saat menghitung…

seringkali hati berbicara;
apakah amal hari ini yang penuh bermakna
diterimaNya..
apakah lidah yang kelu melahirkan zikrullah @
hati yang berbolak-balik meronta arah…

betul tuluskah niat merintis aksi @
atau sekadar hasrat menghias diri..

malunya aku menghitung hari;
sedang amal membeku di kaki..
nadi berdenyut, jantung berdetap-detik tapi…
alangkahkah jauhnya kehanyutan ini…

di kala menengah ramadhan aku meronta
dalam ketandusan hati aku mengaku;
pedihnya kekosongan sesepi ini…
yang gagal aku takluki
biar ingin dihayati…

apalah ertinya ramadhan tanpa penghayatan;
apalahnya maknanya puasa tanpa keinsafan
tiada apa-apa berharga selain kembali…

sesungguhnya…

memang aku tidak layak merayakan syawal
kerana ianya hari kemenangan buat sesiapa yang sempurna puasanya,
sedang ibadatku penuh celanya…

namun, aku tidak sesekali akan mengalah
pada kemurahanMu Allah..
padaMu jua tetap aku meminta
dalam kerdilku penuh malu, takut dan harap…

“ampunilah, belas-kasihanilah, rahmatilah, tunjukilah ke lurus jalanMu; biar betapa berdosanya aku.. irhamna, Ya Rabb… aku merayu…”ameen…..

p/s aku tetap yakin pada Dikau Yang Amat Pengasihani dari segala yang mengasihani!!!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s