bagaimanakah diri sesudah madrasah ramadhan kali ini?

tidak sudikah bertanya jiwa, bagaimanakah diri sesudah madrasah ramadhan kali ini?

tetamu mulia kita telah hampir 5 hari mengundur diri…

apakah tidak terasa kerinduan kehilangannya di sisi?

laungan takbir eidul fitri sejak diputuskan raya esoknya juga telah tidak segah dulu lagi…rata-rata laungan ALLAHUAKBAR…seolah hanya bergema di sebalik telinga kanan & mudahnya dilupai di sebalik kuping telinga kiri…

hatta, di kampung-kampungpun sekarang ini,  gema takbir dari bibir penduduknya pun sudah tidak bertaring lagi, hampir tidak berseri malam raya  tanpa mengagungkan seruan kebesaran Allah (takbir raya)… semakin asing dan terasing…

aduhai saudara/i ku…

bangkitlah dan renungkan sesama kenyataan ini.., sejak era IT bertambah meningkat, apakah bisa ramadhan cukup diluahkan di fb, twitter, dsb? sebokkah menghantar/membalas/menyemak whatsapp, tele, wechat, line dll di malam raya dengan gumbiranya lalu melupakan sebulan ramadhan yang baru kita terokai bersama???

di mana laungan takbir raye dari lisan kita semua, sudah bisukah kita dengan hanya cukup mendengarkan dendangannya dari corong radio @ di gadjet kita???

astaghfirullahal adziim..

inilah fenomena dunia moden kita kini yang menggerunkan jiwa dan jasad yang hidup, sungguh malang dan kasihan…

14-dosa--iman-GIF

barangkali kebanyakan kita terlupa, bahawa salah-satu detik mustajab doa terletak di malam syawal (raye posa & raye haji!), selain di malam nisfu syaaban,malam pertama di bulan Rajab dan malam Jumaat!

Menurut Imam Syafii rahimahullah :

“Doa mustajab adalah pada 5 malam, yaitu malam jumat, malam idul Adha, malam Idul Fitri, malam pertama bulan rajab, dan malam nisfu sya’ban”

(Sunan Al Kubra Imam Baihaqiy juz 3 hal 319).

SubhanAllah! 

siaran tv bersilih ganti dengan pelbagai tayangan yang melalaikan menyelubungi kesibukan persiapan di malam raya hanyut dibuai dendangan sia-sia… kosong bersama gelak-tawa sukaria… esok merdeka kita! kembali fitrah dengan pelbagai juadah x muat meja, yang kebiasaannya menjelang malam dah x terlarat nak masuk lagi sebab poyut besenya ponuh berisi’  yang akhirnya menjadi buangan di tong sampah dan makanan sang lalat; jika pon boleh disedekahkan ke binatang ternakan ( ayam/itik/kucing) – bagi mereka yang ada membela binatang...

masyaAllah... lihatlah kerakusan kita berlebihan berhari-raya, walhal baru sehari sahaja posa kita tinggalkan, berjemaah solat terawih dll kita,..alangkah sedihnya andainya ramadhan berlalu sederas air laju & mengalir pilu ke fitrah’ yang membinasakan.

Astaghfirullahal adziim..

sayyidul_istighfar

Ya Rabb,

ampunilah segala ketelanjuran & kedhaifan kami

tunjuki dan bimbinglah kami yang sering alpha ini menuruti jalanMu yang lurus lagi bercahaya;

kurniai kami : hati yang tulus ingin kembali ke pangkuanMu

memohon kasih ke pangkal jalan merembat taubat…

mendamba ridha & ampunan selamat dari azab neraka…

* kebaikan di sini, di sana….!!

irhamnaa… ameeen…

MOHON MAAF ZAHIR BATIN, ye!

One Comment

  1. Reblogged this on P2STTJ and commented:

    barangkali kebanyakan kita terlupa, bahawa salah-satu detik mustajab doa terletak di malam syawal (raye posa & raye haji!), selain di malam nisfu syaaban,malam pertama di bulan Rajab dan malam Jumaat!

    Menurut Imam Syafii rahimahullah :

    “Doa mustajab adalah pada 5 malam, yaitu malam jumat, malam idul Adha, malam Idul Fitri, malam pertama bulan rajab, dan malam nisfu sya’ban”

    (Sunan Al Kubra Imam Baihaqiy juz 3 hal 319).

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s