di perhentian ini…

tertemukan sebuah nukilan yang menyentuh perasaan, c&p dari saudara sekampungan yang sedang memburu jaya.. terpaku aku padanya… ( maaflah, isinya dicedok’ tanpa izin…sudi dimaafkan ye, semoga ada manfaatnya jua… nsyaAllah)..


Biar kepahitan itu pergi, agar kemanisan mengisi.

Biarkan kekecewaan berlalu, agar kegembiraan mewarnai.

Biarkan kegelisahan lenyap, jangan kita hilang semangat.

Biar penderitaan itu menyapa, agar kekuatan kita jana semula.

Biarkan diri ini menderita, agar aku tahu kepahitan derita ini.

Agar aku sedar kesengsaraan ini

tak sama bahkan secebis dari penderitaan Rasulullah S.A.W.

kadang kala Allah hilangkan mentari…

kemudian DIA datangkan guruh …

puas kita menangis…

mencari mana mentari kita…

rupa-rupanya Allah nak hadiahkan kita pelangi yg indah..

Tuhan sesekali tidak menzalimi hamba-Nya

tapi manusia yang menzalimi diri mereka sendiri.

Cahaya kelam pahala dosa.

Berupaya memilihnya

walau kadang kala tersasar lantaran pautan nafsu.

Namun peluang dari-Nya sentiasa ada.

Namun kasih-Nya sentiasa memayungi.

Diturunkan ad-din memperhalusi akal.

Dianugerahkan akal memperhalusi akhlak.

Dikurniakan akhlak mencantikkan pekerti.

Menjadi sebaik-baik umat.

tunduk sebagai hamba

berjalan sebagai khalifah

menyusuri kehidupan mencari sebutir permata “IMAN”.

menyemai sepohon “TAQWA”

agar dapat berteduh dari kepanasan “NAFSU”

agar dapat berlindung dari angin hasutan “SYAITAN”

Sabarlah duhai insan

Ada kemanisan di sebalik kepahitan ini

dlm mencari KEREDHAAN ALLAH S.W.T.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s