَقْرَأُ (بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ) وَفَاتِحَةَ الْكِتَابِ وَسُورَةً ثُمَّ يَقُولُ عَشْرَ مَرَّاتٍ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ ثُمَّ يَرْكَعُ فَيَقُولُهَا عَشْرًا. ثُمَّ يَرْفَعُ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ فَيَقُولُهَا عَشْرًا ثُمَّ يَسْجُدُ فَيَقُولُهَا عَشْرًا ثُمَّ يَرْفَعُ رَأْسَهُ فَيَقُولُهَا عَشْرًا ثُمَّ يَسْجُدُ الثَّانِيَةَ فَيَقُولُهَا عَشْرًا يُصَلِّى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ عَلَى هَذَا فَذَلِكَ خَمْسٌ وَسَبْعُونَ تَسْبِيحَةً فِى كُلِّ رَكْعَةٍ يَبْدَأُ فِى كُلِّ رَكْعَةٍ بِخَمْسَ عَشْرَةَ تَسْبِيحَةً ثُمَّ يَقْرَأُ ثُمَّ يُسَبِّحُ عَشْرًا فَإِنْ صَلَّى لَيْلاً فَأَحَبُّ إِلَىَّ أَنْ يُسَلِّمَ فِى الرَّكْعَتَيْنِ وَإِنْ صَلَّى نَهَارًا فَإِنْ شَاءَ سَلَّمَ وَإِنْ شَاءَ لَمْ يُسَلِّمْ. قَالَ أَبُو وَهْبٍ وَأَخْبَرَنِى عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِى رِزْمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّهُ قَالَ يَبْدَأُ فِى الرُّكُوعِ بِسُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَفِى السُّجُودِ بِسُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى ثَلاَثًا ثُمَّ يُسَبِّحُ التَّسْبِيحَاتِ. قَالَ أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ وَحَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ زَمْعَةَ قَالَ أَخْبَرَنِى عَبْدُ الْعَزِيزِ وَهُوَ ابْنُ أَبِى رِزْمَةَ قَالَ قُلْتُ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ إِنْ سَهَا فِيهَا يُسَبِّحُ فِى سَجْدَتَىِ السَّهْوِ عَشْرًا عَشْرًا قَالَ لاَ إِنَّمَا هِىَ ثَلاَثُمِائَةِ تَسْبِيحَةٍ.

Artinya:
“Bertakbirlah kepada Allah sebanyak sepuluh kali, bertasbihlah kepada Allah sepuluh kali dan bertahmidlah (mengucapkan Alhamdulillah) sepuluh kali, kemudian memohonlah (kepada Allah) apa yang kamu kehendaki, niscaya Dia akan menjawab: ya, ya, (Aku kabulkan permintaanmu).” (perawi) berkata, dalam bab ini (ada juga riwayat -pent) dari Ibnu Abbas, Abdullah bin Amru, Al Fadll bin Abbas dan Abu Rafi’. Abu Isa berkata, hadits anas adalah hadits hasan gharib, telah diriwayatkan dari Nabi Shallahu ‘alaihi wa sallam selain hadits ini mengenai shalat tasbih, yang kebanyakan (riwayatnya) tidak shahih. Ibnu Mubarrak dan beberapa ulama lainnya berpendapat akan adanya shalat tasbih, mereka juga menyebutkan keutamaan shalat tasbih. Telah mengabarkan kepada kami Ahmad bin ‘Abdah Telah mengabarkan kepada kami Abu Wahb dia berkata, saya bertanya kepada Abdullah bin Al Mubarak tentang shalat tasbih yang didalamnya terdapat bacaan tasbihnya, dia menjawab, ia bertakbir kemudian membaca Subhaanaka Allahumma Wa Bihamdika Wa Tabaarakasmuka Wa Ta’ala Jadduka Walaa Ilaaha Ghairuka kemudian dia membaca Subhaanallah Walhamdulillah Wa Laailaaha Illallah Wallahu Akbar sebanyak lima belas kali, kemudian ia berta’awudz dan membaca bismillah dilanjutkan dengan membaca surat Al fatihah dan surat yang lain, kemudian ia membaca Subhaanallah Walhamdulillah Wa Laailaaha Illallah Wallahu Akbar sebanyak sepuluh kali, kemudian ruku’ dan membaca kalimat itu sepuluh kali, lalu mengangkat kepala dari ruku’ dengan membaca kalimat tersebut sepuluh kali, kemudian sujud dengan membaca kalimat tersebut sepuluh kali, lalu mengangkat kepalanya dengan membaca kalimat tersebut sepuluh kali, kemudian sujud yang kedua kali dengan membaca kalimat tersebut sepuluh kali, ia melakukan seperti itu sebanyak empat raka’at, yang setiap satu raka’atnya membaca tasbih sebanyak tujuh puluh lima kali, disetiap raka’atnnya membaca lima belas kali tasbih, kemudian membaca Al Fatehah dan surat sesudahnya serta membaca tasbih sepuluh kali-sepuluh kali, jika ia shalat malam, maka yang lebih disenagi adalah salam pada setiap dua raka’atnya. Jika ia shalat disiang hari, maka ia boleh salam (di raka’at kedua) atau tidak. Abu Wahb berkata, telah mengabarkan kepadaku ‘Abdul ‘Aziz bin Abu Rizmah dari Abdullah bahwa dia berkata, sewaktu ruku’ hendaknya dimulai dengan bacaan Subhaana Rabbiyal ‘Adziimi, begitu juga waktu sujud hendaknya dimulai dengan bacaan Subhaana Rabbiyal A’la sebanyak tiga kali, kemudian membaca tasbih beberapa kali bacaan. Ahmad bin ‘Abdah berkata, Telah mengabarkan kepada kami Wahb bin Zam’ah dia berkata, telah mengabarkan kepadaku ‘Abdul ‘Aziz dia adalah Ibnu Abu Zirmah, dia berkata, saya bertanya kepada Abdullah bin Mubarak, jika seseorang lupa (waktu mengerjakan shalat tasbih) apakah ia harus membaca tasbih pada dua sujud sahwi sebanyak sepuluh kali-sepuluh kali? Dia menjawab, tidak, hanya saja (semua bacaan tasbih pada shalat tasbih) ada tiga ratus kali.

 (HR. Tirmidzi no. 481)

Kedua hadits di atas adalah hadits yang menjelaskan tata cara shalat tasbih. Intinya, shalat tasbih dilakukan dengan 4 raka’at. Ulama Syafi’iyah berpendapat bahwa shalat tasbih jumlahnya empat raka’at dan tidak boleh lebih dari itu.

4997f-32265_396093339354_291202364354_4322573_5647008_n

Para Ulama yang Menshahihkan Hadits Shalat Tasbih:

  • Abu Dâud As-Sijistâny. Beliau berkata, “Tidak ada, dalam masalah shalat Tasbih, hadits yang lebih shahih dari hadits ini.”
  • Ad-Dâraquthny. Beliau berkata, “Hadits yang paling shahih dalam masalah keutamaan Al-Qur`ân adalah (hadits tentang keutamaan) Qul Huwa Allâhu Ahad, dan yang paling shahih dalam masalah keutamaan shalat adalah hadits tentang shalat Tasbih.”
  • Al-Âjurry.
  • Ibnu Mandah.
  • Al-Baihaqy.
  • Ibnu As-Sakan.
  • Abu Sa’ad As-Sam’âny.
  • Abu Musa Al-Madiny.
  • Abu Al-Hasan bin Al-Mufadhdhal Al-Maqdasy.
  • Abu Muhammad ‘Abdurrahim Al-Mishry.
  • Al-Mundziry dalam At-Targhib Wa At-Tarhib dan Mukhtashar Sunan Abu Dâud .
  • Ibnush Shalâh. Beliau berkata, “Shalat Tasbih adalah sunnah, bukan bid’ah. Hadits-haditsnya dipakai beramal dengannya.”
  • An-Nawawy dalam At-Tahdzîb Al – Asma` Wa Al-Lughât .
  • Abu Manshur Ad Dailamy dalam Musnad Al-Firdaus .
  • Shalâhuddin Al-‘Alâi. Beliau berkata, “Hadits shalat Tasbih shahih atau hasan, dan harus (tidak boleh dha’if).”
  • Sirajuddîn Al-Bilqîny. Beliau berkata, “Hadits shalat tasbih shahih dan ia mempunyai jalan-jalan yang sebagian darinya menguatkan sebagian yang lainnya, maka ia adalah sunnah dan sepantasnya diamalkan.”
  • Az-Zarkasyi. Beliau berkata, “Hadits shalat Tasbih adalah shahih dan bukan dha’if apalagi maudhu’ (palsu).”
  • As-Subki.
  • Az-Zubaidy dalam Ithâf As-Sâdah Al-Muttaqîn 3/473.
  • Ibnu Nâshiruddin Ad-Dimasqy.
  • Al-Hâfidz Ibnu Hajar dalam Al-Khishâl Al-Mukaffirah Lidzdzunûb Al-Mutaqaddimah Wal Muta`Akhkhirah , Natâijul Afkâr Fî Amâlil Adzkâr dan Al-Ajwibah ‘Alâ Ahâdits Al-Mashâbîh.
  • As-Suyûthy.
  • Al-Laknawy.
  • As-Sindy.
  • Al-Mubârakfûry dalam Tuhfah Al-Ahwadzy .
  • Al-‘Allamah Al-Muhaddits Ahmad Syâkir rahimahullâh.
  • Al-‘Allamah Al-Muhaddits Nâshiruddîn Al-Albâny rahimahullâh dalam Shahîh Abi Dâud (hadits 1173-1174), Shahîh At-Tirmidzy , Shahîh At-Targhib (1/684-686) dan Tahqîq Al-Misykah (1/1328-1329).
  • Al-‘Allamah Al-Muhaddits Muqbil bin Hâdy Al-Wâdi’iy rahimahullâh dalam Ash-Shahîh Al-Musnad Mimmâ Laisa Fî Ash-Shahihain

Do’a Setelah Shalat Tasbih:

  • اللّهُمَّاِنِّى اَسْئَلُكَ تَوْفِيْقَ اَهْلِ اْلهُدَى وَاَعْمَالَ اَهْلِاْليَقِيْن وَمُنَاصَحَةَ اَهْلِ التَّوْبَةِوَعَزَمَ اَهْلِ الصَّبْرِ وَجَدَّ اَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ اَهْلِ الرَّغْبَةِ وَتَعَبُّدَاَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ اَهْلِ اْلعِلْمِ حَتىَّ اَخَافَكَ .

  • اللّهُمَّ اِنِّى اَسْئَلُكَ مَخَافَةً تُحْجِزُنِى عَنْمَعَاصِيْكَحَتَّى اَعْمَلَ بِطَعَاتِكَ عَمَلاً اَسْتَحِقُ بِهِ رِضَاكَ وَحَتَّىاُنَاصِحَكَ فِىالتَّوْبَةِ خَوْفًا مِنْكَ وَحَتَّى اُخْلِصَ لَكَالنَّصِيْحَةَ حُبًّالَكَ وَحَتَّى اَتَوَكَّلَعَلَيْكَ فِى اْلأُمُوْرِكُلِّهَا وَاُحْسِنَ الظَّنَّ بِكَ سُبْحَانَ خَالِقِ النُّوْرِ رَبَّنَااَتْمِمْ لَنَا نُوْرَنَاوَغْفِرْلَنَا اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍقَدِيْر بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّّاحِمِيْن.

doa

 

Bid’ah yang sering ditemukan dalam Shalat Tasbih:

Untuk melengkapi pembahasan yang singkat ini, maka saya sertakan juga penyimpangan-penyimpangan (bid’ah–bid’ah) yang banyak terjadi disekitar pelaksanaan shalat tasbih, di antaranya adalah:

  1. Mengkhususkan pelaksanaannya pada malam Jum’at saja.
  2. Dilakukan secara berjama’ah terus menerus.
  3. Diiringi dengan bacaan-bacaan tertentu, baik sebelum maupun sesudah shalat.
  4. Tidak mau shalat kecuali bersama imamnya, jamaahnya, atau tarekatnya.
  5. Tidak mau shalat kecuali di masjid tertentu.
  6. Keyakinan sebagian orang yang melakukannya bahwa rezekinya akan bertambah dengan shalat tasbih.
  7. Membawa binatang-binatang tertentu untuk disembelih saat sebelum atau sesudah shalat tasbih, disertai dengan keyakinan-keyakinan tertentu.

Kesimpulan Hadits tentang shalat tasbih adalah hadits yang tsabit/sah dari Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam, maka boleh diamalkan sesuai dengan tata cara yang telah disebutkan diatas.

– Wallâhu A’lam bi ash-Shawâb

#copied &edited & pasted from:

http://afifulikhwan.blogspot.my/2012/11/tata-cara-shalat-tasbih-lengkap-dan.html

 

Menjelang Kepergian Ramadhan: Mari Kerahkan Seluruh Kemampuan Kita

Saudaraku, sekarang ini adalah saat-saat kita akan melepas kepergian Ramadhan yang sudah ada di hadapan kita.

Maka jangan engkau sibukkan diri dengan dunia, namun sibukkan diri untuk mencari bekal akhirat.

Kerahkan seluruh kemampuannmu untuk ibadah kepada Allah Ta’ala di akhir Ramadhan ini, jangan sampai kita kalah cerdas dari kuda yang apabila di akhir pertandingan semakin memacu larinya.

ﻗﺎﻝ ﺍﺑﻦ ﺍﻟﺠﻮﺯﻱ: ﺇﻥ ﺍﻟﺨﻴﻞ ﺇﺫﺍ ﺷﺎﺭﻓﺖ ﻧﻬﺎﻳﺔ ﺍﻟﻤﻀﻤﺎﺭ ﺑﺬﻟﺖ ﻗﺼﺎﺭﻯ ﺟﻬﺪﻫﺎ ﻟﺘﻔﻮﺯ ﺑﺎﻟﺴﺒﺎﻕ ..

ﻓﻼ ﺗﻜﻦ ﺍﻟﺨﻴﻞ ﺃﻓﻄﻦ ﻣﻨﻚ ! ﻓﺈﻧﻤﺎ ﺍﻷﻋﻤﺎﻝ ﺑﺎﻟﺨﻮﺍﺗﻴﻢ .. ﻓﺈﻧﻚ ﺇﺫﺍ ﻟﻢ ﺗﺤﺴﻦ ﺍﻻﺳﺘﻘﺒﺎﻝ ﻟﻌﻠﻚ ﺗﺤﺴﻦ ﺍﻟﻮﺩﺍﻉ !!

Ibnul Jauzi -rahimahullah- berkata:

“Sesungguhnya kuda jika sudah melihat akhir fase pertandingan, maka dia mengerahkan seluruh potensinya agar menang dalam pertandingan itu. Jangan sampai kuda lebih cerdas darimu. Karena amal dilihat dari akhirnya. Jika engkau kurang baik dalam penyambutan (Ramadhan). Masih ada kesempatan bagimu untuk memperbaiki akhirnya”.

Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda:

إنَّمَا الأَعْمَالُ بِالخَـوَاتِيْمُ

“Sesungguhnya amalan itu (tergantung) dengan penutupnya”.

(HR. Al-Bukhari dan selainnya)

Masih ada sisa pembebasan dari api neraka di sisa malam Ramadhan, ingatlah sabda Nabi صلى الله عليه و سلم:

ولله عتقاء من النار وذلك كل ليلة

“Dan Allah memiliki orang-orang yang akan dibebaskan dari api neraka, dan itu setiap malam“.

[HR. At-Tirmidzi (685), Ibnu Majah (1642), Ibnu Khuzaimah (1776) dan (1883), Ibnu Hibban (3435) dan (3504), Al-Hakim (1479), Al-Baihaqi (8764-Sunan) dan (3446-Syu’abul Iman), dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih At-Tirmidzi (1/209) dan Shahih Ibnu Majah (1/275), dari Abu Huroiroh رضي الله عنه]

Sebegitu besar kurniaan Allah untuk para hamba-Nya.

Oleh itu jangan sesekali kita berputusasa dari rahmat Allah membiarkan Ramadhan pergi begitu sahaja… in shaa Allah..

Ya Allah, Ya Rahmaan, Ya Rahiim…

Tutuplah Ramadhan ini dengan ampunan-Mu

Ya Hayyu Ya Qoyyuum

Tutuplah Ramadhan ini dengan pembebasan dari neraka-Mu

aameen… irhamna Ya Kareem…

(Ditulis oleh Ustadz Fuad Baraba Lc, via @salamdakwah.)

http://www.salamdakwah.com/artikel/2785-menjelang-kepergian-ramadhan-mari-kerahkan-seluruh-kemampuan-kita 

2016 my Ramadhan’s remarks

huhu..

bukan apa, sekadar mencatat kenangan, mencoret peristiwa supaya esok tidak lupa ~ bisa dikenang lelama… memori posa di musim ini (yang separuh telah terhutang kini!)..  begitulah, kesayangan … ;D special cuti kurniaan Ilahi.. jangan jealous, k!

MasyaAllah laquwwata illa billah! Rencana Allah Baik, Dia mengetahui yang terbaik buat hamba kerdil ini.. Apa sahaja yang ditakdirkan adalah mengikut kehendakNya yang Maha Bijaksana lagi Amat Pengasih dan Sungguh Pengasihani..

Kita merancang, Dia merencanakan, dan ditakdirkan apa yang telah ditetapkanNya ke atas kita, hamba yang serba dhoif ini mengikut daya keupayaan kita dan tidak dikurangkan sedikitpun… begitu berhalus dan Maha Lembut Allah itu! SubhanAllah..

Dalam kita cuba ingin mengutip apa yang tercicir dalam sendu, Allah Tahu walau kita sembunyikan malu-malu… Dia beri kita kekuatan dan keyakinan, jangan ragu!

Sesungguhnya, sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan. Sesungguhnya, sesudah kepayahan itu pasti ada kesenangan!

Janji Allah itu Benar, cuma kita yang kerap celopor, jahat sangka, tidak tahan diuji dengan musibah yang bukan mahu kita; (ditakdirkan kita menjalaninya) untuk latihan mensucikan diri dan jiwa agar dekat padaNya.. sedarlah diriku yang alpha..

Astaghfirullah al Adziim.. manusia memang tidak sunyi dari berbuat noda dan dosa, baru sebentar terbuka hijab menginsafi diri, kemudian sekelip mata itu juga diburui nafsu mazmumah yang tercela… naudzubillahi min dzaliik.. perjuangan yang tidakkan selesai selagi hayat dikandung badan, berdenyut nadi di maya ini..

Dosa pahala beriringan dicatatkan bersama pantasnya gerakan syaitan menghasuti, dan pujukan malaikat menghalangi! Aduhai jiwa, gunalah pertimbangan akal yang waras kerana kita adalah musafir kelana di tanah gersang, bekalan kita di mana: cukupkah untuk rempuhan hangat yang panjang?

Semuanya milik Allah, kita tidak memiliki tapi dimiliki.. apa yang kepunyaan (kononnya) kita hanyalah pinjaman, bakal ditanya seluruh soalan! Pancaindera, ke mana telah dihalakan, kelebihan ke mana dicampakkan, Allahu… banyaknya soalan kubur yang bocor diketahui jawapannya tapi di dunia ini masih belum diamalkan..

Kecutnya hati, andai esok bukan lagi hariku di sini, bagaimana khabar anda nanti.. apakah kembali atau terus menyepi.. ?? Sungguh aku gusar, melihat kalian dari sini, melarikan atau membenci ? Ya Tuhan, berilah jalan, tunjuki kami… jangan Engkau sisihkan kami kerana beban dosa2 bertimbun kami  – usahlah lupakan kami yang hina ini tatkala Engkau makbulkan doa hamba-hambaMu yang soleh menadah tangan memohon keampunan dan keridhaanMu di Ramadhan Mubarak ini..

Andai kelewatan lalu menjarakkan apa yang telah pergi, mohon belas rahmatMu yang Maha Meluas – sedikit terakhir kini mencukupkan segala yang telah terlepas!

<img src="adh-duha.jpg" alt="Surat Adh-Dhuha lengkap dengan terjemahan dan Latinnya ">

Surat adh-Dhuha : ( ayat 1 – 11 )

Bismillahirrahmanirrahiim

1. Wadhdhuhaa


2. Wallayli idzaa sajaa


3. Maa wadda'aka rabbuka wamaa qalaa


4. Walal-aakhiratu khayrul laka mina l-uulaa


5. Walasawfa yu'thiika rabbuka fatardaa

6. Alam yajidka yatiiman faaawaa


7. Wawajadaka daallan fahadaa


8. Wawajadaka 'aa-ilan fa-aghnaa


9. Fa-ammaa lyatiima falaa taqhar


10. Wa-ammaa ssaa-ila falaa tanhar


 11. Wa-ammaa bini'mati rabbika fahaddits

Artinya :


 Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang


 1. Demi waktu matahari sepenggalahan naik,”


 2. dan demi malam apabila telah sunyi (gelap),”


 3. Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci” kepadamu.


 4. Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan).”


 5. Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu , lalu (hati) kamu menjadi puas.


 6. Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu ?”


 7. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.”


 8. “Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.”


 9. “Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.”


 10. “Dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya.”


 11. “Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan.”
 

 

Apakah kita sudah terlambat? Belum sahabat!. Selagi ada kesempatan walaupun hanya sedikit, kita perbanyak amalan-amalan kebaikan kita. Sempurnakan amalan-amalan kita di hari-hari terakhir bulan Ramadhan.

Imam Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata :

أحسن فيما بقي يغفر لك ما مضى، فاغتنم ما بقي فلا تدري متى تدرك رحمة الله…

“Perbaiki apa yang tersisa bagimu, maka Allah akan mengampuni atas apa yang telah lalu, maka manfaatkan sebaik-baiknya apa yang masih tersisa!”

Jadi, kita fokuskan untuk hari-hari terakhir ramadhan tahun ini untuk menyempurnakan amalan-amalan kita.

Imam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata :

العبرة بكمال النهايات لا بنقص البدايات “

Yang akan menjadi ukuran adalah kesempurnaan akhir dari sebuah amal, dan bukan buruknya permulaan…” .
.

Jadi, perbanyak dan sempurnakanlah amalan-amalan kita di hari-hari terakhir ramadhan tahun ini agar kita bisa mendapatkan pahala dari Allah Subhaanahu Wa Ta’ala. Semoga kita termasuk umat yang senantiasa menghidupkan Ramadhan dengan amalan-amalan kebaikan kita, dan semoga Allah mempertemukan kita kembali di bulan Ramadhan tahun depan.

Wallahu Ta’alaa A’lam
.
.

Allohummaj’al khoiro ‘amaliy khowatimahu.
(Ya Allah jadikanlah sebaik-baik amalanku adalah pada penutupannya)

بارك اللّٰه فيكم وتقبل الله منا ومنكم

aameen..

sayyidul_istighfar4997f-32265_396093339354_291202364354_4322573_5647008_ndoa

 

hikmahMu di mana-mana…

Masya Allah…
berulangnya kitaran,
bukan terpinggir sejak awalan..
malah disaring buat kesayangan (perasan);
meraut hina yang kepalang ~
namun tetap bangkit mendapang!!

Labbaik Allahumma labbaik…

P2STTJ.. where it ALL begins..

sewaktu maluku bercambah

dan sendi bersepai

betapa hiba mengaku rindu..

padaMu…

kugagahi mulut yang terkunci,

dan kuakui lidah yang kelu menyapa…

penuh kekerdilan milikku jua…

awal ramadhan ini yang tiada daya untuk dirai’

hanya pasrah & redha di atas ketentuan

kuyakini kasihMu tidak tercemar..

menjemputku di 10 terakhir ramadhan…

perkenankanlah ya Mukmiinuu

Engkau yang Satu…

padaMu aku berseru..

‘sesebaik tempat merujuk, sesebaik tempat merajuk…’

Engkaulah sesebaik PEMELIHARA, sesebaik PENJAGA!!!

irhamnaa, ya Rabb…

SELAMAT MENGHAYATI RAMADHAN KAREEM…

View original post

Promosi Nuzul Qur’an

Ramadhan Bulan Al Qur’an..

bulan nuzul (turunnya) Al Qur’an..!!

NEW OFFER!!

Promo: Tafsir Qur’an Per Kata 

Penerbit : Maghfirah

    
“Tafsir Qur’an Per Kata, Dilengkapi Dengan Asbabun Nuzul danTerjemah”

Penyusun : Dr. Ahmad Hatta, MA

Kelebihan Tafsir Qur’an Per Kata ini adalah :

* Tafsir ijmali (global) yang ringkas, bukan sekedar terjemah, yang disusun berdasarkan kata per kata dari setiap ayat al-Qur’an
* Mudah dibaca dan dipahami, baik secara terpotong-potong kata per kata atau pun secara utuh ayat per ayat.
* Disusun dengan merujuk kepada buku-buku Tafsir yang mu’tabar (diakui)
* Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul, yang memberikan informasi tentang kondisi dan latar belakang turunnya setiap ayat.
* Dilengkapi juga dengan terjemahan Departemen Agama.
* Tersedia 4 pilihan warna cover: merah, biru, hijau, dan ungu (tergantung persediaan)
* Cocok untuk hadiah (kado) kepada orang yang anda kasihi.
* Lengkap 30 Juz al Qur’an hanya dalam satu buku

Tafsir Qur’an per kata adalah salah satu solusi terbaik bagi mereka yang ingin belajar memahami tafsir Alqur’an kata per kata dengan mudah dan cepat. Tafsir ini sangat ringkas (hanya satu jilid) yang disusun berdasarkan kata per kata dari setiap ayat al Qur’an sehingga mudah untuk dibaca dan dipahami, baik secara terpotong-potong kata per kata maupun secara utuh ayat per ayat. Anda tak perlu khawatir, kitab tafsir ini disusun dengan merujuk kepada sumber-sumber terpercaya dari berbagai kitab tafsir yang mu’tabar (diakui) seperti tafsir ibnu katsir, dan lainnya.

Meskipun ringkas, Tafsir Qur’an perkata dilengkapi dengan asbabun nuzul (sebab-sebab turunnya ayat al Qur’an) dan terjemahan lengkap bahasa Indonesia sehingga sangat mudah untuk dibaca dan dipahami oleh orang awam sekalipun. Wajar bila kitab ini mendapat banyak pujian dari ulama dan ahli tafsir di Indonesia.

Tebal 624 halaman

Justeru, sukacita ingin dikongsi kesempatan ini bagi menyemarakkan kecintaan kita kepada kitab suci, mukjizat sepanjang zaman ~ AlQur’an Kareem; untuk rujukan & amalan kita bersama..

Mudah-mudahan usaha kecil ini diterimanya sebagai amal soleh yang dapat menghapuskan dosa-dosa yang tidak sunyi pada diri.. aameen…

Silakan kengkawan yang berminat untuk membeli naskah terhad ini, menghubungi segera (emel/teleg/wsapp/sms) saya di ruangan komen di bawah, ye?

#kos penghantaran percuma

Harga Tafsir Qur’an Per Kata Super Special Mampu Milik!

# buku di bawah juga dalam promosi RAMADHAN kali ini jer! 

PAT, EDISI TERHAD!!

   

Sinopsis

Isi buku INDAHNYA HIDUP BERSYARIAT ini merupakan panduan untuk diri sendiri (fardu ain), seisi keluarga, masyarakat dan umat sejagat (fardu kifayah). Ia merangkumi syariat ketika kelahiran, fardu ain kanak-kanak, penekanan pendidikan remaja, hukum-hakam muamalat (jual beli), munakahat (nikah kahwin dan rumah tangga) serta amalan zikir, doa dan adab. Semua ilmu bersumberkan al-Quran dan hadis sahih. Teknik penyampaian buku ini ringkas dan tepat dalam bentuk carta, jadual dan rajah.

Semua doa, bacaan dan zikir boleh dibaca dan dihafal dengan mudah. Langkah amalan disampaikan mengikut turutan step by step. Media fotografi warna penuh digunakan untuk menunjukkan perkara yang realistik. Buku ini seharusnya menjadi kewajipan untuk dimiliki oleh setiap rumah, pusat sumber, sekolah dan individu.

 

Nikmat2 yang sering dilupakan:

alangkah banyaknya nikmat yang telah dikurniakan kepada kita sejak kita dipilih sebagai penduduk alam ini..

nikmat Islam, Iman dan Ihsan…

nikmat2 yang sering masih sering dilupakan... naudzubillahi mindzaliik..

jom, refleks diri mengikuti ceramah Syeikh Ali Jaber berkenaan hal ini!

Surat Al Fatihah

Picture1

Rasulullah bersabda:

“Barang siapa yang takut kepada Allah, maka segala sesuatu akan takut kepadanya, dan barang siapa yang takut kepada selain Allah, maka Allah menjadikannya takut atas segala sesuatu.”

Sabda Rasulullah yang lain,

“Allah SWT. berfirman, Demi kegagahan dan keagungan-Ku, Aku telah mengurniakan dua bentuk rasa takut kepada hamba-Ku secara bersamaan, dan tidak mengurniakan rasa aman secara bersamaan. Karena itu, bila ia merasa aman dari (sangsi-Ku) di dunia, maka Aku jadikan ia takut pada hari kiamat. Jika takut kepada-Ku di dunia, maka kujadikan ia aman pada hari kiamat.”

penjelasan gambar

images

images

9 HARI lagi…

assalaam wbt.

Ramadhan

is just around d’corner..

9 HARI jer lagi…

 

huhu… cepat2 sikit bagi yang belum settled posa terakru tuu..

in syaa Allah…,

kita akan memulai puasa Ramadhan 1438h pada 6.6.2016 (lawo x angka 6 tu??)  😉

 

justeru, saya memohon kemaafan dari semua pihak di atas segala ketelanjuran sikap & bicara yang telah mengguris / menyakiti kalian samada sedar @ tidak..

MAAFKAN ZAHIR BATIN, ye??

agar sirna Sya’aban yang masih berbaki bout seminggu ini dapat kita manfaatkan sesebaiknya…

aameen..

 

MARHABAN, ya RAMADHAN!

MARHABAN, ya RAMADHAN..!!

MARHABAN, ya RAMADHAN….!!!

ahlan wasahlan..... marhaban ya ramadhan...

sayyidul_istighfarposa

 

 

“Jika kamu mencintai Allah, ikutlah (dan cintai dan hormati) aku, dan Allah akan mencintai kamu” (3:31)

Rasulullah (s.a.w) telah bersabda,

“Tidak sempurna iman kamu sehingga aku lebih dicintainya daripada anak, ibu bapa dan manusia seluruhnya.”

(hadith sahih riwayat Bukhari dan Muslim)

sahabat:

 

SAHABAT…

 

cropped-zkir-khamis.jpg

sahabat yang beriman ibarat mentari yang menyinar,
sahabat yang setia bagai pewangi yang mengharumkan,
sahabat sejati menjadi pendorong impian,
sahabat berhati mulia membawa kita ke mihrab Tuhan…

doa

in syaa Allah..

semoga kita tergolong di dalamnya ~

….ameen….

so true

Sonyuum yo!

hee..

SONYUUM YO!!

SMILING IS INFECTIOUS…

The Smile Starter :

Smiling makes you happy

When you are feeling blue.

When someone smiled at me today, I started smiling too.

I passed around the corner

And someone saw me grin.

When he smiled, I realized I’d passed it on to him.

I thought a lot about that smile …

And realized its worth!

A simple little smile like mine,

Could travel round the earth…

So, if you see a smile begins…,

Don’t leave it undetected !

Share that smile with everyone..

Let no-one be neglected!

LET'S SMILE

SMILE K

This slideshow requires JavaScript.

This slideshow requires JavaScript.

 

Tirai 2016 disingkap!

ros

 

xtahu ke mane ghoibnye mukaddimah Tirai 2016 disingkap sebentar tadi!?
huhu.. malaslah nak ulang typing semula.. hee..

inna lillahi wa inna ilaihi raji’un…

btw, saya mengucapkan salam ceria 2016 untuk semua yang sudi berkunjung ke sini.. terimakasih kerana sudi (bertahan) bertandang lagi..

lama x jenguk di sini, sejak pc meragam selepas musim hujan ribut sewaktu kami tiada di rumah.. xberminat jugak nak posting dari laptop.. walaupun ipad dah diblok kerana terlupa password!.. haha.. padan muka.. lambat lagi lah nak unlocking it.. biarlah..

since, desktop dah bole diguna semula walau setting x berapa ok g, so dicubalah ni coret-coret sedikit latihan jari… ngeh!

barangkali, saya hanya sempat titipkan musafir ini yang dirasa mungkin bermanfaat buat terokaan kalian, ye?

do visit,

https://www.salingsapa.com

wassalaam wbt

9f6a8-10006974_482921978502394_1159695583_n

 

doa

 

The Book of Wisdoms: Al-Hikam

Masya Allah..terjumpa buku Al-Hikam ( The boòk of Wisdom ) karya Ibnu Atha’illah al-Iskandari ini sewaktu kebetulan, atau memang telah ditentukan? 

Huhu… Hanyalah buku comel ini ditemukan di rak buku di rumah sendiri. Mungkin ianya antara puluhan buku dalam list utama yang perlu didahulukan pembacaan (penghayatannya?) i.Allah..
Amat menarik kandungannya, sewaktu menyelak-nyelak helaiannya secara rambang!

Koleksi pribadi yang harus dihargai dan diperhati!

Aameen..

as always… (dedicated to Mar..)

“Dan Sungguh akan Kami berikan cobaan kepada mu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta dan buah-buahan. Dan berikan berita gembira kepada orang-orang yang sabar,yaitu orang-orang yang jika ditimpa suatu musibah mereka berkata,”Sesungguhnya kita ini milik Allah dan kepada-Nya lah kita kembali”, ”merekalah orang-orang yang mendapat salam kesejahteraan dan rahmat dari Rabb mereka.
Dan merekalah orang-orang yang mendapat petunjuk”.

(Qs. Al-Baqarah [2]: 155-157).

TRUST ALLAH..

TRUST ALLAH 

TRUST ALLAH

TRUST ALLAH

TRUST ALLAH
TRUST ALLAH
TRUST ALLAH

~TRUST HIM~

for,

ALLAH IS ALWAYS THERE…

as always!!

TRUST HIM!!

tersendu bila terkenangkanmu…

tersendu bila terkenangkanmu…

 berselawatlah selalu agar tenang kalbu...

seringkalinya aku lupa,

betapa banyak nikmatNya yang tidak terhitung telah dikurnia

tapi masih lagi aku alpha mengucap syukur tanda terimakasih,

sedang ramai lagi di belakangku menata tangis, mendupang doa

menghitung duka, menitip lara…

mengharap belas ihsanMu, Ya Rabb..

Hinanya aku;

bila tidak menyukai rezeki pemberianMU,

aku teringat pada Baginda Muhammad ﷺ

yang pernah meletakkan batu pada keliling perutnya untuk menahan lapar..

tidak bersyukurnya aku:

bila merasakan pakaian ku cuma sedikit,

aku teringat pada Baginda Muhammad ﷺ

yang punya cuma dua helai baju seumur hidupnya;

bila aku merasa tidak selesa akan tempat pembaringan ku,

aku teringat pada Baginda Muhammad ﷺ

yang tidur berlapikkan pelepah kurma dan dibaluti kain kasar dalam hidupnya!

Kedekutnya aku;

dengan milik (MU) untuk memberi dan berbahagi bersama yang lain ..

aku teringat pada Baginda Muhammad ﷺ

yang pernah memberi segala-galanya sehingga dia hampir tiada apa-apa untuk dirinya

Kerdilnya aku,

bila merasakan betapa miskinnya hidupku,

aku teringat pada Baginda Muhammad ﷺ

yang begitu cinta pada orang miskin  dan ingin bersama si miskin di syurga

( menaikkan semangatku! )

Dhoifnya, aku

bila kecewa pada mereka yang banyak menyakiti dan membenciku,

aku teringat pada Baginda Muhammad ﷺ 

yang sentiasa memaafkan sesiapa sahaja yang berbuat jahat padanya dan tetap mendoakan orang-orang yang telah menghinanya dengan kebaikan…

Malunya aku:

jika mengharap balasan, pujian & penghargaan di atas kebaikan yang telah diperbuat,

sedang aku tahu,

punahnya amalan kerana riak dan tidak ikhlas

sedang Engkau Amat Menyaksi lagi Maha Menilai??

aku teringat pd Baginda Muhammad ﷺ 

yang mengingatkan aku bahawa ganjaran yang hebat hanya ridha dariMu, Ya Allah!!

SUBHANALLAH!!

Hebat sungguh  Engkau, Ya Rasulullah saw.

yang sanggup bergadai nyawa demi Islam dan umatmu…

bila tiada siapa menyayangi aku,

aku teringat pada Baginda Muhammad ﷺ

yang mencintaiku semenjak beribu tahun dahulu ..

Ya Rasul Allah, Muhammad ﷺ

tersendu aku dalam rindu bila terkenangkanmu...

yang telah sanggup menggalas duka nestapa perjuangan

demi nikmat iman dan Islam  buat ummatnya tercinta ~

(dan, itu yang menguatkan aku !!)

.
Assalamualaika ya Rasulullah 

Assalamualaika ya Habiballah
.

Selawat dan salam ke atas Baginda ﷺ  junjungan besar , contoh terbaik sepanjang zaman. Terima kasih,Ya Rasulullah ﷺ  untuk nikmat iman dan Islamnya kami. Syafaatkanlah kami di akhirat nanti kerinduan yang takkan pernah padam selamanya pada mu, Ya Habiballah ﷺ

اللهم صل على محمد وآل محمد

jom kita berselawat @ Rasulullah saw.

JOM, POSA SUNAT 9 &10 @ 10 & 11 Muharram, 1437h (2015)!!

JOM, POSA SUNAT 9 &10 @ 10 & 11Puasa Sunat Muharram!!

Para ulama telah bersepakat bahawa puasa Asyura dan Tasu`a adalah puasa sunat.

Puasa Asyura adalah puasa pada 10 Muharram, manakala

puasa Tasu`a pula adalah pada 9 Muharram.

Rasulullah saw. pernah bersabda:

Berpuasalah pada hari Asyura, dan berbezalah dengan orang Yahudi dengan berpuasa sebelumnya selama sehari, atau selepasnya selama sehari.

[Diriwayatkan oleh Ahmad]

klik untuk details; BERKAITAN PUASA SUNAT MUHARRAM / HARI ASYURA-

di sini pula sirahnya,

puasa sunat 9 & 10 Muharram ( Hari Asyura)!

semoga Allah mempermudahkan segala urusan kebaikan kita

dan menjauhi segala keburukan; dilimpahi keampunanNya & merahmati semua…

aameen..

lihat menarik di sini...

selamat berpuasa sok & lusa @ lusa & tulat… ngeH!!

SELAMAT POSA SUNAT:

9 &10  (22 & 23 Okt, 2015) @ 10 & 11Muharram!!(23 & 24/10/2015)

in shaa Allah

aina Zainab @ Aina??

tau x d mana Aina @ Zainab?

uhh2..

teringat kamu juga walau lelain geng dah bersatu..

di mana awak, ye?

awak, awak, awak kat mane??

meh lah visit kami kat sini pun bole juga..

awak tau, sume members kelas kita dah ditemu, 

kecuali awak sahaja –

kini membisu buat kami terharu..

O Aina, 

singgah2 ke sini ye!

Rindu kamu..

P2 menantimu..!!

withainaoliembarry

sekali-sekala

ingin dengarkan ceritamu jua,

celotehkanlah apa sahaja…

coretkan bersahaja;

kisah lepas yang pergi tapi masih bertahta di hati,

nota masin-pahit-masam-manis yang mencuit emosi..

mungkin akan menyumbu kerdil kami yang sepi,

menceria siang ke malam bersama senyum sendiri..

haha…

sekali-sekala bukan selalu juga,

sekali-sekala tidak terasa dah bersiri lima upenya kita,

memang persahabatan menyegar jiwa;

lebih2 kalian penglipur laranya..

hihi..

sekali-sekala,

memey x tahu nak royak apo

tapi mai ke sini juga,

nak dengar citer kamu pula..

boleh kah?

janganlah malu atau kata tiada waktu,

atau bz sokmo,

sharing is caring is sharing!

(betui x tuuuu?)

so?

share citer ngan kami tau..,

email me ur story!

cropped-cropped-cropped-cropped-p2-e138326764494411.jpg

sekali-sekala!!

(eleh, sekali-sekala jer…, selalu pun boleh aje!!)

😀

smile

Yup,

greatly agreed!

Verba volant, scripta manent by Ferralitowa

VERBA VOLANT, SCRIPTA MANENT!!

Rasulullah Saw menganjurkan umatnya untuk mengikat ilmu dengan tulisan, sebagaimana diriwayatkan Ibnu ‘Abdil Barr dari Anas bin Malik.

“Qoyyidul ‘ilma bil-kitabi”

(ikatlah ilmu dengan tulisan)

Anas bin Malik pun pernah berkata kepada anaknya,

“Ya Bunayya, qoyyidul ‘ilma bil-kitabi” (Wahai anakku, ikatlah ilmu dengan tulisan!).

Menurut Imam Syafi’i, “Ilmu adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya. Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat. Termasuk kebodohan kalau engkau memburu kijang, (tapi) setelah itu engkau tinggalkan terlepas begitu saja.”

Khalid bin Khidasy Al-Baghdadi berkata,

“Aku hendak berpisah dengan Malik bin Anas r.a., lalu kukatakan,

“Wahai Abu ‘Abdillah, berikan wasiat kepadaku.”

Beliau menjawab,

“Hendaklah engkau bertakwa kepada Allah baik dalam keadaan sembunyi maupun terang-terangan, menasihati setiap Muslim, dan mencatat ilmu dari ahlinya.”

(Diriwayatkan Ibnu ‘Abdil Barr).

 Wallahu a’lam.

Demikianlah pula pesanan Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a.,

bagi maksud saranan mengekalkan ingatan terhadap ilmu dengan menuliskannya!

Image result for ikatlah ilmu dengan tulisan

YUK,

ikatlah ilmu dengan menuliskannya!!

Image result for ikatlah ilmu dengan tulisan

verba volant, scripta manent!!

(“spoken words fly away, written words remain”)

IKATLAH ILMU DENGAN MENULISKANNYA!!

SILA KLIK LINK, k?

http://pusatislam.unimap.edu.my/index.php/en/component/content/article?id=84:kelebihan-10-hari-awal-bulan-zulhijjah

(copied & pasted)___________________________________________________________________

Arafah

KELEBIHAN 10 HARI AWAL BULAN ZULHIJJAH

POSTED IN ILMIAH

Antara kelebihan dan kurniaan Allah untuk hamba-Nya ialah dijadikan bagi mereka beberapa musim untuk memperbanyakkan amal ibadat dengan dijanjikan pahala yang berganda banyaknya.

Salah satunya ialah 10 hari yang terawal pada bulan Zulhijjah.

Beberapa dalil daripada al-Quran dan Hadis telah menyebut tentang kelebihannya:

1. Firman Allah SWT maksudnya:

“Demi fajar dan malam yang sepuluh.” (Al-Fajr: 1-2)

Kata Ibnu Kathir:  “Yang dimaksudkan di sini ialah 10 malam yang pertama pada bulan Zulhijjah. Demikian juga tafsiran Ibnu Abbas, Ibnu Az-Zubair, Mujahid dan lainnya.” HR: Imam Bukhari.

2. Daripada Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW telah bersabda, maksudnya;

“Tidak ada hari yang amal soleh padanya lebih dikasihi Allah selain daripada hari-hari yang 10 ini. Para sahabat bertanya: Walaupun berjihad di jalan Allah? Rasulullah bersabda: Walaupun berjihad di jalan Allah, kecuali lelaki yang keluar (berjihad) membawa diri serta hartanya dan tidak kembali lagi selepas itu (syahid).” HR: Ahmad, At-Tirmizi.

3. Firman Allah SWT, maksudnya;

“Hendaklah kamu menyebut nama Allah pada hari-hari yang ditentukan.” (Surah Al-Haj: 28).

Kata Ibnu Abbas RA: Maksudnya ialah hari-hari yang 10 itu.

4. Dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW bersabda, maksudnya;

“Tidak ada hari yang lebih besar di sisi Allah SWT dan beramal padanya lebih dikasihi oleh Allah daripada hari-hari yang 10 ini. Maka perbanyakkanlah padanya bertahlil, bertakbir dan bertahmid.”

5. Adalah Said bin Jubir RA (perawi yang meriwayatkan Hadis Ibnu Abbas di atas) apabila tiba hari yang tersebut beliau beribadat bersungguh-sungguh sedaya-upayanya. HR Ad-Darimi- Hasan.

6. Kata Al-Hafiz Ibnu Hajar: Yang jelasnya, antara sebab keistimewaan 10 hari Zulhijjah ini ialah kerana terhimpun di dalamnya beberapa ibadat yang besar iaitu: Solat, puasa, sedekah dan haji. Pada waktu lain, ibadat-ibadat ini tidak pernah terhimpun sebegitu.

Amalan-amalan yang baik dilakukan pada hari-hari tersebut:

1. Solat. Disunatkan keluar cepat menuju ke tempat solat fardhu (berjemaah) dan memperbanyakkan solat sunat kerana itulah sebaik-baik amalan. Thauban RA berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda (maksudnya): “Hendaklah kamu memperbanyakkan sujud kepada Allah, kerana setiap kali kamu sujud kepada-Nya, Allah akan angkatkan darjatmu kepada-Nya dan dihapuskan kesalahanmu.” HR Muslim. – Ini umum untuk semua waktu.

2. Puasa. Kerana puasa juga termasuk di dalam amalan soleh. Daripada Hunaidah bin Khalid, daripada isterinya, daripada setengah isteri-isteri Rasulullah SAW berkata: “Rasulullah SAW berpuasa pada hari sembilan Zulhijjah, pada hari Asyura (10 Muharram) dan tiga hari pada setiap bulan.” HR Imam Ahmad, Abu Daud dan Nasa’ei.

Kata Imam An-Nawawi: Berpuasa pada hari-hari 10 adalah sunat yang sangat digalakkan.

3. Takbir, Tahlil dan Tahmid. Hal ini kerana, hadis Ibnu Umar yang di atas mengatakan: “Maka perbanyakkanlah padanya bertahlil (mengucapkan La-ilaha-illaLlah), bertakbir (mengucapkan Allahu-Akbar) dan bertahmid (mengucapkan Alhamdulillah).”

Kata Imam Bukhari:  “Ibnu Umar dan Abu Hurairah RA menuju ke pasar pada hari-hari 10 dan bertakbir. Orang ramai yang mendengarnya kemudian turut bertakbir sama.”

Katanya lagi: “Ibnu Umar sewaktu berada di dalam khemahnya di Mina bertakbir, apabila orang ramai yang berada di masjid dan pasar mendengarnya, mereka turut bertakbir sama sehingga Mina riuh dengan suara takbir.”

Ibnu Umar RA bertakbir di Mina pada hari-hari tersebut selepas mengerjakan solat, pada waktu rehat, di dalam majlis dan di semua tempat. Maka sunat mengangkat suara sewaktu bertakbir berdasarkan perbuatan Sayyidina Umar, anaknya dan Abu Hurairah RA.

Adalah patut sekali para muslimin sekarang menghidupkan kembali sunnah yang telah dilupakan pada hari ini, sehinggakan orang-orang yang baik pun telah melupakannya, tidak seperti  orang-orang soleh yang terdahulu.

4. Puasa Pada Hari Arafah. Hendaklah berpuasa bagi sesiapa yang mampu pada hari Arafah (9 Zulhijjah) kerana amalan ini telah sabit daripada Rasulullah SAW. Baginda telah bersabda mengenai kelebihannya, maksudnya;

”Aku mengharapkan Allah menghapuskan kesalahan setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” HR Muslim.

PERINGATAN: Ini hanyalah disunatkan untuk orang yang tidak mengerjakan haji sahaja. Tetapi bagi jemaah haji yang sedang berwukuf di Arafah tidak disunatkan berpuasa kerana Rasulullah SAW tidak berpuasa sewaktu Baginda wukuf di Arafah iaitu pada tahun Baginda mengerjakan haji.

5. Kelebihan Hari Raya Korban (Yaum An-Nahr), 10 Zulhijjah.

Kebanyakan orang Islam telah lupa akan kelebihan hari ini. Kebesaran dan kelebihan perhimpunan umat Islam yang begitu ramai dari seluruh pelosok dunia. Sesetengah ulama berpendapat hari ini ialah hari yang paling afdhal dalam setahun sehingga melebihi hari Arafah.

Kata Ibnu Al-Qayyim: Sebaik-baik hari di sisi Allah ialah hari Nahr, iaitu hari Haji yang besar (Hajj Al-Akbar), seperti yang tersebut di dalam Sunan Abi Daud [No.1765], hadis Rasulullah SAW yang bermaksud: “Sesungguhnya hari yang paling besar di sisi Allah ialah hari Nahr, kemudian hari Qar”. (Hari Qar ialah hari yang para jamaah haji mabit (bermalam) di Mina iaitu hari ke-11 Zulhijjah).

Setengah ulama lain pula berpendapat hari Arafah lebih afdhal kerana berpuasa pada hari itu mengampunkan dua tahun kesalahan, tidak ada hari lain yang Allah merdekakan hamba-Nya lebih ramai daripada hari Arafah dan pada hari itu juga Allah SWT turun menghampiri hamba-Nya dan berbangga kepada malaikat dengan hamba-Nya yang berwukuf pada hari tersebut.

Yang lebih tepatnya ialah pendapat yang pertama (Hari Nahr), kerana hadis telah jelas menyebutkan kelebihannya dan tidak ada yang menyalahinya.

Samada hari Nahr atau hari Arafah yang lebih utama, hendaklah setiap muslim, yang bermukim atau yang mengerjakan haji mengambil peluang ini dengan sepenuhnya untuk mendapatkan kelebihan beribadat pada keduanya.

Cara-cara menyambut musim kebajikan:

1. Setiap muslim hendaklah menyambut kedatangan musim kebajikan umumnya dengan bertaubat yang sebenar-benarnya, meninggalkan segala dosa dan maksiat kerana dosalah yang menyekat manusia daripada kebaikan dan menjauhkannya daripada Tuhannya.

2. Menanam semangat dan azam yang kuat untuk mendapatkan keredhaan Allah SWT. Firman Allah SWT yang bermaksud:

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keredhaan) Kami, nescaya Kami tunjukkan kepada mereka jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar bersama mereka yang berbuat baik.” (Al-Ankabut: 69).

Perhatian kepada mereka yang ingin melakukan Ibadat korban.

Sabda Rasulullah SAW, maksudnya: “Apabila masuk 10 terawal bulan Zulhijjah dan seseorang itu telah berniat untuk menunaikan ibadat korban, maka janganlah dia membuang (memotong) bulu dan kukunya.” HR Muslim.

Kata Imam Nawawi rhm: “Para ulama berbeza pendapat tentang hukum hadis ini, Imam Ahmad dan sebahagian ulama Syafei mengatakan haram perbuatan menghilangkan bulu tadi, tetapi Imam Syafie dan ulamanya yang lain mengatakan ia adalah makruh tanzih (iaitu makruh yang sangat besar dan hampir kepada haram).” Syarah Sahih Muslim.

Maka sebaik-baiknya bagi kita adalah mengelakkan perkara tersebut dan melakukan persediaan pada awalnya lagi untuk menghadapi larangan yang besar ini.

Akhirnya, sama-samalah kita berdoa semoga agar kita dipilih oleh Allah untuk termasuk ke dalam golongan mereka yang berlumba-lumba untuk melakukan kebaikan.

Dr Abdul Basit Bin Haji Abdul Rahman
http://www.abuanasmadani.com

wukuf di arafah 9 zulhijjah

Ahlan Wasahlan, wa Marhaban Bikum, ya Ukhti Tim!

Alhamdulillah…

cer teka sapo ni??

tim @ garden kita di belakang lab sttj dolu2

huhu..

Berita gembira , kemunculan Tim setelah sekian lamanya kami mencari..

Terdengar desus daripada Naai melalui mesejnya tadi,

wah, Nickey dah dapat jejaki geng Pilah  tuu..!!

X sabar nak tau…

Pl. Share lah ngan kami ye awak..

Bolehkah Tim joining our next gathering this 12th September, 2015?

Please do, okay?

Tim, rindu kamu.. Ada cadangan nak mintak tolong ejen 007 cai awak di Kay Pea! ..

Syukurlah Nickey dah jumpo awak lu yo!

Kabony cam anak daro slim meliim yo 30’s..  Huhu.. Jangan lupo share petuo tau kat ese…

Xmo tun2 kg ni.. Uhh2..

Tim, jgn lupo mai reunion tau.. Rmai yg nk intbiu awk t..

InsyaAllah, kalu awak soheh joining RU sttjspm80,

akan kami usahakan jumpa awak di sana k!

Aameen..

Jzkk@ Tim

#missionfullyaccomplished:detected#

😀

copy-cropped-cropped-start-e1387431126246.jpg

cropped-cropped-cropped-sttjp22.jpg cropped-cropped-cropped-cropped-p2-e138326764494411.jpg

ahah, pernah dengar x kabo ni lately?

eh, betul ke ni??

gapo ye???

haha..

sOnYuum dulu..

😀

hee..

bukan apo2 ..cuma ‘tang kisah kat bawah ni…

bole caya kah?

Mulai 1 oktober 2015 semua salinan/cabutan rekod samada kelahiran@kematian@kad pengenalan akan dinaikan dari rm5 ke rm50..mane2 yg belum update sijil terutama sijil kelahiran@kematian yg dulu2 …

huhu…

take note lah yo!

bagi saya sume nye x mustahil berlaku ( same cam kisah MYR kita yang merundum unlisted ...)!!

korang better g pat buat cabutan surat beranak/kp/kematian untuk simpanan rekod akan datang esplly bagi dokumen sesiapa yang dah kusam, lonyai, rabak tuu… bayar rm5 jer bole duplicate dapat NEW cam baby baru lahir punya !!! (den dah buek doh, demo bila lai??)

9f6a8-10006974_482921978502394_1159695583_n

hihi…

kat UTC pun bole buat ALL these, tau!

Seri datang dari Hati!

Kerap kita lihat cahaya seri itu menyenangkan, bukan paksaan..

kelainan pada diri, ketenangan pada emosi, keceriaan pada wajah, kewaspadaan pada tindak-tanduk, yang kesemuanya memberikan kepuasan pada jiwa…

melahirkan syukur dalam diam & senang sendirian tatkala mengenangiNya..

indah! memang indah, bila seri datang dari hati dan bukan paksaan atau kepura-puraan!

bila pencarian bermula, dan diri sedari jatuh-bangunnya

rumi6

Tahniah buat batch 1 posa 6!

Tahniah buat kalian yang berjaya menamatkan posa sunat 6 Syawal secara terus bermula dari Raye ke-2 hingga ke Raye ke-7 hari ini (1st Syawal : HARAM berpuasa!)! hanya beberapa minit sahaja lagi genaplah posa 6 Syawal hari ini! Alhamdulillah… semoga Allah menerima amalan posa kalian dan kami di sisiNya sebagai amal soleh yang bole diperkirakan di Masyhar nanti! aameen..

Puasa sunat Syawal boleh dilakukan sepanjang Syawal ini kecuali pada hari Haram (1 Syawal )!

Pahalanya bersamaan berpuasa setahun @ sepanjang 1 tahun!

so,

SALAM IFTAR,ye!

TAHNIAH…

& SOK, BOLE SAMBUNG RAYE LAGI!

😀

Raye Day~

huhu..

i raye @ my own kampung yesterday! huhu.. smpai gak hjat walau smp a bit lewat!

bertolak bout 3pm fo kmman on 2nd rye n smp mlka bout 3pagi (3rd rye!)… kesian kNgah sorang je yg mndu!

jzkk.

opqrst…..xyz,

banyak kesah rye thun ni…

i.A. lpang2 t den smbung citer kat sni lg!

penat tp fulfilled!

Alhamdulillah..

eh2.. u all dh start posa 6 ko?

mesti cuba posa tau..!!

Alhamdulillah,

i’ve started qadha my posa ramadhan this year snc 2nd rye g.. sementara masih larat lg ni.. i.A. jika selesai berposa smp msuk mghrib ni, dh dpt byar 3hari (ganti)! ada hutang lg bout seminggu, wc i expcted ’em to be settled (aameen!) by 29/july’15 t! itupun jika diziniNya posa direct since day 2rye!!

uhh2.. rse x sdap/ selesa nk gumbira beraye sbb posa xponuh bganti g wl sbb Abc!

hee… semoga dapat ganti posa hbih directly n dapat dikira ALLAH  jugak sbg sebahagian posa sunat 6, isnin, khamis bl mne bersamaan mse tsbt. aameen…

tolong doakan same, bole?

ngeH!!

smile

MAAF ZAHIR BATIN, tau!

Eid-Mubarak-Greeting-Cards

Kelainan Beraya di tahun ini@ 1436h.

assalaam wbt.

Eid Mubarak, all!

SALAM EID MUBARAK, 1433H

Wah, sekejap jer rasanye berposa tahun inikan, kini Syawal pula muncul kembali ..

Alhamdulillah…

Bagaimanakah kita  di malam raya semalam (malam mustajab doa, tau?)

Hee.. Tak balik kampung ke?

nGeH… Surely we all sume nk balik kampung kan walau parents dah tiada lagi, but, some of our siblings are still there, including too, our relatives!! so, be kind, fair n square, right men? We never know; how & when our turns r next?!

Memperbaharui & mempereratkan silaturrahmi amat dituntut di dalam Islam sehingga diberi kita amaranNya bahawa tidak termakbul doa bagi mereka yang memutuskan pertalian persaudaraan, kerana Umat Islam itu bersaudara!!

I left home last evening  and headed for Lpt and having iftar at RnR just on time  ..

Alhamdulillah, we safely reached kampung at nine. Bout 4hrs journey from Shahlm to Kmman with an iftar stop jamak/qasar prayer! Rase mcm nek f1 jer nk terbang… Huhu.. Orang muda bwk mcm depa men racing kete kat playstn .. Orang tua macam saye pejam mata xlena nk tido @ kete, bukak mata, doa2 agar Allah permudahkan lah perjalanan kami ke destinasi..  Alhamdulillah… smp selamat!eid_mubarak  : MAAF ZAHIR BATIN, ye?

Aameen…

For the first time, i prayed rye openly outside the musolla.. A saff only with 13 women plus children! (ruang dalam muslimah dh ponuh!)

The newly built musolla here couldn’t accommodate many jemaah, esplly after the heavy flood season this year.. Remember, the worst Ganu’s floods this year?

InnaLillahi..

Sound terrific but not actually..  Feeling a bit of masyhar on that situation with a bright sunny morning bout 8am. (terik mentari..)

However, i felt fulfilled this raye with the spread khutbah given by the guest speaker..

Alhamdulillah.. He concluded the meaning of Ramadhan n Syawal comprehensively with the stressed on Alquran as the Muslim’ s referer as what quoted by Saidina Abu Bakr AsSidiq

Tiada masalah yang tidak kurujuk melainkan kepada AlQuran jua!

AlQuran adalah cahaya kehidupan!

Jom bersama kita pertingkat penghayatan kepada AlQuran samada  pembacaan, pemahaman pengamalan, dan sumber kebenaran!

Bukankah kalimah2 syurga itu Kitabullah, mukjizat yang terpelihara ke akhir zaman ini?

Jika kita ingin berbicara dengan Allah, dirikanLah solat, 

Jika ingin Allah berkata2 dengan kita, bacalah AlQuran!!,

Salam Idilfitri, k!

eid_mubarak 1433h Maafkan zahir batin ye!!

bagaimanakah diri sesudah madrasah ramadhan kali ini?

barangkali kebanyakan kita terlupa, bahawa salah-satu detik mustajab doa terletak di malam syawal (raye posa & raye haji!), selain di malam nisfu syaaban,malam pertama di bulan Rajab dan malam Jumaat!

Menurut Imam Syafii rahimahullah :

“Doa mustajab adalah pada 5 malam, yaitu malam jumat, malam idul Adha, malam Idul Fitri, malam pertama bulan rajab, dan malam nisfu sya’ban”

(Sunan Al Kubra Imam Baihaqiy juz 3 hal 319).

P2STTJ.. where it ALL begins..

tidak sudikah bertanya jiwa, bagaimanakah diri sesudah madrasah ramadhan kali ini?

tetamu mulia kita telah hampir 5 hari mengundur diri…

apakah tidak terasa kerinduan kehilangannya di sisi?

laungan takbir eidul fitri sejak diputuskan raya esoknya juga telah tidak segah dulu lagi…rata-rata laungan ALLAHUAKBAR…seolah hanya bergema di sebalik telinga kanan & mudahnya dilupai di sebalik kuping telinga kiri…

hatta, di kampung-kampungpun sekarang ini,  gema takbir dari bibir penduduknya pun sudah tidak bertaring lagi, hampir tidak berseri malam raya  tanpa mengagungkan seruan kebesaran Allah (takbir raya)… semakin asing dan terasing…

aduhai saudara/i ku…

bangkitlah dan renungkan sesama kenyataan ini.., sejak era IT bertambah meningkat, apakah bisa ramadhan cukup diluahkan di fb, twitter, dsb? sebokkah menghantar/membalas/menyemak whatsapp, tele, wechat, line dll di malam raya dengan gumbiranya lalu melupakan sebulan ramadhan yang baru kita terokai bersama???

di mana laungan takbir raye dari lisan kita semua, sudah bisukah kita dengan hanya cukup mendengarkan dendangannya dari…

View original post 266 more words

semalam..

semalam..

ya, sepatutnya diungkapkan semalam

tapi tidak semalam,

hanya di hari ini

yang bukan semalam,

kenangan tersentap.

haha..

saja je menakal semalam

yang bukan hari ini,

sementara menanti

buah hati

akan sampai dua jam lagi..

huhu..

terik mentari menanti teksi

yang jarang lalu di situ,

bosan menunggu

akan ke mana hendak kutuju?

Alhamdulillah, akhirnya

berhenti juga teksi merah itu

sama cerah dengan ceri merah bajuku,

yang x sempat kutukar semalam kerana bburu,

menumpang puteraku ke pusat itu..

dinihari kelmarin yang dingin

dek hujan keramat yang lebat,

melecunkan sandalku di luar sana,

lalu tanpa bicara,

ku sarungkan kaki bukan dengannya!

suka2 sahaja memeriahkan pagi dingin yang redup

dengan merah ceri bajuku

dan sandal crocs waterproof puteriku (saiz je)

ke pusat itu, tunaikan janjiku!

uhh2..

lega rasanya menunai hajat

orang jauh tapi dekat

selesai munajat..

semoga selamat

dan berkat..

aameen..

setelah stereng teksi mengiring,

tetiba bertukar ide ku ke tempat lain,

dan setelah dibawa berunding,

hehe..

ke ktm pj hala ditunding!

logo-koc-wanita

wah,

hajat asal hanya next 1 stesen,

tapi bila dah di koc wanita sahaja, setiap masa’

yang kosong banyak giler..

x mahu dilepas peluang yang ada (walau bayar untuk 1 stesen jer)

sampai ke last terminal, pertama kali ke sana!!

syukurlah, Alhamdulillah..

no inspection semalam dalam komuter ; ( kalu x bole naya den..haha)

btw, 

touch n go card dah standby

patahbalik naik train ke PK,

turun di SA & dijemput pulang,

tapi xbayar pape...

(x tau nk touch n Go kat mne?)

halalkan, ye!!

koc wanita

😀

p/s  seronok tau duduk area ladies coach- ladies ONLY!

cmno u all, jom wat reunion dlm LC –  ke selatan @ utara?

meninggalkan maksiat kerana Allah swt. (copied n pasted)

Sesungguhnya nafsu syahwat mempunyai kekuatan terhadap jiwa, kekuasaan dan keteguhan terhadap hati, karena sebab itu maka meninggalkannya sangat berat dan berlepas diri darinya teramat susah. Akan tetapi orang yang bertaqwa kepada Allah SWT tentu Dia menjaganya dan barangsiapa yang memohon pertolongan kepada -Nya niscaya Dia menolongnya.

وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya..

(QS. ath-Thalaq:3)

P2STTJ.. where it ALL begins..

MENINGGALKAN MAKSIAT KERANA ALLAH SWT

Segala puji bagi Allah semata, kita memuji, memohon pertolongan, dan ampunan kepada -Nya. Kita berlindung kepada Allah SWTdari kejahatan diri kita dan keburukan amal perbuatan kita. Barangsiapa yang Allah SWT memberikan petunjuk kepadanya maka tidak ada yang bisa menyesatkannya, dan barangsiapa yang Dia sesatkan maka tidak ada yang bisa memberi petunjuk kepadanya. Dan aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah (yang berhak disembah) selain Allah SWTsemata, tiada sekutu bagi -Nya, dan Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul -Nya. semoga rahmat dan kesejahteraan Allah SWT selalu tercurah kepadanya serta keluarganya. Wa Ba’du:

Sesungguhnya nafsu syahwat mempunyai kekuatan terhadap jiwa, kekuasaan dan keteguhan terhadap hati, karena sebab itu maka meninggalkannya sangat berat dan berlepas diri darinya teramat susah. Akan tetapi orang yang bertaqwa kepada Allah SWT tentu Dia menjaganya dan barangsiapa yang memohon pertolongan kepada -Nya niscaya Dia menolongnya.

وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

Dan…

View original post 2,128 more words

c&p : ramadhan dan kembali padaNya..

Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.

(QS. Ali Imran:185)

P2STTJ.. where it ALL begins..

Ramadhan dan Taubat Kepada Allah

  رمضان والتوبة إلى الله 

  تأليف: القسم العلمي بموقع الإسلام سؤال وجواب

مراجعة: أبو زياد إيكو هاريانتو

Segala puji bagi Allah, Yang Mengampuni dosa, menerima taubat, sangat berat siksa-Nya, pemilik kekuasaan. Tiada Ilah selain Dia, kepada-Nya lah tempat kembali. Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah selain Allah Yang Maha Menerima Taubat lagi Maha Penyayang. Dan Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya bersifat sangat penyayang kepada kaum mukminin.

Amma ba’du:

Allah  berfirman:

وَتُوبُوا إِلَى اللهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

(QS. an-Nuur 31)

Taubat bukan hanya untuk orang yang berdosa lagi melakukan kesalahan saja, bahkan ia berlaku umum di setiap orang beriman yang ingin mendapatkan keberuntungan di dunia dan akhirat.

Maka sesungguhnya di antara kebesaran nikmat Allah  terhadap hamba-Nya bahwa ia menjadikan pintu taubat terbuka bagi orang-orang yang bertaubat, menjadikannya sebagai fajar…

View original post 1,072 more words

Taraweeh Makkah 1436h @ 2015 Ramadhan

silakan klik ke www.haramain.info untuk maklumat info solat teraweeh dan sekitarnya lively!

https://www.youtube.com/watch?v=KbywgzCYdxk

Di tahun-tahun kebelakangan ini, sering terdapat masjid-masjid utama di Malaysia, amnya, mengundang imam-imam favorit Haramain untuk memeriahkan Ramadhan kita di tanah air; selain menambah feel‘ seakan berada di tanah suci sewaktu menunaikan solat berjemaah di negara kita, seminimalnya…

pasti, terubat sedikit kerinduan tidak dapat menghayati Ramadhan di Mekah/ Madinah yang tersohor keasyikannya dengan mengikuti majlis berterawih bersama para imam-imam Haramain.. atau, bikin kerinduan semakin bertambah hangat sehingga menambahkan kekhusyukan solat berjemaah bersama mereka! SubhanAllah, alangkah terpanggilnya keasyikan tersebut dengan gemersik getaran bacaan imam-imam Haramain.. MasyaAllah..

mungkin link di bawah ini, boleh jadi tambatan untuk kita yang tidak berkesempatan bersiaran secara langsung solat terawih dari Mekah, untuk membungakan kerinduan beribadah di tanah suci!

klik ye, solat terawih mekah malam 1@ 17/Jun/2015:

https://www.youtube.com/watch?v=GcXw6GDE2KU

sayyidul_istighfar

malam ke 2: solat terawih Mekah 1436h @2015

klik : https://www.youtube.com/watch?v=JyWK16qD4f8

]

RECITE IT EVERYDAY~

ngat7

yes